
duuar....duuar...suara ledakan dalam tubuh xiao pertanda xiao xia telah mencapai puncak.
xiao xia membuka matanya, senyum kecil terbit di bibir manisnya.
"akhirnya yeeeey..." xioa xia berjingkrak jingkrak senang.
naga yang melihat hanya memutar bola matanya malas.
"sesenang itukah diri mu." tanya naga putih.
"tentu saja aku senang, karena sekarang aku sudah berada di immortal puncak. akhirnya aku bisa tidur manis nanti." ucap xiao xia meregangkan tubuhnya.
"tidur manis apa, tidak ada waktu untuk mu tidur manis." ucap naga putih.
"apa ?, memang kenapa?." tanya xiao xia lupa.
"apakah kamu lupa ?." ucap naga putih.
"memang apa ?." tanya xiao xia bodoh.
"ya lord, kamu ini masih muda namun sudah pelupa." ucap naga putih.
"cobalah ingat ingat." ucap naga.
lama xiao xia memutar otak, akhirnya dia mengingat.
"aku ingat, kalau begitu aku harus pergi sekarang." ucap xiao xia berlari.
naga putih hanya memperhatikan xiao xia yang berlari kesana kesini.
"sudahlah dia memang sangat bodoh." ucap naga putih
lama xiao xia berlari dan kini xiao xia sudah kelelahan karena mencari jalan keluar.
__ADS_1
"hah...hah...hah...." xiao xia mengatur nafas.
"dimana jalan keluarnya ?, apa kamu tahu? hah..hah...hah..." ucap xiao xia.
"kamu tinggal memejamkan matamu lalu fokuskan fikiran mu pada tubuh mu di luar sana." ucap naga putih dengan malas.
"semudah itu." ucap xiao xia.
"ya.." ucap naga putih.
"kenapa tidak bilang dari tadi ." ucap xiao xia.
"kamu tidak bertanya." ucap naga putih.
"apa !.ah sudah lah aku keluar dulu, kau baik baiklah disini dan jangan merindukan ku." ucap xiao xia memejamkan matanya dan menghilang dari pandangan naga putih.
"aku akan merindukan tingkah bodoh mu itu." ucap naga putih setelah itu dia kembali ke dalam tubuh aslinya.
di altar klan yun.
"kenapa kalian menatap ku ?." ucap xiao xia.
"bagaimana ?." tanya mereka semua.
"apanya?." ucap xiao xia bingung.
mereka semua saling pandang karena xiao xia tidak tahu maksud mereka.
"tentu saja hewan legendaris di dalam tubuh mu bodoh." ucap kakek lingxi memukul kepla xiao xia karena geram.
"kenapa kamu lama sekali xiao, biasanya sebelum sebelumnya seperti ibu mu hanya cukup satu hari membangunkannya ?." tanya kekek shui yun.
"oooo... tentang itu. xiao sendiri tidak tahu bahkan sekrang xiao harus menyelesaikan tugasnya, makanya xiao keluar dari tempat itu." ucap xiao xia.
__ADS_1
"tugas ?." ucap mereka semua kompak.
sungguh mereka semua tidak mengerti maksud xiao xia.
"tugas apa ?." tanya kakek shui yun.
"aku harus mendapatkan darah hewan legenda tipe naga dan juga bunga kehidupan, haah...sunggung berat ." ucap xiao xia.
"kenapa begitu, coba ceritakan kenapa harus mencari syarat itu." ucap kakek shui yin penasaran, karena dulu saat mey yun membangunkan hewan itu tidak seperti saat xiao xia membangunkannya.
"baiklah aku akan bercerita, disana memang ada hewan legendaris, dia seekor naga putih sang sangat besar, namun di tubuh naga itu ada suatu segel yang harus aku hancurkan, segel itu ada 5, dan aku sudah menghancurkan nya satu, tinggal 4 lagi jadi aku butuh semua yang aku katakan tadi." ucap xiao xia.
"aneh." ucal kakek shui yun.
"kenapa aneh kek." ucap xiao xia dan di angguki yang lainnya.
"seharusnya kamu hanya butuh menghancurkan satu segel, terus setelah itu meneteskan darah mu saja, hewan legendaris itu sudah menjadi hewan kontrak mu." ucap kakek shui yun sambil berfikir.
"atau jangan jangan......." ucap kakek shui yun.
"jangan jangan apa kek." tanya xing yun.
"jangan jangan ibu mu mengorbankan nyawanya saat itu untuk menyegel hewan itu saat kamu habis di lahirkan. dan memindahkan nya ketubuh mu, karena dia tidak sanggup, akhirnya membuat jiwa dan tubuhnya mengalami gonjangan dan akhirnya mengalami pendarahan hebat hingga akhirnya ibumu meninggal." ucap kakek shui yun.
"kenapa seperti itu." tanya xiao xia.
"mungkin kasud ibumu, dia ingin melindungi mu dengan menyegel hewan legendaris itu." ucap kakek lingxi.
"yah..mungkin kau benar." ucap kakek shui yun.
selamat membaca,🤗🤗🤗
jangan lupa like and komen.🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
nambah lagi satu part.😂😂