
Beberapa bulan kemudian....
Tiba saatnya, zahra sama habibi menunggu waktu ini tiba, yaitu zahra akan melahirkan anak pertamanya dirumah sakit orangtuanya.
Zahra sama habibi mempersiapkan sedikit barang-barang yang akan dibawakan ke rumah sakit dengan beberapa hari disana, mereka berdua juga mempersiapkan baju bayi kembar mereka berdua dan mereka berdua juga udah menyuruh orang untuk dekorasi ruangan yang akan dipakai oleh zahra sama anak kembarnya nanti.
" Kak, gimana.... udah di dekorasi belum, kamar aku sama anak kamu nanti..." Zahra yang bertanya kepada habibi mengenai dekorasinya tersebut.
" Udah di dekorasi sayang.... jadi kita tinggal lihat hasilnya aja..."Jawab habibi kepada zahra yang mengenai pertanyaan zahra.
"Alhamdulilah deh, kalau gitu... yaudah, cepatan kak... aku gak sabar, ingin lihat hasilnya..."Zahra yang tidak sabar ingin melihat hasilnya dan habibi pun hanya tersenyum melihat sikapnya zahra seperti itu.
"Iya sayang... dikit lagi selesai kok..." Habibi meminta zahra untuk bersabar sebentar dan zahra pun langsung menuruti perintah habibi, untuk bersabar.
Akhirnya mereka berdua pun sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit dan mereka berdua akan pergi ke rumah sakit dengan sopir pribadi yang dikirim dari orangtuanya zahra.
Karena habibi ingin duduk dibelakang bersama zahra dan orangtuanya zahra juga ingin anaknya sama menantunya untuk duduk yang manis, jadi orangtuanya minta habibi untuk temani zahra aja.
" Ibu sama ayah pinter bangat yah, kak..." Zahra yang memuji orangtuanya tentang sikap orangtuanya tersebut.
" Maksud kamu..." Habibi yang binggung dengan perkataannya zahra tersebut.
" maksud aku, ibu sama ayah pinter bangat, kirim sopir pribadinya untuk anter aku sama kamu ke rumah sakit dan ibu sama ayah juga, tidak ingin kamu nyopir mobil kamu sendiri, malah orangtua aku, minta kamu nemanin aku duduk dibelakang, hehehe...." Penjelasaan zahra tentang perkatannya tersebut kepada habibi dan habibi pun langsung mencium keningnya zahra yang sambil mengelus perutnya zahra.
Beberapa menit kemudian, mereka berdua udah sampai dirumah sakit keluarganya zahra dan mereka berdua langsung masuk ke dalam rumah sakit, karena mereka berdua dibantuin oleh suster yang akan menemani zahra melahirkan sampai keluar rumah sakit.
Tiba-tiba mereka berdua dikagetkan dengan kedatangan orangtuanya habibi maupun orangtuanya zahra.
" Assalamualaikum ayah... ibu... ayah...umi..." sapa mereka berdua kepada kedua orangtuanya masing-masing yang sambil tersenyum.
" Walaikumsalam..." Jawab orangtuanya mereka berdua dan mereka berdua pun langsung masuk kedalam kamar yang sudah didekorasikan.
Zahra pun langsung terpesona dengan keindahan dekorasinya dikamarnya tersebut dan habibi pun juga ikut tersenyum melihat zahra yang terpesona dengan hasil dekorasinya tersebut.
__ADS_1
" Masya Allah cantik bangat...." Zahra pun langsung bahagia yang sambil menatap habibi.
" Kamu suka sama hasilnya...." habibi yang bertanya kepada zahra tentang hasil dekorasinya tersebut.
" Suka bangat kak, terimakasih yah kak...." Zahra pun langsung cium pipinya habibi dan habibi pun senang dengan cium mendadak dari zahra.
" Sama-sama sayang.... yaudah, kamu langsung istirahat, soalnya bentar lagi kan, kamu akan diperiksa sama tante kamu..." Habibi pun minta zahra untuk istirahat terlebih dahulu, sebelum nantinya diperiksa sama mamanya azzam.
Zahra pun langsung baring ditempat tidur yang sangat nyaman untuk zahra, kemudian zahra langsung dibius sama dikasih obat rasa sakit buat nanti diruang operasi.
Beberapa jam zahra tertidur, akhirnya zahra langsung terbangun dari tidurnya dan habibi langsung panggil mamanya azzam sama suster pribadinya untuk periksa perkembangan lahirannya zahra tersebut.
" Gimana tante... zahra udah mau lahiran belum????." Zahra yang bertanya kepada mamanya azzam tentang waktu lahirannya tersebut.
" Alhamdulilah, kamu udah waktunya lahiran..." mamanya azzam pun langsung kasih tau zahra, kalau zahra sudah waktunya lahiran.
" Alhamdulilah ya Allah, yaudah tante... cepatan kita mulai aja lahirannya...." Zahra yang tidak sabar ingin ketemu anaknya tersebut dan mamanya azzam pun langsung ketawa melihat zahra yang begitu ingin cepatan melahirkan.
" Sabar sayang... aku tau, kamu gak sabar ingin ketemu anak kita, tapi harus ada prosesnya dulu, jadi kita ikutin perintah dari tante yah..." Habibi yang minta zahra untuk turuti perintah mamanya azzam dan zahra pun langsung mengiyakan perkataan habibi.
Zahra mengawali minta izin yang pertama kepada orangtuanya, zahra langsung duduk yang sudah disiapkan oleh habibi untuk bisa sungkeman dengan orangtuanya.
" Ibu... ayah... zahra minta doanya, semoga lahiran zahra diberikan kelancaran dan kemudahan, sama doain zahra dan dua anak zahra, supaya diberikan kesehatan dan keselamatan..." Zahra yang langsung pegang tangan kedua orangtuanya sambil mengeluarkan airmata.
" Iya nak, ayah sama ibu akan doakan yang terbaik untuk anak ayah yang manja ini sama cucu ayah, pokoknya kamu harus kuat yah dan banyak-banyak berdoa disana atau istigfar...." ayah Suryadi minta zahra untuk perbanyak berdoa atau istagfar di ruang operasi nanti.
" iya ayah, zahra akan turuti perkataan ayah sama ibu..." Zahra pun langsung cium kedua orangtuanya dan ibu maryam pun langsung menghapus airmatanya zahra.
Ayah suryadi sama ibu maryam langsung bangun dari tempat duduk untuk gantian dengan umi aminah dan ayah ibrahim yang akan disungkemkan oleh zahra.
Zahra pun langsung tarik nafasnya terlebih dahulu untuk bisa minta doa dengan mertuanya sama hapus airmatanya tersebut.
"umi ... ayah... zahra minta doanya, semoga lahiran zahra diberikan kelancaran dan kemudahan, sama doain zahra dan dua anak zahra, supaya diberikan kesehatan dan keselamatan..." Zahra yang langsung pegang tangan mertuanya yang sambil mengeluarkan airmata dan menatap kearah mertuanya juga.
__ADS_1
" Iya nak, ayah sama umi akan doakan yang terbaik untuk menantu ayah yang cantik ini dan cucu ayah juga, oiya kamu disana, jangan lupa berdoa sama istigfar yah..." jawab ayah ibrahim untuk doain zahra dan ayah ibrahim juga minta zahra untuk perbanyak doa sama istigfar.
" bener kata ayah, zahra harus banyak-banyak berdoa sama istigfar, oiya...kalau kamu cape, istirahat sebentar yah, supaya kamu bisa punya tenaga untuk lanjutin proses lahir kamu, ingat pesan umi yah...." umi aminah yang beri saran sedikit untuk zahra disana nantinya.
" iya umi... ayah.... aku akan selalu ingat perkataan ayah sama umi... terimakasih yah umi sama ayah atas doanya dan sarannya .." zahra yang mengucapkan terimakasih kepada mertuanya.
" Iya sama-sama sayang..." Jawab umi aminah yang mengelus kepalanya zahra sama cium pipinya zahra.
Kemudian zahra langsung menghampiri habibi yang lagi duduk didekat tempat tidurnya tadi dan habibi pun langsung tersenyum melihat zahra yang menghampiri dirinya.
" Kak, doain istri kamu yang cantik ini yah dan dua anak kamu ini, semoga lahirannya lancar dan diberikan kemudahan, sama kesahatan dan keselamatan juga..." minta izin zahra kepada habibi dan zahra langsung cium tangannya habibi yang sambil mengeluarkan airmatanya.
" iya istriku yang cantik, aku akan selalu berdoa yang terbaik untuk kamu dan kedua anak kita, kamu harus kuat yah..." habibi yang menyemangati zahra untuk melakukan lahirannya tersebut.
" Makasih yah kak... aku akan berusah semaksimal mungkin... untuk melahirkan kedua anak kita..." Zahra yang menatap kearah habibi dengan mengeluarkan airmatanya tersebut dan habibi langsung menghapuskan airmatanya zahra.
" Iya sama-sama sayang... aku yakin, kamu pasti bisa..." Habibi pun langsung cium keningnya zahra dan cium pipinya zahra secara gantian sama cium perutnya zahra juga.
Kemudian mereka berdua langsung siap-siap menunju ke tempat operasi sama mamanya azzam dan susternya juga, terus mereka berdua juga ganti baju operasi.
Setelah itu, zahra masuk duluan ke ruang operasi sama mamanya azzam dan susternya tersebut. Sebelum masuk, zahra langsung pamitan dengan habibi untuk masuk duluan dan habibi pun langsung mengizinin zahra untuk masuk duluan.
zahra langsung masuk kedalam operasi dan habibi pun di pintu operasi bolakbalik seperti minta doa kepada Allah Swt untuk diberikan kemudahan dan kelancaran atas lahiran zahra tersebut.
* Ya Allah, berikan kemudahan dan kelancaran atas lahiran istri saya sama keselamatannya juga untuk istri saya dan dua anak saya... batin Habibi yang berdoa dalam hatinya kepada Allah Swt untuk lahiran zahra tersebut.
Sampai jumpa di episode selanjutnya....
Jangan lupa like ceritaku ini ya Gaesππππππ
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini ya Gaesπ€πππππ
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini kepada teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng ya Gaesπ€πππππ
__ADS_1
Maaf yah gaes, aku telat updatenya, soalnya akhir-akhir ini akan sibuk bangat, tapi tenang aja, aku akan berusaha update setiap hari jumat yah Gaes ππππππ
Kalian tetap dukung karyaku yah gaesπ€β€