
Pertarungan jenderal choe, xiang melawan prajurit kekaisaran akhirnya di menangkan oleh jenderal choe.
"Maafkan hamba yang mulia karena telah memberontak. Hamba hanya tidak ingin putri hamba menderita karena hamba menyerahkan nya kepada anda yang mulia." ucap jenderal choe.
"Apa anda pikir saya akan membuatnya menderita jenderal choe?" ucap kaisar xiuhuan.
"Hamba tidak tahu. Mungkin anda tidak, namun berbeda dengan istri anda yang lainnya." ucap jenderal choe.
"Jika anda menyerahkan putri anda, saya akan menjamin tidak akan terjadi sesuatu dengan nya. Namun jika dia tetap menolak maka aku akan benar benar menghukum kalian semua karena telah membantah perintah ku." ucap kaisar xiuhuan yang masih ngotot menginginkan xiao xia.
"Aku tetap tidak akan sudi menikah dengan mu laki laki yang memiliki istri banyak. Jika kau berani membunuh keluarga ku, aku tidak akan segan segan membunuh mu juga." ucap xiao xia sedikit mengeluarkan aura nya.
"Putri ku." ucap jenderal choe seperti memperingati xiao xia agar tidak mengeluarkan aura nya.
"Cepat tangkap mereka semua, dan penggal kepala mereka di alun alun aku tidak ingin melihat keluarga itu semua." ucap kaisar xiuhuan
Kaisar xiuhuan seakan akan lupa siapa xiao xia.
Ibu jiao yang mendengar ucapan kaisar xiuhuan angkat bicara.
"Yang mulia tolong jangan hukum saya yang mulia. Tolong lihatlah saya sebagai mertua anda yang mulia. Permaisuri liang xing tolong ibu nak, tolong bilang kepada yang mulia agar tidak ikut menghukum ibu karena ulah xiao yun." ucap jiao xing.
"Yang mulia tolong jangan hukum ibu juga. hamba hanya memiliki nya seorang tolong ampuni ibu yang mulia." ucap liang xing.
"Baiklah permaisuri ku aku akan mengabulkan nya untuk mu." ucap kaisar xiuhuan lembut.
kaisar xiuhuan memerintah prajurit nya agar tidak menyeret jiao xing.
"Seret mereka ber empat ke alun alun dan penggal kepalanya." ucap kaisar xiuhuan.
Namun sebelum tangan seorang prajurit menyentuh xiao xia. Suara bariton terdengar di telinga mereka semua.
"Beraninya kalian menyentuh wanita ku." ucap kaisar zhao marah.
Xiao xiao xia yang melihat kaisar zhao datang ia tersenyum kecil.
Kaisar zhao dan feng berjalan mendekati xiao xia dengan senyum manisnya. Berbeda dengan semua orang yang ada di rungan itu nampak bingung dan takut.
Siapa yang tidak takut dengan kaisar zhao seorang kaisar yang kejam dan memiliki kultivasi yang tinggi di antara kaisar kaisar lainnya.
"Sayang.." ucap kaisar zhao memeluk pinggang xiao xia.
"Sayang." beo semua orang dengan fikiran yang setengah tidak percaya.
"Apakah ada yang menyakiti mu ?" tanya kaisar zhao.
"Ya.." ucap xiao xia.
"Siapa? siapa yang berani menyakiti wanita ku" tanya kaisar zhao mengeluarkan auranya
Semua yang ada di tempat itu gemetar karena takut dengan uara yang di keluarkan kaisar zhao.
"Yang mulia bisakah anda menarik aura anda. yang mulia membuat semua orang tertekan." ucap kaisar xiuhuan yang juga sedikit tertekan
"Kau memerintah ku?" ucap kaisar zhao.
"Bukan seperti itu yang mulia. Hanya saja tolong lihatlah semuanya mereka semua susah bernafas karena tekanan dari anda." ucap kaisar xiuhuan.
Kaisar zhao melihat xiao xia dan xiao xia menganggukkan kepala nya tanda ia harus menatik kembali aura nya.
"Baiklah....Sayang aku merindukan mu." ucap kaisar zhao manja
Semua yang melihat kaisar zhao manja kepada wanita muntah darah, karena itu bukan sifatnya ia bisa bermanja dengan wanita.
"Yang mulia hentikan tingkah konyol mu ini, anda sekarang sungguh tidak ada wibawanya sama sekali. ya lord hamba sungguh di buat pusing jika yang mulia bertemu dengan nona xia. kaisar zhao yang tadinya seperti singa jika bertemu dengan nona xia akan seperti kucing yang imut." ucap feng dalam hati
"Yang mulia tolong jaga wibawa anda sebagai kaisar yang di takuti." ucal feng berbisik.
"Kau memerintah ku?. Apa kau tidak tahu aku sangat merindukan wanita ku." ucap kaisar zhao kesal.
"Sayang....ayo kita pulang kita akan memadu cinta bersama menikmati indah nya surga dumia, disini aku sangat malas karena banyak nyamuk yang akan mengganggu kita." ucap kaisar zhao.
"Ya lord, tolong jangan biarkan yang mulia menjadi gila. aku sungguh malu mendengar yang mulia berbicara seperti itu." ucap feng dalam hati.
Jenderal choe dan semua orang melongo mendengar kata memadu cinta dari bibir kaisar zhao.
"Yang mulia lihat lah mereka semua yang ada di sini sudah seperti hilang jiwanya mendengar kata kata anda. Yang mulia tolong hentikan, hentikan tingkah aneh anda." ucap feng dalam hati.
Xiao xia yang mendengar hanya tersenyum.
__ADS_1
"Ayo kita pergi, kita akan memadu cinta bersama mengarungi indahnya surga dunia." ucap xiao xia
Feng yang mendengar ingin rasanya pingsan di tempat itu juga. Dua orang yang tidak tahu malunya mengatakan sesuatu yang sangat tabu bagi mereka semua untuk di umbar di tempat umum.
"Nona, yang mulia anda berdua memang membuat ku gila." ucap feng dalam hati
"Tunggu sebentar sayang." ucap kaisar zhao mencium bibir xiao xia.
Semua yang ada di ruangan itu batuk darah melihat keromantisan kaisar zhao dan xiao xia yang berani beraninya berciuman di depan umum.
"Yang mulia kaisar, hamba tadi mendengar sekilas kalau anda ingin menghukum wanita ku? apakah kau yakin dan benar benar ingin menghukum nya?" ucap kaisar zhao.
"Ah maaf yang mulia bukannya saya lancang. bolehkan saya tahu siapakah nona xioa yun bagi anda, kenapa saya lihat anda begitu mesra dengan nya?" ucap kaisar xiuhuan.
"Dia wanita ku." ucap.kaisar zhao.
"Sayang apakah terjadi sesuatu saat aku belum sampai.?" ucap kaisar zhao.
"Ya...dia menginginkan milik mu menjadi selir nya." ucap xiao xia.
"Apa !!!!! berani nya menginginkan wanita ku." ucap kaisar zhao marah mendengar ucapan xiao xia.
"Apakah benar yang di ucapkan wanitaku bahwa kau menginginnya dan ingin menjadikannya selirmu?" tanya kaisar zhao marah.
"Itu salah paham yang mulia. hamba tidak mengetahui jika xiao adalah milik mu. Jika hamba tahu hamba tidak akan memintanya." ucao kaisar xiuhuan.
"Jadi kau memang menginginkannya." ucap kaisar zhao marah.
saat kaisar zhao marah. Tiba tiba terdengar suara wanita menyela mereka.
"Seharusnya dia bersyukur karena dia akan di jadikan menjadi selir oleh kaisar, namun tanpa rasa takutnya ia malah menolak mentah mentah tawaran itu. Dasar gadis tak tahu diri dan tak tahu di untung" ucap liang xing.
Liang xing tidak mengetahui jika orang yang ia singgung adalah seorang kaisar yang kejam.
Mendendengar ucapan wanita itu kaisar zhao sangat marah. kaisar xiuhuan yang mengetahui kaisar zhao sedang marah langsung memarahi liang xing
"Diam, apakah kau tidak bisa diam sebentar saja. Apaakah kau ingin kita semua mati?" ucap kaisar xiuhuan marah.
"Kenapa?? kau kan seorang kaisar kenapa kau takut dengan orang itu." ucap liang xing.
Semua orang berbisik bisik mengatakan liang xing adalah permaisuri yang sangat bodoh.
Liang xing langsung diam karena takut dengan tatapan tajam kaisar xiuhuan.
"Heh...permaisuri mu cukup berani juga kaisar xiuhuan." ucap.kaosar zhao.
"Ampuni permaisuri hamba yang mulia. Saya akan memberikan hukuman kepada nya nanti" ucap kaisar xiuhuan.
"A..apa..!!!! liang xing tidak percaya akan ucapan suaminya.
"Karena aku sedang bebelas kasih dan tidak ingin memperpanjang semuanya aku akan memafkan nya. dan untuk mu kaisar xiuhuan, karena kau sudah lancang ingin menjadikan wanita ku sebagai selirmu aku akan memberikan mu hukuman." ucap kaisar zhao.
Kaisar zhao tiba tiba melesat ke arah kaisar xiuhuan dan sekarang sudah berada tepat di depan nya. Kaisar xiuhuan tentu saja sangat kaget melihat kaisar zhao audah berada di depannya.
Kaisar zhao mencekik kaisar xiuhuan dengan satu tangannya.
"Beraninya yang menginginkan wanita ku, itu berarti kau memang ingin mati." ucap kaisar zhao
"Aaa...am..pun ..ya..ng mulia. Le..lepaskan saya" ucap kaisar xiuhuan.
"Lepaskan suami ku." ucap liang xing
"Kau ingin menyelamatkannya ?" ucap kaisar zhao.
"Ya...tolong lepaskan suami saya." ucap liang xing.
Bukannya melepas namun tangan kaisar zhao satu nya malah mencekik leher liang xing. kaiasar zhao melempar kaosar xiuhuan hingga terpental jauh.
braaak....buuukk..
Aah...rintih kaisar xiuhuan.
Kaisar zhao menendang tubuh kaisar xiuhuan dan menghajar nya dengan brutal dan memasukkan sebuah pil kedalam mulut kaisar xiuhuan. Tidak ada yang berani menolong karena jika itu terjadi nyawa mereka pun akan hilang dari tubuhnya.
Kaisar masih setia mencekik leher liang xing sambil menghajar kaisar xiuhuan.
Putra mereka yang masih berumur 2 tahun melihat menangis karena orang tuanya sedang di cekik dan di hajar oleh kaisar zhao. Xiao xia yang melihat seorang anak kecil menangis hatinya tersentuh dan tiba tiba xiao xia menghilang dari tempatnya dan sekarang sudah berada di depan pangeran kecil itu.
"Sayang jangan menangis." ucap xiao xia mengusap airmata anak kecil itu.
__ADS_1
Semua yang ada di tempat itu kaget karena xiao xia tiba tiba sudah berada di depan pangeran kecil.
"Sayang sudah lepaskan mereka..Aku tidak ingin anak kecil ini terus menangis karena mencari kedua orang tuanya jika kau membunuh mereka." ucap xiao xia.
"Baiklah sayang." ucao kaisar zhao melepas kan tangannya dari leher liang xing dan berhenti menghajar kaisar xiuhuan
Bruukk...uhuuk...uhukk..uhuuuk.."liang xing terbatuk batuk karena cekikan kaisar zhao.
"Yang mulia." ucap liang xing menghampiri tubuh suami nya yang sudah babak belur.
"Kau melukainya sayang." ucap xiao xia.
"Maafkan aku sayang." ucap kaisar zhao memeluk xiao xia sambil mencium pipinya.
"Sudah ah kenapa kau menciumku di tempat umum." gerutu xiao xia.
"Sayang sudah jangan nangis lagi nanti aunty akan menghukum om ini." ucap xiao xia menghibur pangeran kecil.
"Om apa itu sayang?" tanya kaisar zhao.
"Em...om itu sama dengan paman." ucap xiao xia.
"Ohh...." ucap kaisar zhao.
Kiasar zhao kembali menatap kaisar xiuhuan.
"Jika kau berani menggangu wanita ku dan keluarga nya aku akan membunuh mu dan meratakan serta menghancurkan kekaisaran mu ini, ingat apa yang ke berikan pada mu tadi. Jadi jangan main main dengan ku" ucap kaisar zhao mengancam.
"Ba...baik yang mulia, maafkan hamba karena telah mengganggu milik anda, terimakasih juga karena mengampuni nyawa hamba dan permaisuri hamba" ucap kaisar xiuhuan merasa takut dengan ancaman kaisar zhao.
"Em...jaga istri mu jangan sampai mengganggu milik ku jika sampai itu terjadi aku tidak akan segan lagi." ucap kaisar zhao.
Namun belum sempat mereka meninggalkan tempat itu tiba tiba jiao xing menyerang menggunakan pisau kecil ke arah xiao xia.
Namun hal itu di lihat oleh li wei dan akhirnya nya.
Jleeb...pisau menancap tepat di perut ibu li wei.
"Ibu....."teriak xiang.
Xiao xia yang mendengar teriakan gege nya menengok kearah suara, dan betapa terkejutnya ibu nya li wei perutnya bersimbah darah, matanya menangkap seseorang yang sedang memegang pisau kecil yang penuh darah.
"Kau..." ucap xiao xia berjalan mendekati jiao xing.
"Jangan mendekat, jika kau mendekat aku akan membunuh mu." ucap jiao xing.
"Pufft...ha...ha...ha...ha... kau ingin membunuh ku, kau butuh seumur hidup untuk mencoba membunuh ku." ucap xiao xia.
"Berhenti, jangan mendekat." ucap jiao sedikit takut karena sekarang ini xiao xia sudah berubah ke rambut putihnya.
"Kenapa kau membunuh ibu ku..?" ucap xiao xia dingin
Xiao xia mengangkat tangannya dan tiba tiba tubuh jiao xing ketarik ke arah xiao xia.
Semua mata di tempat itu menatap ke arah xiao xia, mereka tidak percaya jika putri jenderal choe memiliki aura dan tekanan lebih besar dari kaisar zhao.
"Aaaahhh...." jiao xing tercekik lehernya oleh xiao xia.
"Jawab." ucap xiao xia marah.
"Aku tidak bermaksud membunuhnya, yang ingin aku bunuh adalah kau wanita sialan." ucap jiao xing.
Xiao xia teringat perkataan ibunya li wei tentang orang yang berjubah hitam..
"Apakah kau memiliki hubungan dengan orang berjubah hitam ?." tanya xiao xia
Jioa xing melotot karena xiao xia menyebut orang berjubah hitam.
"Tidak, aku tidak memiliki hubungan dengan nya." ucap jiao xing panik.
Xiao xia hanya menatap datar jiao xing, ia tahu jika jiao xing membohonginya.
Tiba tiba ada sebuah kabut hitam mengitari tubuh jiao xing dan xiao xia pun akhirnya melepaskan cekikan nya.
Selamat membaca.
jangan nagih lagi ya..hari ini aku udah update 2 chapter yang total katanya sama dengan 8 chapter. salam sayang semuanya.
__ADS_1
jangan lupa like anda komen. apalagi kalau di kasih kopi dan bunga uh tambah bikin semangat dech...ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¤ðŸ¥°ðŸ¥°ðŸ¥°