Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
Mengunjungi.


__ADS_3

Setelah perang besar itu terjadi, Xiao xia kembali ke kediaman ayahnya jenderal choe.


"Xinxin." teriak xiao xia memanggil


"Ya nona." ucap xinxin.


Apakah ada yang bisa saya bantu putri ?" ucapnya lagi.


"Aku ingin mandi, siapkah air dan pakaian ku." ucap xiao xia.


"Baik nona." ucap xinxin.


Setelah itu xinxin menyiapkan air dan pakaian xiao xia. Xiao xia melepas pakaian ya dan masuk kedalam bak mandi.


"Nona apakah perlu di bantu ?" tanya xinxin.


"Tidak, kamu keluarlah. Jika aku sudah selesai ku akan memanggil mu." ucap xiao xia.


"Baik Nona kalau begitu xinxin keluar dulu." ucap xinxin.


"Ya pergilah." ucap xiao xia.


Xioa xia menikmati sensasi mandinya dengan aroma bunga mawar. Xiao xia menyandarkan kepala nya di bak mandi sambil memejamkan matanya.


Karena terasa sangat nyaman xiao xia tertidur di dalam bak mandinya. Tiba tiba ada tangan seseorang menyentuh dan membelai wajah miliknya.


"Sayang." panggil kaisar zhao pelan.


Namun xiao xia sama sekali tidak terusik.


Kaisar zhao membuka pakaian nya dan kini ia tela..n..jang bulat, ia masuk kedalam bak mandi dimana xiao xia sedang berendam.


Kaisar zhao memperhatikan wanita yang sangat di cintai nya, membelai wajah yang wanita yang selalu ia rindukan. Merasakan ada sentuhan di wajah nya xiao xia membuka matanya perlahan.


Dilihatnya seorang pemuda tampan sedang berada di depannya sambil memberikan senyum manisnya.


"Be...." ucap xiao xia.


"Em..." saut kaisar zhao.


"Kenapa kau ada disini ?. Bagaimana jika ayah atau yang lainnya tahu ?" ucap xiao xia.

__ADS_1


"Apakah kau lupa siapa aku sayang ?. Sayang aku merindukan mu." ucap kaisar zhao membelai bibir xiao xia.


Kaisar zhao mendekatkan wajah nya dan mencium bibir xiao xia. Dengan lembut kaisar zhao ******* dan menyes*p bibir xiao xia. Lidah mereka berdua saling membelit mengabsen rongga mulut masing masing.


Lama kaisar zhao ******* bibir xiao xia. Ia pun melepaskan pungutannya dan berpindah ke leher jenjang nan putih itu, memberikan jila*an jila*n dan menyesapnya pelan.


Suara desah*n berhasil lolos dari bibir xiao xia.


Aaaah....be


Kaisar zhao terus menyusuri ceruk leher xiao xia. Kaisar zhao menyapu leher itu dengan lidah nya dan semakin turun dan turun ke arah buah da...da....kenyal milik xiao xia.


Aaaah.....Des*h xiao xia.


"Aku mencintai mu sayang." ucap kaisar zhao bermain di buah da...da xiao xia.


Kaisar zhao memberikan pijatan ke buah itu dengan tangan kanan nya. Sedangkan bibirnya menyes*ap pucuk buah itu merasakan manisnya buah yang tidak pernah matang.


Suara desah*n xiao xia selalu lolos dari bibirnya karen ulah kaisar zhao.


"Be..." ucap xiao xia dengan suara manjanya.


"Sudah be, bagaimana kalau ada yang masuk


Aaaahh....." ucap xiao xia.


"........" kaisar zhao tidak menghiraukan.


Dan benar saja di luar terdengar suara Xiang sedang berbicara dengan xinxin.


"Apakah mei-mei ada di dalam ?" tanya xiang.


"Ada tuan muda, Nona sedang mandi. Namun nona sudah sangat lama mandinya belum juga memanggil xinxin." ucap xinxin.


"Apakah terjadi sesuatu dengan nya ?." ucap xiang.


"Aku akan masuk, aku akan melihat nya aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan nya." ucap xiang.


"Tapi tuan." ucap xinxin.


xiang tidak menghiraukan ucapan xinxin, Xiang masuk kedalam kamar xiao xia dengan tegesa gesa.

__ADS_1


Di tempat mandi xiao xia.


Xiao xia merasakan seseorang masuk kedalam kamarnya.


'Be..ada yang masuk kedalam kamar ku Aaah..." ucap xiao xia.


Telinga kaisae zhao juga mendengar suara langkah masuk ke kamar milik xiao xia.


"Siapa yang mengganggu ku." ucap kaisar zhao dalam hati.


"Mei...ini kakak apakah kau baik baik saja ?." ucap xiang.


"Ternyata ge-ge yang masuk. Aduh bisa gawat jika ia melihat ku dengan kaisar zhao sedang seperti ini." ucap xiao xia dalam hati


Kaisar zhao tak menghiraukan jika ia ketahuan. bila pun ia ketahuan ia akan langsung menikahi xiao xia. Kaisar zhao masih tetap sibuk dengan kegiatannya bermain dan menyes*p pucuk itu dengan lidahnya.


"Ya ge..mei-mei baik baik saja." ucap xiao xia di balik tirai.


"Aaah..." des*h xiao xia pelan namun tidak terdengar xiang karena xiao xia menutup mulut nya.


"Apakah ada sesuatu ?" tanya xiao xia mencekram kepala kaisar zhao.


"Tidak ada, hanya saja gege khawatir dengan mu. Kata xinxin kamu mandi sudah terlalu lama." ucap xiang.


"Aku hanya ingin menikmati mandi ku ge." ucap xiao xia.


"Apakah kau menikmatinya sayang." ucap kaisar zhao pelan di telinga xiao xia dan memberikan gigitan di telinga itu.


Wajah xiao xia memerah malu karna ia keceplosan mengucapkan kata menikmati.


"Baiklah kalau begitu lanjutkan saja mandi mu. Jika sudah selesai gege dan ayah serta ibu ingin berbicara dengan mu." ucap xiang.


" Em..." ucap xiao xia.


Setelah xiang pergi dari kamar xiao xia. Kaisar zhao mlanjutkan kegiatannya membuat xiao xia terus Mendes*h namun tidak melakukan hal lebih ya.


Kaisar zhao menganggkat tubuh polos xiao xia menuju ranjang nya. mereka berdua berjalan tanpa sehelai benang yang menempel di tubuhnya.


Haredang haredang haredang.....🤭🤭


Sudah dulu ya. Selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2