Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
BAB 69, CIUMAN


__ADS_3

Cukup lama Xiao Xia berendam, akhirnya ia menyudahi mandinya dan kini sudah berganti dengan hanfu yang telah di belikan oleh Kaisar Zhao.


"Sudah selesai?" tanya Kaisar Zhao yang tiba-tiba memeluk pinggang nya. Melihat itu membuat Xiao Xia sungguh kaget.


"Lepasin," pintanya dengan wajah merona.


Kini mereka berdua sungguh sangat dekat, membuat wajah mereka hanya berjarak beberapa senti saja. Xiao Xia memalingkan wajah nya agar Kaisar Zhao tidak melihat rona merah di pipinya.


"Kamu sangat cantik malam ini," ucap Kaisar Zhao membelai wajah Xiao Xia dengan lembut sambil tersenyum manis, membuat Xiao Xia yang melihat terpesona.


Mendengar itu siapa yang tidak terhipnotis dengan ketampanan Kaisar Zhao Yun. Dan kini Xiao Xia menatap wajah tampan itu, karena Kaisar Zhao yang saat ini memegang dagu Xiao Xia agar menghadap nya. Kaisar Zhao yang menampilkan senyum manisnya benar-benar membuat pipi Xiao Xia merona bak kepiting rebus.


"Aku mencintai mu," ucap Kaisar Zhao berbisik di telinga Xiao Xia dan itu benar-benar membaut jantung Xiao Xia berdetak tak karuan.


Mendengar kata cinta yang keluar dari bibir manis pria tampan itu, tubuh Xiao Xia seakan mematung, kaget tidak percaya bahwa kaisar yang sangat disegani di beberapa kekaisaran mengatakan cinta kepada nya.


"Sayang," panggilnya dengan lembut sambil menggigit telinga Xiao Xia.


Emh....lenguh Xia saat merasakan gigitan itu dan membuatnya sadar.


Melihat reaksi tubuh Xiao Xia, Kaisar Zhao tidak bisa menahan tawanya.


Hahahahaha......

__ADS_1


Xiao Xia yang mendengar tawa itu langsung mendorongnya dari tubuhnya.


"Kamu menertawakan ku?" tanyanya dengan cemberut, kesal sambil bersedekap dada.


Melihat Xiao Xia cemberut dan memasang wajah kesalnya, Kaisar Zhao pun kembali mendekatinya, menarik pinggang itu dalam pelukannya, "Maaf, sayang. Aku tidak bermaksud menertawakan mu. Hanya saja aku tidak bisa menahan tawa karena melihat wajah lucu mu ini," jawabnya sambil mencubit hidung mancung itu.


"Apaan sih, lepasin!" Xiao Xia menepis tangan itu dan mencoba mendorong dada itu agar menjauh darinya.


"Tidak akan, sayang," ucap Kaisar menampilkan senyum manisnya.


Xiao Xia yang melihat senyum manis itu benar-benar menjadi gila. Otaknya seakan menjadi eror seketika. "*Y*a tuhan, aku sungguh bisa gila jika terus menerus melihat wajah tampan dan senyum manis itu,"


Kaisar Zhao yang melihat Xiao Xia malah melamun, memanggilnya, "Sayang."


Sedangkan Kaisar Zhao yang mendengar Xiao Xia menjawab panggilannya, tersenyum manis. Ia tidak menyangka jika Xiao Xia tidak menolak panggilan sayang itu padanya.


Di dekatkan nya wajah nya dan akhirnya dia berhasil mencium bibir merah muda itu.


Cup,


Kaisar Zhao berhasil mengecup bibir Xiao Xia, ia mendiamkan bibirnya. Berpikir, apakah Xiao Xia akan menolak nya atau tidak.


Dilihatnya sama sekali tidak ada penolakan, alias menerima, Kaisar Zhao pun melanjutkan ciumannya, melu-mat dan menye-sapnya. Cukup lama Kaisar Zhao bermain dan menikmati bibir itu, ia pun menghentikannya karena Xiao Xia sama sekali tidak membalasnya. Karena ingin merasakan Xia membalasnya, Kaisar Zhao pun menggigit bibir bawah itu.

__ADS_1


Arhg....!


Teriaknya saat merasakan di gigit kaisar itu.


Tak di sia-siakan olehnya, lidahnya pun langsung masuk, menyusuri rongga mulut itu. Merasakan permainan lembut Kaisar, Xiao Xia pun akhirnya terbuai dengan kenikmatan itu dan ia pun membalas ciuman yang di berikan Kaisar Zhao.


Merasakan nikmatnya berciuman, Xiao Xia mengalungkan tangan nya di leher. Dan mereka berdua pun saling menikmati, melu-mat menye-sap dan memperdalam ciuman mereka. Dan cukup lama bermain, tiba tiba datang seseorang dan terdengar suara pintu di ketuk dari luar.


Mendengar itu mereka berdua langsung menyudahi ciumannya. Xiao Xia sungguh sangat sangat malu dengan apa yang telah di perbuat nya. Sedangkan Kaisar Zhao sendiri malah kesal karena ada orang mengganggu kegiatannya. "Berani sekali mereka," batinnya ingin mencincang orang tersebut.


"Tunggu disini, aku akan melihat siapa itu," ucapnya sambil menyentuh bibir Xiao Xia yang basah.


Kaisar Zhao pun berjalan menuju pintu dengan aura membunuh nya. Mata tajam nya bagaikan pisau yang siap menghunus ke jantung orang tersebut. Sedangkan Xiao Xia sendiri menutup wajah nya karena malu.


"Aa..... bisa-bisa aku menikmati ciumannya. Aku sungguh sangat malu. Aku ingin sekali mengutuk diri ku sendiri karena terbuai oleh ciuman nya. Dasar gadis tidak tahu malu. Tapi aku sungguh suka," batinnya dengan ucapan gilanya.


..


..


..


Selamat membaca 🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like and komen ya 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2