Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
berpamitan


__ADS_3

xiao xia memakai hanfunya, setelah selesai di mendekati kaisar zhao. kaisar Zhao yang melihat xiao xia sungguh sangat terpana melihat kecantikan nya.



"kamu cantik sekali sayang." ucap kaisar zhao.


"dari dulu aku memang cantik." ucap xiao xia percaya diri.


" ayo kita keluar aku sungguh sangat lapar." ucap nya lagi.


"baiklah ayo." ucap kaisar zhao menggenggam tangan xiao xia dan keluar dari kamar.


mereka menuju lantai bawah untuk sarapan mengisi perut kosong mereka. setelah memesan dan menunggu, kini pesanan mereka telah datang. mereka berdua akhirnya menyantap makanan yang telah di pesan nya tadi.


tak lama kemudian Feng datang dan menghampiri kaisar zhao.


"yang mulia." ucap Feng memberi hormat.


"em..." ucap kaisar zhao. " ada apa." ucapnya lagi.


"hamba ingin memberitahukan bahwa di kekaisaran ada suatu masalah yang harus yang mulia selesaikan." ucap Feng sopan.


"apakah aku harus yang mengurusnya." tanya kaisar Zhao.


"benar yang mulia." ucap Feng.


"haah... apa kalian tidak bisa membiarkan ku bersantai sedikit." ucap kaisa zhao kesal.


"maksud anda gimana yang mulia, yang mulia kan memang seorang kaisar, jadi wajar kalau anda mengurusnya, kenapa malah anda mengerutu seperti itu." ucap Feng dalam hati.

__ADS_1


"em...." Feng bingung mau menjawab apa.


"baiklah..baiklah..aku akan segera kembali nanti." ucap kaisar Zhao.


"sayang makan lah yang banyak agar kamu lebih berisi." ucap kaisar Zhao.


mendengar ucapan kaisar Zhao mereka bertiga yang tak lain adalah feng, Phoenix, dan kakek lingxi melongo.


"berisi apanya." fikir mereka bersama.


"diam lah kau membuat ku malu. aku ini sudah pas tahu apa nya lagi yang harus berisi." ucap xiao xia kesal.


"dada mu." ucap kaisar Zhao berbisik, dan berhasil membuat pipi xiao xia merona.


"dasar mesum." ucap xiao xia pelan. dan membuat kaisar Zhao tersenyum tipis.


"pergilah mungkin itu memang sangat penting. dan untuk diri ku kamu tidak usah menghawati, aku bisa menjaga diri ku sendiri." ucap xiao xia.


"baiklah jika terjadi sesuatu panggil diri ku melalui ini." ucap kaisar Zhao menyerahkan batu giok berwarna hijau.


"em ...baiklah." ucap xiao xia menerima.


"setelah ini aku langsung berangkat." ucap kaisar Zhao dan di angguki xiao xia.


setelah mereka selesai makan, mereka keluar dari penginapan mengantar kepergian kaisar Zhao.


"aku pasti akan merindukan mu." ucap kaisar Zhao memeluk pinggang xiao Xia.


"berhentilah memeluk ku seperti ini, lihatlah semua orang melihat kita." ucap xiao xia melihat sekitar, karena mereka berdiri di keramaian.

__ADS_1


"biarkan saja mereka , jika mereka berani berkata yang tidak tidak aku akan langsung membunuh nya." ucap kaisar Zhao melihat para warga yang sedang melihatnya dengan mata tajam nya


semua orang yang melihat bergidik ngeri dengan tatapan kaisar zhao..


"berikan aku ciuman dulu." ucap kaisar Zhao tidak tahu malu.


Feng yang mendengar menahan senyum nya melihat tingkah aneh yang mulia nya.


"tidak." ucap xiao xia menolak.


"baiklah kalau kamu tidak mau mencium ku, biarkan aku saja yang mencium mu." ucap kaisar zhao tersenyum nakal


"baiklah..." ucap xiao xia takut kalau yang mencium kaisar Zhao pasti akan sangat lama. xiao xia melihat kanan kiri seperti takut nantinya ada yang melihat.


karena seperti tidak ada yang memperhatikan nya, xiao xia mencium bibir kaisar Zhao dengan cepat namun naas nya kaisar zhao menahan tengkuk xiao xia dan memperdalam ciuman mereka. kaisar zhao mengibaskan tangan nya membuat pelindung agar semua orang tidak melihat apa yang mereka berdua lakukan.



setelah mereka selesai kaisar Zhao mengelap bibir xiao xia.


"aku pergi dulu jaga hati mu untuk ku." ucap kaisar Zhao.


"em.." xiao xia mengangguk.


selamat membaca πŸ€—πŸ€—πŸ€—


jangan lupa like and komen πŸ™πŸ™πŸ™


maaf untuk para pembaca mungkin alurnya lambat atau membosan kan tapi ini lah yang hanya bisa autor buatπŸ˜žπŸ˜žπŸ™πŸ™πŸ™sambil rebahan kalau senggang.

__ADS_1


__ADS_2