Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
pengganggu


__ADS_3

kaisar Zhao membuka pintu dengan aura membunuh nya. sedangkan pelayan dan Feng yang ada di depan pintu melihat langsung merinding dengan tatapan tajam kaisar Zhao.


"apa." tanya kaisar zhao.


"ma...ma...maaf tuan, sa...saya hanya i..ingin me..me.. mengantar kan makanan ini tuan." ucap pelayan gemetar ketakutan.


"bawa masuk." ucap kaisar zhao.


pelayan itu pun masuk dengan membawa makanan dengan langkah gemetar. sedangkan Feng hanya diam menunduk takut tuan nya marah.


"sungguh mengganggu." ucap kaisar Zhao mengeluarkan aura nya.


"maaf kan hamba yang mulia." ucap Feng


"sudah pergilah." ucap kaisar Zhao


"baik yang mulia." ucap Feng


Feng akhirnya pergi meninggalkan kaisar Zhao dan berjalan masuk dan duduk memperhatikan pelayan yang sedang menyajikan makanan di atas meja. pelayan itu tampak tambah gemetar xiao xia yang melihat hanya menggelengkan kepalanya.


"sini paman saya bantu." ucap xiao xia.


"tidak usah nona biarkan saya saja." ucap pelayan takut.


"duduk biarkan saja dia." ucap kaisar Zhao.

__ADS_1


"tarik aura mu itu kau membuat nya takut, jika tidak........" ucap xiao xia melototi.


"baiklah baiklah." ucap kaisar zhao takut xiao xia akan marah dengan nya.


kaisar Zhao menarik aura nya kembali membuat pelayan itu merasa lega.


"silahkan tuan nona di nikmati hidangan nya." ucap pelayan.


"em..." ucap kaisar Zhao.


"trimakasih." ucap xiao xia memperlihatkan senyum manisnya. " dan ini terimalah." ucap nya lagi memberikan koin.


"tidak usah nona." ucap pelayan menolak karena merasakan aura kaisar Zhao kembali.


"sudah terima saja dan cepat pergilah." ucap kaisar Zhao dengan suara dingin nya.


"ada apa dengan mu." tanya xiao xia.


"tidak ada apa apa." ucap kaisar Zhao kesal karena xiao xia memberikan senyuman nya kepada pelayan tadi.


"kalau tidak apa apa kenapa wajah mu nampak suram." ucap xiao xia


"kau tahu." ucap kaisar Zhao menarik tubuh xiao xia dan sekarang ada di pangkuan nya.


" aku sungguh sangat marah karena kau memberikan senyuman mu kepada nya rasanya aku ingin sekali mencongkel matanya karena telah melihat senyuman mu. dan kenapa kau memberikan senyum manis mu kepada nya sedangkan kepada ku tidak." ucap nya lagi memegang dagu xiao xia.

__ADS_1


"ya tuhan ternyata dia marah hanya karena aku memberikan senyuman ku kepada pelayan tadi." ucap nya dalam hati


"apakah kau cemburu." tanya xiao xia.


"tentu saja aku cemburu. kau itu wanita ku dan calon permaisuri ku." ucap kaisar Zhao.


ucapan kaisar Zhao membuat jantung xiao xia berdetak lebih cepat dan wajah nya pun merona merah.


"kau tahu kau itu hanya milik ku, senyum mu hanya untuk ku. jadi kalau kamu tidak ingin seseorang celaka karna mu jangan sekali kali memperlihatkan apa yang menjadi milik ku." ucap kaisar Zhao.


"apakah aku harus menutup wajah ku juga supaya orang orang tidak melihatnya." ucap xiao xia.


"ya tentu.... pokok nya nanti kamu harus memakai cadar aku tidak mau para laki laki melihat wajah cantik mu." ucap kaisar Zhao hal itu membuat xiao xia terkekeh.


"kenapa tertawa." ucap kaisar Zhao.


"tidak." elak xiao xia


"apa ini kalau tidak menertawakan ku em...kamu berani menertawakan kaisar zhao maka kamu harus di hukum." ucap kaisar Zhao menarik tengkuk xiao xia dan mencium nya..


karena menolak pun juga percuma xiao xia membalas ciuman kaisar Zhao. mereka berciuman cukup lama dan sampai melupakan acara makan nya.



selamat membaca 🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


Jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2