
aura yang bocor dari tubuh xiao xia membuat orang di sekitar menjadi tertekan hal itu masih bisa di rasakan dengan jarak 1 mil
"aura apa ini kenapa aura ini bisa mengintimidasi ku." Batin burung Phoenix.
sedang kan semua orang yang berada di luar barir pun juga merasakan aura yang membuat mereka semua tertekan karena aura ini sungguh sangat sangat kuat dan besar.
"siapa wanita ini." batin burung Phoenix.
sedangkan xiao xia masih melayang menatap tajam burung Phoenix itu, rambutnya terangkat keatas dan matanya menjadi merah.
"akan ku bunuh kau." ucap xiao xia menyerang burung Phoenix..
burung Phoenix tersadar dari lamunan nya pertarungan besar antara xiao xia dan burung Phoenix itu terus berjalan tanpa rasa lelah sedangkan semua orang yang sedang melihat pertarungan itu ada yang sudah pingsan ada yang masih bertahan dengan tekanan yang di keluarkan xiao xia dan burung Phoenix.
sedangkan keadaan hutan itu sudah seperti di hantam sunami hancur lebur banyak lubang lubang karena ledakan yang mereka ciptakan, pohon pohon mati karena terkena panasnya jurus mereka berdua.
pertarungan itu berlangsung 2 hari dua malam xiao xia mengeluarkan seluruh kekuatannya dan di bantu oleh aura dan tekanan yang bocor dari dalam tubuhnya dan berhasil mengalahkan burung Phoenix itu, dan burung Phoenix pun mengakui kekalahannya.
setelah pertarungan itu selesai xiao xia jatuh dan pingsan. kakek lingxi yang melihat menangkap tubuh xiao xia dengan ilmu peringan tubuh membuat xiao xia tetap melayang dan membawanya ketempat yang nyaman.
__ADS_1
sedangkan burung Phoenix juga terluka cukup parah, namun dia merasa lega karena ia melihat suatu barir yang menghalangi seseorang masuk di gunung itu membuat dia bisa tenang untuk memulihkan tubuhnya.
burung Phoenix merubah tubuhnya menjadi ukuran lebih kecil di bandingkan saat dia bertarung tadi. sehingga dia tidak terlalu mencolok.
kekek lingxi memberikan pil penyembuhan kepada xiao xia dan mengalirkan kekuatannya untuk memulihkan tubuh dan kekuatan xiao xia. setelah selesai kakek lingxi menatap burung Phoenix.
"minumlah pil ini untuk memulihkan tubuh mu dan kekuatan mu." ucap Kakek lingxi sambil menyeringai sebuah pil.
burung Phoenix menatap kakek lingxi dengan banyak pertanyaan di kepalanya .
"siapa manusia ini kenapa aku baru menyadarinya dan anehnya aku tidak bisa mengukur tingkat kultivasinya." batin burung Phoenix.
"siapakah anda bagi wanita itu." tanya burung Phoenix menunjuk xiao xia.
"aku baginya hanya kekek tua yang sangat menyebalkan ha..ha..ha.." ucapnya lagi sambil tertawa.
......." burung Phoenix bingung.
"apakah kau bingung,? aku pun juga bingung dia selalu saja merepotkan kan ku dan selalu membuatku kesal dan naik darah namun entah kenapa aku sangat menyukai dan menyayanginya." ucap kakek Lingxi sambil melihat burung Phoenix.
__ADS_1
........" suka", menyangi, apakah manusia ini adalah kekek tua yang mesum." fikir burung Phoenix dalam hati.
"hei jangan kau memiliki fikiran yang tidak seharus nya kau fikirkan, aku bukan kekek tua yang mesum seperti yang kau fikirkan kan itu." ucap kakek Lingxi memukul kepala burung Phoenix.
"jika kau memiliki fikiran yang macam macam aku bisa saja membunuh mu dalam sekejap." ucap kakek Lingxi mengeluarkan aura nya dan itu berhasil membuat burung Phoenix itu gemetar dengan aura yang dikeluarkan oleh Kakek lingxi.
"sungguh tekanan yang sangat kuat, jika pertarungan ku dengan wanita tadi di bantu oleh manusia ini mungkin aku sudah tewas dari kemaren kemaren." batin burung Phoenix.
"untung lah manusia ini tidak membantu nya." ucap nya lagi dengan lega.
"seharusnya kau bersyukur aku tidak membantu gadis tengil itu." ucap kakek Lingxi.
"terimakasih atas belas kasihan nya." ucap burung Phoenix.
"em." ucap kakek Lingxi mendekati xiao xia dan menatap xiao xia yang sedang berbaring tak sadarkan diri di atas batu
"kenapa aura dan tekanan tadi bisa bocor apakah segel itu sedikit demi sedikit sudah terbuka." batin kakek lingxi.
selamat membaca 🤗🤗🤗
__ADS_1
semoga suka dan
jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏