
kaisa zhao dan xiao xia kini telah sampai di istana milik kaisar Zhao, tepatnya di kamar kaisar zhao.
"sayang, aku merindukan mu." ucap kaisar zhao memeluk xiao xia.
"em.." ucap xiao xia mengangguk.
"tadi kenapa kamu datang dengan penampilan seperti ini, bagaimana kalau kakek ku menyadari kehadiran mu." ucap xiao xia lagi.
"aku tidak bisa menemui jika tidak dalam bentuk ini, makanya aku membawa mu kesini agar mereka tidak menyadari kehadiran ku." ucap kaisar Zhao masih setia memeluk tubuh xiao xia.
"rubahlah mata mu itu, aku takut melihat mata merah mu." ucap xiao xia, sedangkan kaisar zhao yang mendengar terkekeh kecil.
"baiklah sayang, bagaimana kalau dengan mata ungu ini ? . ucap kaisar Zhao merubah warna matanya.
"itu lebih baik." ucap xiao xia malu.
bagaimana tidak malu kaisar Zhao memeluknya dari depan dan seperti ingin mencium nya. dan tiba tiba
cup...kaisar Zhao mencium bibir xiao Xia.
mereka saling pandang
"aku mencintai mu sayang, jadilah permaisuri ku." ucap kaisar Zhao.
wajah xiao xia merona, berulangkali kaisar Zhao mengutarakan cinta nya, tetap saja membuat jantung xiao xia berdetak lebih cepat.
__ADS_1
kaisar Zhao mendekatkan wajah nya, mencium bibir xiao xia dengan lembut, melu**t dan meny***p nya dengan pelan, mereka sama sama saling menikmati ciuman mereka.
terbuai dengan kelembutan kaisar Zhao, xiao xia tidak menyadari hanfu di bahu telah melorot karena ulah kaisar Zhao yang nakal. memperlihatkan d*d* nya yang menyembul ingin keluar.
ciuman kaisar Zhao turun ke leher putih xiao xia, menyesapi dan memberikan ji****n di leher jenjang itu.
emmmh...
"sayang, aku mencintai mu." ucap kaisar Zhao di sela sela kegiatan nya.
sungguh xiao xia sudah gila karena bisa bisanya dia mencintai seorang iblis yang bahkan umur nya sudah ratusan tahun.
kaisar Zhao mengangkat tubuh xiao xia dalam gendongan nya, menaruhnya di ranjang besar mewahnya. di tatapnya wajah cantik xiao xia, tidak ingin menganggurkan bibir itu, kaisar zhao Melu**t bibir xiao xia lagi, bermain dengan penuh gai**h.
di sela sela mereka menikmati ciuman nya, tangan nakal kaisar Zhao menarik pita di pinggang xiao xia, agar dia bisa membuka hanfu xiao xia.
emmmh.....
sedangkan di luar kamar itu 2 prajurit yang berjaga, seperti mendengar suara wanita melenguh.
"apa kau mendengar sesuatu." tanya prajurit satu.
"iya aku mendengar nya, seperti dari dalam kamar yang mulia." ucap prajurit dua.
"tapi mana mungkin dari tadi kita berjaga di sini, dan tidak melihat seorang wanita masuk di kamar yang mulai." ucap prajurit ke dua.
"ia..sudah lah mungkin hanya halusinasi saja." ucap prajurit satu.
__ADS_1
kaisar Zhao yang mendengar ucapan mereka berdua langsung mengibaskan tangan nya membuat pelindung kedap suara.
kaisar Zhao melanjutkan aksinya menc***u tubuh xiao xia kini mereka berdua telah melepas hanfu mereka. xiao xia menatap wajah kaisar Zhao.
"apakah aku tampan sayang." ucap kaisar Zhao percaya diri.
"ya kau memang tampan namun sudah tua." ucap xiao xia.
"aku ini masih muda sayang, umur ku masih belum genap 25 tahun." ucap kaisar Zhao merubah dirinya berambut hitam.
setelah itu kaisar zhao Kembali mencium xiao xia dengan rakus. saat kaisar Zhao menginginkan sesuatu yang lebih. tiba tiba xiao xia melarangnya. ia tidak ingin melakukan hal lebih sebelum mereka menikah.
alhasil kaisar zhao menjadi murung, dan hanya bisa menikmati bagian perut keatas.
xiao xia terkekeh melihat wajah kesal kaisa zhao.
"belum saat nya sayang." ucap xiao xia membelai rambut kaisar Zhao.
"baiklah, aku akan menahan nya." ucap kaisar Zhao pasrah.
mereka berdua tidur berpelukan tanpa balutan pakaian, hanya selimut yang menutupi tubuh mereka berdua.
selamat membaca 🤗🤗🤗🤗🤗
jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏
__ADS_1