
xiao xia mengeluarkan kekuatannya, aura naga puyih keluar dari tubuhnya. xiao xia melayng di udara dengan mebawa sebilah pedang nya, xiao xia memfokuskan kekuatannya ke dalam pedang api. di tebaskannya ke arah naga bersayap dan.
duuuuuuaaaaar.....suara ledakan dari pedangapi xiao xia.
xiao xia berhasil melukai kulit naga bersayap.
xiao xia terbang mengarah ke naga bersayap, tebasan demi tebasan ia berikan ke naga itu, sedangkan yang lainnya hanya diam mengamati xiao xia yang membabi buta menyerang naga bersayap.
"brengsek, akan ku bunuh kau gadis sialan." teriak naga bersayap marah karena tubuh nya terluka.
xiao xia tak menghiraukan ocehan naga bersayap, ia tetap fokus untuk mengalahkan naga itu.
"bantu aku." ucap xiao xia dalam hati kepada naga putih.
sebuah bayangan transparan muncul di belakang tubuh xiao xia, berbentuk naga putih. sedikit aura yang di keluarkan naga putih itu membuat naga bersayap gemetar ketakutan.
"siapa kalian. kenapa kalian ingin membunuh ku." ucap naga bersayap.
"kami tidak ingin membunuh mu. kami hanya ingin kau menjadi hewan kontrak kami. dan memberikan ku sedikit keuntungan." ucap xiao xia tersenyum licik.
"namun jika kamu tidak mau, maka aku akan dengan senang hati membunuh mu sekarang juga." ucap xiao xia lagi.
"kurang ajar, apakah ini akhir dari nasib ku, menjadi budak manusia rendahan itu. namun jika aku menolak, aku tidak yakin bisa membunuh wanita ini. dan aku yakin kekuatannya belum sepenuhnya ia keluarkan. dan untuk laki laki itu aku yakin dia masih menyembunyikan kekuatannya. hah...nasib nasib...😂😂." ucap naga bersayap dalam hati.
"baiklah aku akan mengalah namun jangan bunuh ku." ucal naga bersayap.
__ADS_1
"baiklah." ucap xiao xia.
namun tak berselang lama, ada beberapa pendekar yang ada di sana memanfaatkan keadaan itu, dan menyerang xiao xia bersamaan.
melihat hal itu kaisar zho langsung memeluk pinggang xiao xia.
"kalian ingin mencelakai wanita ku?." ucap kaisar zhao.
"jangan harap kalian bisa."ucap nya lagi sambil mengibaskan tangan nya ke arah pendekar itu.
duuuuaaar....
jika kaisar zhao berhadapan dengan para pendekar itu, pendekar itu bukan lah tandingannya karena rata rata tingkat kultivasinya para pendekar itu ada di tahap immortal tahap satu dan dua. itu sungguh mudah untuk mengalahkannya, apalagi sekarang mereka sedang terluka. hal itu hanya akan membuat mereka mati dengan sia sia.
sreeet....sreeeet.....sreeet......tebasan pedang kaisar zhao mengenai tubuh mereka..
buk.....buk....wuuuuuus......duaaaar....
tendangan dan ledakan dari ilmu kaisar zhao ia arahkan ke para pendekar itu.
"uhuuuk...uhukkk..ampuni kami yang mulia, kami mengaku salah, jangan bunuh kami." ucap salah satu pendekar.
"kalian pikir aku akan mudah mengampuni kalian, yang sudah berani terang terngan menyerang wanitaku." ucap kaisar zhao marah.
karena tak ingin melihat sampah sampah itu, kaisar zhao mengibaskan tangan nya membakar tubuh mereka, dalam sekejab mata mereka kini sudah menjadi abu.
__ADS_1
pendekar lain yang melihat bergidik ngeri dengan kekejaman kaisar zhao. ternyata rumor itu benar adanya. kaisar zhao tidak akan berbelas kasih dengan para musuh nya yang berani mengusik atau mengganggu nya.
mereka tidak berani menganggu kaisar zhao dan yang lain nya, mereka semua memilih kabur meninggalkan tempa itu.
kini tinggalkan anggota klan yun dan prajurit kaisar zhao. numun dalam pertempuran ini membuat prajurit kekaisaran xia banyak yang terluka. melihat hal itu, xioa xia memberikan banyak pil penyembuh kepada feng dan menyuruhnya untuk membagikannya.
"setelah ini apa yang akan kita lakukan." ucap kaisar zhao memandang naga bersayap yanh terluka.
xiao xia tidak memjawab, namun ia malah mendekati naga bersayap itu.
"apa yang kau inginkan, apakah kau ingin membunuh ku, bukan kah kau sudah berjanji tidak akan membunuh ku." ucap naga bersayap sedikit takut.
"siapa yang ingin membunuh mu. aku ini gadis yang baik hati dan hanya ingin menyembuhkan mu." ucap xiao xia tersenyum penuh arti.
"cih...aku tahu maksud senyum mu itu. kau itu gadis sangat licik." ucap naga bersayap.
"hei, aku ini bukan gadis licik ya, aku gadis yang sangat baik." ucap xiao xia kesal.
melihat perdebatan naga dan xioa xia, phoenix menengahi mereka.
"sudah sudah kenapa kalian jadi berdebat. dan kau naga gendut jangan membantah perintah nya, turuti saja apa mau nya." ucap phoenix.
"apa kau bilang, naga gendut !!!!!.apa mata mu tidak lihat, aku ini bukan gendut tapi besar." ucap naga bersayap tidak terima.
"stop..kenapa giliran kalian yang berdebat. telan pil ini, aku tidak ingin melihat ada yang terluka." ucap xiao xia melemparkan sebuah pil kepada naga.
__ADS_1