
Akhirnya mereka selesai Makan-makannya dan mereka langsung pada pamit pulang ke arahnya Masing-masing.
" Yaudah kak Azzam, kita pamit pulang ke Jakarta dulu yah, mau urusin lamarannya Marvin sama Jannah..." Habibi yang pamit kepada mereka berdua untuk pulang ke Jakarta.
" oh yaudah, hati-hati dijalan yah dan jangan lupa datang ke pernikahan kak yah..." Azzam yang langsung mempersilahkan mereka untuk pulang ke Jakarta.
" Iya pasti itu kak, yaudah... assalamualaikum..." Habibi langsung pamit kepada mereka berdua dan mereka langsung menuju ke dalam mobilnya.
" Walaikumsalam...." Azzam langsung anterin mereka untuk masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangannya kearah mereka.
Setelah mereka sudah pada pulang, Azzam sama diva langsung kerumah diva, untuk anterin diva pulang kerumahnya dan melaporkan persiapan pernikahannya juga kepada orangtuanya diva.
Beberapa jam kemudian, mereka berdua sudah sampai dirumahnya diva dan mereka berdua langsung turun dari mobilnya Azzam untuk menuju ke dalam rumahnya diva.
"assalamualaikum om... Tante..." sapa Azzam kepada orangtuanya diva.
" Walaikumsalam, gimana persiapan pernikahannya..." Ayahnya diva Langsung tanya persiapan pernikahannya Azzam sama diva.
" Alhamdulillah udah siap semuanya om, yaudah... om sama Tante, aku pamit ke pesantren..." Azzam yang ingin pergi ke pesantren.
"mau ngapain kamu kesana..." Diva yang kaget mendengar Azzam yang ingin mampir ke pesantren.
" mau ketemu orangtua aku, soalnya tadi Kabarin, kalau orangtua aku ada disana..." Azzam yang langsung kasih tau alasannya ke pesantren.
" oh orangtua kamu ada disana, Yaudah... hati-hati dijalan yah, mas Azzam..." jawab diva kepada Azzam.
" Yaudah, om... Tante... aku pamit yah, assalamualaikum..."pamit Azzam kepada orangtuanya diva sama diva juga.
" walaikumsalam..." Jawab diva sama orangtuanya dari salamnya Azzam dan anterin Azzam sampai masuk kedalam mobil sama melambaikan tangannya kearah mobilnya Azzam yang sudah keluar dari rumahnya diva.
Azzam pun langsung menuju ke pesantren. Beberapa jam kemudian, Azzam sampailah di pesantren dan Azzam langsung masuk kedalam pesantren, setelah memarkirkan mobilnya.
Kemudian Azzam langsung menuju ke rumahnya kakek Yusuf yang lumayan dekat dari pesantren, karena orangtuanya berada dirumah kakek Yusuf.
" Assalamualaikum, papa... mama... udah makan..." Azzam langsung menanyakan kepada orangtuanya udah makan apa belum.
"Walaikumsalam, belum nih..." mamanya yang baru kelar mandi dan papanya yang lagi nonton TV.
" Yaudah nih, aku bawa makanan untuk papa sama Mama... soalnya tadi aku ke Restorannya Dika..." Ternyata Azzam membawa makanan untuk Orangtuanya.
" Alhamdulillah, oiya gimana cateringnya udah siap..." mamanya yang menanyakan catering Pernikahannya Azzam sama diva.
" Alhamdulillah udah siap, Yaudah... mama sama papa makan aja, aku mau ke kamar, untuk istirahat..." Azzam langsung pamit ke kamar untuk istirahat.
__ADS_1
" oh yaudah, kamu istirahat aja..." Mamanya langsung mempersilahkan Azzam untuk istirahat dan mamanya sama papanya Langsung mulai makan.
Beberapa hari kemudian, acara pernikahannya Azzam sama diva pun telah tiba, kemudian Mereka berdua sama-sama sibuk sama keluarganya masing-masing.
" Papa... mama... udah siap semuanya kan..." Azzam yang sibuk bangat untuk memeriksa barang-barang yang akan dibawa ke tempat Pernikahannya.
" Alhamdulillah udah siap semuanya... kamu coba tanya ke Tante sama om kamu, udah siap belum..." Mamanya Azzam minta ke kamarnya Orangtuanya Zahra yang lagi siap-siap.
Azzam pun langsung menuju ke kamar orangtuanya Zahra dan ternyata orangtuanya Zahra sudah siap, kemudian mereka langsung samperin orangtuanya Azzam sama kakek Yusuf, sedangkan Zahra yang sudah jalan duluan sama Habibi, karena Zahra ikut keluarganya Habibi, jadi cuma ada Zahira aja.
" Baik, semuanya udah siap... kita langsung berangkat aja yah..." papanya Azzam langsung minta berangkat sekarang kepada mereka.
" Yaudah, ayo Papa... kita langsung berangkat..." Azzam langsung mengiyakan ajakan papanya untuk berangkat sekarang.
Mereka pun langsung menuju ke tempat Pernikahannya tersebut yang sudah ada keluarganya Diva disana dan mereka membawa tiga mobil untuk menuju ke tempat Pernikahannya tersebut sama membawa marawis dari Pesantrennya kakek Yusuf.
Azzam Disepanjang jalan hatinya terus degdegkan yang tak henti-hentinya, kemudian papanya pun menenangkan hatinya Azzam dan kasih tau pengalamannya dulu pas lagi mau nikah sama mamanya Azzam.
" Papa tau, kalau kamu pasti hatinya sedang degdegkan..." papanya Azzam yang langsung menatap kearah Azzam untuk menenangkan hatinya Azzam.
" iya papa..." Azzam yang langsung jujur kepada papanya tersebut.
" Yaudah, kamu harus banyak-banyak doa sama istighfar Terus, Kalau gak... kamu bayangin aja wajahnya diva didepan kamu, hehe..." papanya Azzam yang sengaja menggoda Azzam dengan meminta Azzam membayangkan wajahnya diva.
" papa, biasa aja nih..." Azzam langsung malu dengan godaan papanya tersebut dan orangtuanya pun langsung ketawa melihat wajahnya Azzam yang kelihatan malu.
" Assalamualaikum, om... Tante..." Azzam langsung Salim kepada orangtuanya diva.
" Walaikumsalam, sini... Tante kalungi dulu pake ini..." Bundanya diva langsung kalungi Azzam pake kembang melati ke lehernya Azzam.
Setelah sudah melakukan hal itu, Azzam langsung digandeng sama Orangtuanya diva dan orangtuanya Azzam langsung pindah ke belakang, Kemudian mereka langsung menuju ke tempat ijab kabul yang sudah ada penghulunya sama para saksinya Juga.
Kemudian Azzam langsung duduk dengan berhadapan ayahnya diva yang sudah duduk disampingnya penghulunya tersebut, Habis itu mulailah membaca Al-Qur'an yang dibacakan oleh anak santri dari Pesantrennya kakek Yusuf.
Akhirnya selesai juga anak santri tersebut membaca Al-Qur'an didepan para tamu undangan tersebut, habis itu mulailah diacara yang ditunggu-tunggu oleh Azzam yaitu acara ijab kabul yang dilakukan dengan ayahnya diva tersebut.
" Assalamualaikum semuanya, ananda Azzam... gimana udah siap dimulai..." pak penghulunya langsung menanyakan kepada Azzam mengenai mulai membaca ijab Kabulnya tersebut.
" Walaikumsalam pak, bismillahirrahmanirrahim... udah siap pak..." jawab tegas dari Azzam kepada pak penghulunya tersebut.
" baik, kalau udah siap, silahkan pak... jabatkan tangannya kepada tangannya Ananda Azzam..." pak penghulunya langsung minta ayahnya diva untuk menjabatkan tangannya kepada Azzam.
" Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan, kau... Azzam Ghazanvar bin Ghazali dengan putri saya... Adiva Arsyila binti Arsyadi dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan berupa gelang sama Tanah yang berada di daerah ****, dibayar tunai...." ayahnya diva yang sudah menyelesaikan baca ijab Kabulnya kepada Azzam.
__ADS_1
" Saya terima... nikahnya, Azzam Ghazanvar bin Ghazali dengan Adiva Arsyila binti Arsyadi, dengan mas kawin disebut tunai...." Azzam yang sudah menyelesaikan baca ijab Kabulnya dan tinggal tunggu para saksi sama para tamu bilang sah kepadanya.
" Gimana, para saksi dan semuanya, sah... sah.. sah... , Alhamdulillah... selamat yah ananda Azzam sudah menjadi suaminya diva..." Ucap selamat dari pak penghulu Untuk Azzam.
" Alhamdulillah ya Allah, terimakasih pak..." Azzam yang langsung senang, pas tau dirinya sudah menikahkan diva sebagai istrinya dan mengucapkan terimakasih juga kepada pak penghulu.
" sama-sama, yaudah... silahkan dijemput divanya..." Pak penghulunya langsung minta panitianya untuk panggilkan diva ke tempat ijab Kabulnya tersebut.
Beberapa menit kemudian, datanglah diva yang didampingi oleh Zahra sama Zahira untuk menuju ke tempat ijab Kabulnya tersebut yang sudah ada Azzam sama ayahnya diva juga, kemudian diva langsung dijemput oleh Azzam, habis itu Zahra sama Zahira langsung mempersilahkan Azzam membawa diva ke tempat ijab Kabulnya tersebut.
" Baik, kalian berdua... dipersilahkan untuk tanda tangan buku nikahnya sama berkas-berkas yang lainnya..." Pak penghulunya langsung mempersilahkan mereka berdua untuk melakukan yang sudah disuruh olehnya.
Setelah semua berkas-berkas pernikahannya sudah ditanda tangan sama buku nikahnya juga, kemudian penghulunya minta mereka berdua untuk memasang cincinnya ditangan mereka berdua masing-masing, habis itu diva langsung cium tangannya Azzam dan Azzam langsung cium keningnya diva yang sambil membaca doa untuk diva.
Habis itu mereka berdua langsung foto sama jari mereka berdua yang sudah ada cincinnya dan buku nikahnya mereka berdua juga, setelah itu mereka berdua juga foto sama salah satu mas kawinnya untuk simbol pernikahannya tersebut.
Mereka berdua langsung menuju ke tempat pelaminannya tersebut yang sudah ada orangtuanya mereka berdua, Kemudian mereka berdua langsung diminta sungkeman dengan orangtuanya mereka berdua masing-masing. Azzam yang langsung bantuin diva untuk sungkeman ke orangtuanya tersebut, habis itu barulah Azzam sungkeman dengan orangtuanya.
Acara selanjutnya, Mereka berdua disuruh suapin-suapinan sama tarik ayam untuk tau, siapa yang akan mendapatkan ayam yang banyak. Ternyata diva lah yang mendapatkan ayam yang banyak, kemudian mereka berdua langsung bersih-bersih, untuk melakukan jabat tangan kepada para tamu undangan yang ingin Salim kepadanya.
" Selamat yah kak Azzam sama kak diva yang sudah menjadi suami-istri, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat diberikan momongan, amiin..." doa dari Habibi sama Zahra untuk mereka berdua.
" terimakasih yah atas doanya dan datangnya, aku juga doakan semoga Zahra juga Cepat-cepat hamil, kalau gak hamilnya Bareng aja sama diva, hehehe..." Azzam yang minta Zahra untuk hamil bareng sama diva dan Azzam langsung dicubit pinggangnya oleh diva.
" Amiin... mudah-mudahan yah kak..." Habibi langsung mengamini doanya Azzam tersebut dan Habibi sama Zahra langsung foto bareng, setelah itu makan bareng keluarganya mereka berdua.
" Selamat yah kak Azzam sama kak diva, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan cepat-cepat dapat momongan, oiya doain yah... aku sama Jannah, Cepat-cepat nyusul, hehe..." Doa Marvin untuk mereka berdua dan Marvin juga minta doanya untuk cepat nyusul mereka berdua.
" Terimakasih yah doanya dan datangnya, amiin.... semoga kalian Cepat nyusul yah..." langsung didoakan oleh Azzam untuk Marvin sama Jannah.
" Terimakasih yah kak..." Marvin langsung senang didoakan oleh mereka berdua, Marvin sama Jannah langsung foto bareng mereka berdua dan langsung turun untuk makan bareng Habibi sama Zahra.
* Aku jadi tidak sabar untuk Cepat-cepat nikah sama Jannah, batin Marvin yang ingin cepat-cepat nikahin Jannah.
ini tempat Pernikahannya Azzam & Jannah.
Sampai jumpa di episode selanjutnya yah....
Jangan lupa like ceritaku ini yah gaes 🤭👌👌👌👌👌
__ADS_1
Dan jangan lupa vote juga ceritaku ini yah gaes 🤗👌👌👌👌👌
Oiya jangan lupa share juga ceritaku ini ke teman-teman kalian yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng yah gaes 🤗🙏👌👌👌👌👌