Wanita Pilihan CEO 2

Wanita Pilihan CEO 2
Berebut


__ADS_3

Wanita Pilihan CEO Bagian 40


Oleh Sept


Rate 18 +


Austin memejamkan mata sejenak, mencoba menahan amarah yang sudah siap meledak. Karena sudah tidak tahan lagi, pria itu langsung mengeluarkan pertanyaan yang menganjal dalam hatinya.


"Beraninya kamu menikah lagi?"


Deg


David langsung menoleh, ia melihat ke arah Alexa. Apa ini alasan Alexa tidak mau menerima perasaan David selama ini? Apa pria ini yang membuat Alexa harus terombang-ambing di laut lepas?


"Jawab aku! Mengapa menikah lagi?" sentak Austin kasar. Ia menarik tangan Alexa, membuat istrinya itu menjauh dari anak kecil yang sejak tadi menatap takut padanya.


Alexa sendiri nampak berpikir, ia tidak menduga bahwa Austin datang ke tempat ini. Alexa mungkin lupa, bagi Austin tidak ada kata sulit.


"Lepaskan! Dan aku bukan istrimu lagi!"


Alexa menepis tangan Austin. Ia lalu berjalan ke arah Emily, mengendong anak itu dan melangkah mendekat ke arah David. Seolah minta tolong, kini Alexa terlihat membenci sosok Austin.


"Apa yang kau katakan?" Austin berusaha meraih lengan Alexa lagi. Namun, David langsung menepisnya.

__ADS_1


"Tinggalkan rumah kami!" ujar David kemudian yang sudah mulai bisa membaca situasi.


Permintaa David hanya dijawab lirikan tajam oleh Austin. Pria itu bersikeras membawa Alexa bersama.


"Ikut denganku!"


"Aku bilang tidak! Tolong tinggalkan rumah ini. Jangan usik keluarga kami!"


"Lexaa!! Kau masih istriku yang sah!"


Alexa menggeleng pelan, melihat hal itu Austin melotot tajam. Mengapa ia sampai tidak diakui oleh istrinya sendiri? Keterlaluan.


Austin lantas berbalik, menatap anak buahnya.


Dengan tatapan emosional, ia meminta pada orang-orangnya untuk membereskan segalanya.


"Astaga! Ada apa ini?" Mama David yang baru bangun merasa terganggu. Padahal kamarnya paling ujung, tapi keributan di rumahnya sangat mengusik istirahat wanita paruh baya tersebut.


"Siapa dia, Vid?" Mama bertanya heran pada putranya.


"Dan ... siapa mereka?" Mama makin heran saat melihat banyak orang masuk ke dalam rumahnya.


"Ada apa ini, Vid?" Makin paniklah ibu dari David tersebut.

__ADS_1


Ia melihat ke sekeliling, ketegangan begitu terasa di dalam rumahnya.


"Katakan pada Mama, sebenarnya apa yang terjadi? Dan siapa mereka semua?"


"Saya suami Alexa!" ucap Austin dengan tegas.


"Mantan suami Alexa, Ma!" sela Alexa yang masih berdiri di dekat David.


Semua mata langsung menatap Alexa.


"Bagaimana bisa jadi mantan? Sedangkan aku tidak pernah menceraikanmu!" sentak Austin.


Alexa langsung mengengam tangan David, seolah minta bantuan pada pria itu. Karena saat ini, ia belum mau kembali pada Austin. Pria yang sudah membuat hatinya jadi keping-keping itu masih menyisahkan rasa luka yang terlalu dalam. Alexa masih sangat marah pada suaminya tersebut. Sekarang ia malah menjadikan sosok David sebagai perisai.


"Lepaskan tangan itu!" ujar Austin dengan emosional. Ia tidak suka miliknya disentuh orang lain.


Takut dengan sorot mata Austin yang menyalak marah padanya. Alexa langsung bersembunyi di balik punggung David. Dan hal tersebut malah menyulut kemarahan di hati suaminya itu. Suami yang sudah tidak dianggap. Karena Alexa merasa suaminya sudah lama mati. Bersama dengan ia terjun ke dalam laut.


Kini Austin datang, mengaku sebagai suaminya. Alexa tidak bisa menerima pria itu begitu saja. Masih tergambar jelas, bagaimana sikap pria itu padanya di masa lalu. Alexa tidak bisa begitu mudah menerima Austin kembali. Tidak! Pria itu harus merasakan apa yang ia rasakan. Tiba-tiba sudut bibir Alexa sedikit terangkat. Ada gurat senyum yang ia sembunyikan.


"Ikut denganku!" Austin menarik lengan Alexa dengan paksa.


"Lepaskan dia!" seru David sembari memegang lengan Alexa yang lain. Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2