Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
naik ke tahap lebih tinggi


__ADS_3

kini xiao xia sudah berada di sebuah ruangan untuk melakukan kultivasi di mana tempat meng Lin melakukan kultivasi karena aura alam di sekitar itu sangat lah melimpah sehingga dapat membuat mereka meningkatkan kekuatannya dengan cepat.


"berkultivasilah kami akan menunggu mu." ucap kakek Lingxi. " jangan lupa minum pil peningkat jiwa supaya jiwa mu juga lebih kuat." ucap nya lagi.


"baiklah." ucap xiao xia duduk mengambil sikap lotus untuk memulai kultivasinya.


dia pun memejamkan matanya berkonsentrasi untuk menyerap aura alam di sekitar. satu hari satu malam xiao xia berkultivasi namun belum ada tanda tanda peningkatan. hal itu membuat meng Lin Dan kakek lingxi diam hanyut dalam fikiran mereka sendiri.


namun bereberapa menit kemudian terdengar suara ledakan pertanda ada peningkatan tingkat kultivasi xiao xia.


duuuar....duuuar....duaaar


suara ledakan beruntun menandakan kini tingkat kultivasi xiao xia berada tahap manifes surgawi puncak.


kakek lingxi yang melihat tersenyum dengan keberhasilan xiao xia fikirnya tinggal sedikit lagi xiao xia bisa membangunkan sesuatu yang berada di tubuh nya.


"kau berhasil." ucap kakek Lingxi senang.


xiao xia membuka matanya pelan setelah tingkatan kultivasinya wajah xiao xia bertambah cantik kulitnya seputih susu halus dan juga lembut.


"ia..trimakasih telah menjaga ku." ucap xiao xia lembut dan sopan

__ADS_1


kakek lingxi dan meng Lin yang mendengar kata keramat dari mulut xiao xia menganga tidak percaya dengan apa yang keluar dari mulutnya.


"apakah aku tidak salah dengar..apa tadi...terimakasih...apa kah aku sedang bermimpi...mendengar ucapan itu..oh lord apakah kau sudah membuka hati gadis tengil ini menjadi gadis yang baik dan sopan." ucap kakek Lingxi dalam hati.


sedangkan meng Lin hanya diam mencerna ucapan xiao xia fikirnya apakah gadis ini sudah gila karena bisa mengucapkan kata terimakasih. setelah bertemu dengan xiao xia kini dia juga sedikit menjadi wanita yang banyak bicara tidak seperti sebelumnya, dan dia juga sedikit demi sedikit bisa mengetahui sifat/watak xiao xia yang menurutnya sangat aneh.


ya xiao xia tidak pernah mengucap kan kata terimakasih kepada mereka berdua Entah kenapa padahal bila dengan orang lain dia akan mudah mengucapkan kata itu.maka dari itu mereka yang mendengar kata yang tidak pernah dia ucapkan menjadi kata keramat bagi mereka....wkwkwkw


melihat Kakek lingxi dan meng Lin masing bengong xiao xia tersenyum menyeringai.


"apakah kalian terharu mendengar ucapan ku." ucap xiao xia dan di angguki mereka berdua bersamaan.


"ha...ha ..ha...." xiao xia tertawa melihat wajah mereka


"aku hanya ingin melihat wajah terharu kalian ternyata itu sungguh sangat menyenangkan tak sia sia aku ber akting." ucap xiao xia tidak merasa bersalah.


"sungguh menyesal aku telah berfikir bahwa dia sudah berubah menjadi gadis sopan ternyata dia tetap menjadi gadis yang menyebalkan. " ucap kekek lingxi dalam hati


"kau memang gadis yang menyebalkan. plaaaaak..." ucap Kakek lingxi memukul kepala xiao xia.


"akukan hanya ingin melihat wajah kalian yang lucu karena terharu dengan ucapan ku." ucap xiao xia.

__ADS_1


"itu sama sekali tidak lucu." ucap meng Lin bersedekap dada.


"wah ternyata aku sangat hebat lihat lah aku sudah naik beberapa tahap dan kini aku sudah berada di tahap manifes surgawi puncak..bukan kan xiao Xia hebat..... ya... xiao xia memang hebat ha....ha...ha...." ucap xiao xia mengalihkan pembicaraan dan membanggakan diri nya sendiri.


sedangkan Kekek lingxi dan meng Lin hanya memutar bola matanya malas..


"kumat lagi tingkah konyol dan gilanya ." ucap mereka berdua dalam hati.


"apakah kau sesenang itu." tanya kekek lingxi.


"tentu...tentu aku sangat senang bukankah sekarang aku sangat hebat." ucap xiao xia tetap membanggakan diri.


"ya kau memang sangat sangat hebatπŸ‘πŸ‘." ucap kakek Lingxi membuat xiao xia seakan akan terbang di atas langit


"tapi........" ucap kakek Lingxi menjeda.


kau itu belum ada apa apanya di bandingkan dengan para pendekar di luar sana masih banyak pendekar yang lebih kuat dari mu, begitu saja kau sudah bangga kau itu masihlah sangat lemahπŸ‘ŽπŸ‘Ž." ucap kakek Lingxi.


ucapan kakek lingxi membuat xiao xia seakan batuk darah bagaimana tidak dia seolah olah terbang di atas langit dengan bangganya dan tiba tiba di jatuhkan ketanah dengan begitu kuatnya.


selamat membaca πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


jangan lupa like and komen πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


jangan bosen ya dengan cerita autor


__ADS_2