Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
sarapan pagi


__ADS_3

pagi harinya.


xiao xia bangun dari tidurnya dan sudah di tunggu oleh pelayan yang di siapkan oleh meng Lin


"selamat pagi nona." pelayan menyapa.


"eh kamu ko sudah ada di sini." tanya xiao xia kaget karena seorang pelayan yang menunggunya.


"hamba di perintah kan oleh tuan putri untuk melayani anda nona." ucap pelayan.


"mari nona saya akan melayani anda mandi." ajak pelayan itu.


"eh...tidak tidak aku tidak terbiasa di layani. aku akan mandi sendiri jadi kamu keluarlah nanti aku akan memanggil mu jika sudah selesai untuk menata rambut ku." ucap xiao xia.


"tapi nona." ucap pelayan.


"sudahlah kamu keluarlah dulu." ucap xiao xia.


"baik lah nona . saya sudah menyiap kan hanfu untuk anda pakai di atas ranjang nona." ucap pelayan


"ya..ya nanti aku akan memakainya." ucap xiao xia mendorong pelayan itu keluar


"huuh...mandi saja harus di layani di kira aku ini bayi apa." xiao xia menggerutu.


" kenapa aku kangen xinxin dan Linlin ya." ucapnya lagi.


"ah sudah lah aku akan mandi dulu badan ku sudah pegal pegal rasanya." ucap xiao xia masuk ke dalam tempat mandi dan melepas seluruh hanfu nya dan masuk ke dalam bak mandi.

__ADS_1


"uuuuh...segar nya dan harum pula." ucap xiao xia menikmati air mandi nya yang di taburi bunga mawar.


setelah selesai dan berganti hanfu xiao xia memanggil pelayan yang setia menunggu di luar ruangan..


nona rambutnya ingin di tata seperti apa." tanya "pelayan.


"terserah diri mu yang penting rapi." ucap xiao xia.


"baiklah nona." ucap pelayan. dan pelayan itu pun menata rambut panjang nan hitam milik xiao xia.


"sudah selesai nona. nona sangat cantik sekali pasti banyak pemuda yang menyukai anda." ucap pelayan mengagumi.



"tidak ada.." ucap xiao xia.


"tapi gimana ya kabar kaisar itu. eh kenapa kau malah memikirkannya." ucap xiao xia dalam hati sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"ah tidak ..tidak apa." ucap xiao xia.


di arah luar, pintu di ketuk.


tok...tok...tok...


"siapa." jawab xiao xia dari dalam.


"saya pelayan tuan putri meng Lin nona." ucap pelayan meng Lin.

__ADS_1


"masuk lah." ucap xiao xia . dan pelayan itu pun masuk kedalam untuk menemui xiao xia.


"ada apa." tanya xiao xia.


"hamba di perintah kan untuk menyampaikan kepada anda. untuk ikut sarapan pagi bersama tuan putri nona." ucap pelayan meng Lin.


"baiklah ayo kita kesana, tunjukan di mana tempat nya." ucap xiao xia.


"mari nona." ucap pelayan meng Lin.


mereka bertiga pun menuju tempat dimana meng lin dan yang lain nya berada..


para penjaga yang melihat xiao xia yang sangat cantik wajah mereka bersemu merah apalagi melihat senyumannya mereka sungguh mengagumi kecantikan xiao xia


autor : bagaimana kalau kaisar Zhao tahu nya mereka mengagumi xiao xia.


xiao xia dan pelayan yang menemaninya masuk kedalam ruangan itu.


"maaf membuat kalian semua lama menunggu." ucap xiao xia.


"ya mereka semua tahu kepribadian xiao xia yang tidak akan memberikan mereka hormat seperti para bawahan yang membungkuk.


kakek lingxi telah bercerita bahwa xiao xia hanya akan membungkuk kepada kedua orang tua dan keluarga serta guru dan Tuhannya. dan mereka pun tidak mempermasalahkannya lagian tuan putri mereka seumuran dengan xiao Xia apalagi xiao xia yang telah menyelamatkannya.


"tidak apa apa silahkan duduk kita nikmati makanan yang sudah di sediakan." ucap meng Lin


mereka pun makan dengan di layani oleh pelayan mereka .

__ADS_1


selamat membaca 🤗🤗🤗


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2