Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
taman


__ADS_3

setelah drama xiao xia membujuk Linlin makan bersama kini Linlin duduk didepan xiao xia dengan gemetar takut.


"ambil lah makanan yang kamu suka." ucap xiao xia memakan makanannya.


Linlin tidak bergeming dia tidak mengambil makanan sedikit pun di piringnya. melihat itu xiao xia berbicara lagi.


"mengapa kamu diam saja dan tidak mengambil makanan mu." ucap xiao xia.


"apakah kamu ingin aku mengambilkannya untuk mu." ucap nya lagi.


"ah tidak putri maafkan hamba." ucap Linlin takut.


"kenapa kau selalu meminta maaf telinga ku sampai panas mendengarnya." ucap xiao xia.


kini Linlin pun mengambil makanannya tapi hanya sedikit. melihat itu xiao xia mengambil sayuran dan lauk di letakkan nya di atas piring Linlin.


"putri." ucap Linlin memandang xiao xia.


"sudah lah makan saja dan habiskan akan mubajir jika makanannya tidak habis." ucap xiao xia.


kini mereka berdua menikmati makanannya.linlin merasa bahagia mendapat tugas untuk melayani putri .baginya putrinya itu tidak seperti bangsawan lainnya.


setelah makan.


"Linlin aku ingin jalan jalan di istana ini, aku ingin melihat seperti apa istana milik kaisar mesum itu." ucap xiao xia.


Linlin yang mendengar bingung dengan ucapan kaisar mesum fikirnya apakah yang mulia itu mesum segera ia menggeleng gelengkan kepala nya tidak percaya.


"baiklah putri, Linlin akan mengantar putri melihat istana milik yang mulia." ucap Linlin dan di angguki xiao xia.


mereka berdua berjalan keluar kamar Linlin berjalan di belakang xiao xia.

__ADS_1


"siang putri." ucap para pengawal yang melihat xiao xia. xiao Xia hanya mengangguk dan terus berjalan.


"apakah ada tempat yang menyenangkan disini." tanya xiao xia.


"ada putri taman bunga milik yang mulia." ucap Linlin.


"baiklah bawa aku kesana." ucap xiao xia


di perjalanan menuju taman xiao xia tak henti hentinya mengagumi istana ini baginya semuanya sangat indah...


setelah sampai di taman.


"waaaaah indahnya." ucap xiao xia melihat bunga bunga bermekaran.


"taman ini sungguh terawat." ucap nya lagi.


"benar putri taman ini memang selalu di rawat dengan baik. apalagi yang mulia sangat menyukai bunga bunga." ucap Linlin.


"apakah maksud anda yang mulia kaisar." tanya Linlin dan di angguki xiao Xia


"ya putri semenjak Baginda ratu wafat yang mulia suka pergi ketaman untuk menenangkan fikirannya. hanya yang mulia yang bisa menikmati keindahan taman ini." ucap Linlin.


"terus kenapa kau membawaku kesini." ucap xiao xia.


"yang mulia memperbolehkan putri jika anda ingin melihat taman bila putri merasa bosan." ucap Linlin.


"baiklah aku ingin sendiri di sini kamu pergilah." ucap xiao xia.


"tapi putri." ucap Linlin.


"pergilah tidak akan terjadi apa dengan ku." ucap xiao xia.

__ADS_1


akhirnya Linlin pun pergi meninggalkan xiao Xia sendiri.


"keluarlah." ucap xiao xia menyuruh kakek tua keluar.


"jadi bagaimana" ucapnya lagi setelah melihat kakek tua itu keluar.


malam ini kau keluarlah lewat pintu belakang penjagaan di sana tidak terlalu ketat." ucap kakek tua.


"em baiklah." ucap xiao xia. Kekek tua itupun pergi meninggalkan xiao Xia sendiri


Xiao Xia yang sedang menikmati indahnya bunga dan kupu-kupu yang terbang mendengar suara pemuda yang tak asing di telinganya siapa lagi kalau bukan kaisar Zhao.


"ternyata kau disini." ucap kaisar zhao menghampiri xiao xia yang sedang duduk santai.


"apakah kau menyukai tempat ini." ucap kaisar zhao.


"ya." ucap xiao xia singkat dan memutar bola matanya malas.


kaisar zhao duduk di samping xiao xia. melihat itu xiao xia memandang tajam kaisar zhao.


"apakah tidak ada tempat lain disini." ucap xiao xia.


"tidak ada." ucap kaisar zhao enteng.


"apakah kau tak melihat di situ juga ada tempat duduk." ucap xiao xia menunjuk bangku lainnya.


"ini tempat ku suka suka aku duduk dimana." ucap kaisar Zhao.


"apakah karna kau seorang kaisar jadi seenak jidat mu kau mau dimana " ucap xiao xia kesal.


"ya." ucap kaisar Zhao.

__ADS_1


ucapan singkat padat dan jelas itu membuat xiao xia naik darah. sungguh laki laki menyebalkan batin xiao Xia.


__ADS_2