Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
umur


__ADS_3

Pagi hari nya, xiao xia masih terlelap sambil memeluk tubuh kaisar zhao.


"Sayang bangunlah." ucap kaisar zhao


"Em.." xiao xia malah mempererat pelukannya.


Hal itu sungguh membuat kaisar zhao tersiksa.


"Sayang bangunlah, jika kamu seperti ini terus, aku yakin tidak akan bisa menahan nya." ucap kaisar zhao.


Mendengar itu bukan nya xiao xia takut, malah dia menggoda kaisar zhao, dengan sentuhan lewat d*d* nya.


Sungguh hal itu ingin sekali ia melahap wanita nya hingga habis, Namun dia masih mengingat pesan xiao xia yang tidak ingin di sentuh sebelum menikah. Kaisar zhao mati matian harus tetap menahan nya.


"Sayang." ucap kaisar zhao menindih tubuh xiao xia.


Xiao xia membuka matanya di lihatnya wajah tampan kaisar zhao. Xiao xia mengalungkan tangan nya di leher kaisar zhao.


Kaisar mendekatkan wajah nya mencium bibir xiao xia, Mel***t dan men****p dengan rakus. Nafas mereka berdua memburu. ciuman kaisar zhao turun keleher dan d*d* xiao xia, mere**s gundukan itu sambil bermain menggunakan lidah nya.


Emmmmh...


"Aku tidak bisa menahan nya lagi sayang. Kamu selalu memancing ku." ucap kaisar zhao.


Xiao xia tersenyum merasakan benda keras yang di gesek gesek kan di pahanya dan ingin menerobos masuk ke suatu tempat. Namun sebelum itu terjadi, Xiao xia menggelengkan kepala nya.


"Kenapa ?." tanya kaisar zhao.


"Belum saat nya." ucap xiao xia lagi.


"Lihatlah sayang dia sudah berdiri. Bagaimana aku bisa menidurkan nya lagi, kalau tidak dengan cara bermain." ucap kaisa zhao menunjuk benda pusaka nya yang besar.


Namun xiao xia tidak menghiraukan ucapan kaisar zhao, xiao xia mendorong tubuh kaisar zhao agar menjauh darinya.

__ADS_1


"Aku ingin mandi." ucap xiao xia.


"Apa..! Arrrghh..Sayang kau membuat ku gila." ucap kaisar zhao kesal karena harus menahan lagi.


Namun kaisar zhao tidak bisa mengabaikan permintaan wanita nya, jadi dia pun menuruti permintaan nya.


"Baiklah kalau begitu, ayo." ucap kaisar zhao menggendong tubuh xiao xia dan menghilang dari kamar itu,


Tiba tiba kini mereka berdua ada di pemandian air hangat milik kaisar, pemandian seperti danau kecil.


"Apakah tidak akan yang melihat kita disini." ucap xiao xia


"Tidak akan ada." ucap kaisar zhao membawa masuk tubuh xiao xia di dalam air.



Saat ini kaisar zhao memeluk tubuh xiao xia dari belakang menyandarkan kepalanya di bahu xiao xia.


"Apa..?" ucap kaisar zhao mengecup leher xiao xia.


"Bberapa umur mu saat ini ?.tanya xiao xia.


"Kenapa kamu bertanya soal umur sayang, Bukan kah tadi malam aku sudah bilang umur ku belum genap 25 tahun." ucap kaisar zhao sibuk dengan kegiatannya.


"Maksudku umur jiwa iblis mu itu." ucap xiao xia.


"Emm..apakah kamu sangat ingin tahu ?." ucap kaisar zhao.


"Em.."xiao xia mengangguk.


"Jika kamu sudah tahu nanti nya, apakah kamu akan meninggalkan ku sayang ?." ucap kaisar zhao.


"Tidak, aku tidak akan meninggal kan pria yang ku sayang walau pun dia sudah seperti nenek moyang ku." ucap xiao xia.

__ADS_1


"Apa kau menyindirku sayang." ucap kaisar zhao.


"Tidak...mana mungkin." ucap xiao xia menahan tawa.


"Tidak apanya !, lihat buktinya kamu menertawakan ku, akan ku hukum kamu, beraninya menertawakan ku." ucap kaisar zhao mencium bibir xiao xia


Setelah menghukum xiao xia melalui sebuah ciuman kaisar zhao mengatakan berapa umurnya sebenarnya.


"Umur ku mungkin sudah hampir 1000 tahun."ucap kaisar zhao.


Xiao xia yang mendengar bahwa usia kaisar zhao hampir 1000 tahun sangat kaget.


"Apa....se..seribu tahun ?." ucap xiao xia.


"Em...mungkin, aku juga lupa ! karena aku tidak mengingat atau menghitungnya, karena aku kan sudah mati..! lama jiwa ku berkelana mungkin hampir seribu tahun, tiba tiba saja jiwa ku seperti di tarik kedalam tubuh kaisar ini, hingga aku menempati tubuh ini sampai sekarang.." ucap kaisar zhao.


"Apakah kaisar iblis yang sekarang itu adalah kakak mu ?." tanya xiao xia.


"Mungkin, aku juga tidak tahu pasti." ucap kaisar zhao.


"Jika suatu saat ada yang menginginkan ku mati, apakah kamu akan melindungi ku ?." ucap xiao xia.


"Tentu saja aku akan melindungi mu, walaupun itu taruhan nya nyawa." ucap kaisar Zhao memeluk erat tubuh xiao xia.


"Aku pegang kata kata mu." ucap xiao xia melepas pelukan kaisar zhao dan berbalik menghadap nya, mengalungkan tangan nya di leher kaisar zhao dan mencium bibir nya.


Melihat xiao xia mencium nya, kaisar zhao mana mungkin tidak membalas, kaisar zhao menekan tengkuk xiao xia memperdalam ciuman nya.



Selamat membaca 🤗🤗🤗


Jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2