Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
episode 22


__ADS_3

xiao xia berdiri di depan pintu perbatasan antara kekaisaran Liu dan kekaisaran xia.


petugas pintu perbatasan yang melihat xiao xia berdiri diam akhirnya menghampiri nya.


"ada yang bisa saya bantu nona." ucap petugas itu sopan.


"ah..ia ." ucap xiao xia kaget.


sebelumnya saya minta maaf telah mengganggu tuan tuan. saya seorang pengelana yang ingin singgah di kekaisaran ini." ucap xiao xia sopan.


beda ya jika ma kakek tua berbicara 🤭🤭🤭


dari arah tak jauh dari sana seorang berdiri di atas pohon, orang itu mengirim leqat telepati kepada penjaga untuk mengijinkan wanita itu masuk. petugas gerbang yang mendapat perintah menganggukkan kepala.


"baiklah nona silahkan anda masuk." ucap penjaga mempersilahkan


"terimakasih." ucap xiao xia menundukkan kepalanya.


"ah nona anda jangan menundukkan kepala anda." ucap penjaga.


"maaf kan kami nona. maafkan kami.." ucap penjaga membungkukkan badannya.


"eh kenapa anda uang meminta maaf.." tanya xiao xia bingung.


"karena status anda lebih tinggi nona maaf kan hamba ...maafkan hamba.." ucap semua penjaga terus membungkukkan badannya.


"ha ..status...?" ucap xiao xia bingung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


semua penjaga gerbang berfikir status nona ini pasti sangat tinggi karena kaisar mereka sampai memberikan perintah langsung untuk mengijinkan nya masuk di kekaisaran xia.


maka dari itu semua penjaga menghormati xiao xia seperti halnya menghormati kaisar mereka.


"silahkan nona." ucap penjaga mempersilahkan.


"em baiklah." ucap xiao xia tersenyum.


senyuman xiao Xia membuat wajah semua penjaga gerbang memerah..."sungguh sangat cantik dan anggun nona ini" ucap mereka bersama


tiba tiba tekanan aura yang begitu besar menekan mereka semua membuat para penjaga terbatuk batuk karena tidak kuat menahan tekanan yang tak lain dari kaisar mereka.


"maaf kami yang mulia." ucap mereka semua menahan tekanan aura yang mereka kenali.

__ADS_1


kemudian tekanan itupun menghilang dengan bersamaan kaisar mereka menghilang.


"syukurlah yang mulia tidak membunuh kita." ucap salah satu penjaga.


"ya kau benar.." ucap penjaga lain


"sepertinya nona itu memang ada hubungannya dengan yang mulia." ucap penjaga lainnya lagi.


mereka semua melanjutkan tugas mereka menjaga pintu perbatasan.


xiao xia berjalan menyusuri kekaisan Xia. dia sungguh kagum dengan kekaisaran ini semua rakyat hidup dengan damai.


"wah sungguh mengagumkan." ucap xiao xia kagum


"kakek tua lihatlah disini sungguh ramai." ucapnya lagi berbinar


"kau seperti orang hutan saja.tidak pernah melihat keramaian." ucap kakek tua menghina tanpa rasa bersalah.


"hei kita memang hidup di hutan jadi jangan menghina ku."ucap xiao xia cemberut.


"sudah lah ayo kita jalan jalan." ucap xiao xia


"let's go." ucap nya lagi semangat sambil mengangkat tangan nya


💟💟💟💟💟💟


di dalam istana kekaisaran xia.


"hormat hamba yang mulia." ucap Feng kepada kaisar Zhao memberi hormat


Feng adalah pengawal pribadi kaisar Zhao


"em ..bangunlah." ucap kaisar Zhao


"apakah ada yang bisa saya bantu yang mulia." ucap Feng kepada kaisar Zhao.


"em.. aku ingin kau mengawasi seorang wanita ." ucap kaisar Zhao.


ya semenjak pertemuan nya dengan xiao xia yang kedua kalinya saat xiao xia melawan melawan monster kayu kaisar Zhao menginginkan nya. entah lah di saat melihat mata indah dan wajah cantiknya jantung Zhao berdetak lebih cepat dari biasanya


"wanita." fikir Feng dalam hati.

__ADS_1


melihat Feng malah melamun kaisar zhao mengernyitkan alisnya.


"apakah kau mendengar ku Feng." tanya Zhao membuyarkan lamunan Feng


"ah maafkan hamba yang mulia ." ucap Feng bersujud meminta maaf.


"aku hanya bertanya kenapa kau malah bersujud seperti itu." tanya kaisar Zhao.


sedangkan Feng.."kalau hamba tidak bersujud hamba malah takut anda akan memenggal kepala hamba karena melamun yang mulia." ucap Feng dalam hati.


"bangunlah." ucap kaisar Zhao lagi dan Feng pun berdiri lagi.


"ampun yang mulia..bila hamba lancang maksud yang mulia hamba di suruh mengawasi seorang wanita, siapakah wanita itu yang mulia." tanya Feng hati hati.


"kaisar Zhao mengambil gulungan dan menyerahkan kepada Feng..ya itu adalah sebuah lukisan.


"ambillah." ucap kaisar Zhao sambil melempar gulungan dan di tangkap oleh Feng.


Feng membuka gulungan yang d berikan oleh kaisar Zhao.


"em dia seorang gadis, sungguh sangat sangat cantik." ucap feng dalam hati.


"jangan kau berfikir ingin memilikinya." ucap kaisar Zhao membuyarkan lamunan Feng.


"maafkan hamba yang mulia, hamba tidak berani." ucap Feng takut.


"kalau boleh hamba tahu dimanakah gadis ini berada yang mulia." tanya Feng sopan.


"dia ada di kekaisaran ini. pantau dia entah kenapa perasaan ku mengatakan akan terjadi sesuatu dengan nya.." ucap kaisar Zhao.


"baik yang mulia akan hamba laksanakan." ucap Feng.


"baiklah pergilah awasi dia jangan sampai kau ketahuan.jika terjadi sesuatu laporkan kepada ku." ucap kaisar Zhao dan di angguki oleh Feng.


"baiklah yang mulia hamba pamit undur diri." ucap Feng memberi hormat.


kini Feng pun menjalankan perintah yang di berikan oleh kaisar Zhao untuk mengawasi xiao xia.



selamat membaca 🤗

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya.


__ADS_2