Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
satu kamar.


__ADS_3

"Ini nona hanfu nya." ucap pelayan menyerahkan hanfu. Dan xiao xia pun mengambilnya.


"Terimakasih." ucap xiao xia tersenyum.


Setelah kaisar zhao membayar hanfu yang di beli, kini mereka mencari penginapan guna untuk mengistirahatkan tubuhnya nanti malam.


"Yang mulia." ucap Feng bertemu dengan kaisar zhao dengan membawa Phoenix yang bertengger di kepalanya.


"Carilah penginapan." ucap kaisar Zhao.


"Baik yang mulia." ucap Feng.


Feng pun mencari penginapan untuk mereka bertiga. Sambil menunggu Feng mendapatkan penginapan xiao xia dan kaisar zhao berjalan jalan sebentar.


Setelah mendapatkan penginapan Feng menghampiri kaisar zhao dan xiao xia.


"Yang mulia semua nya sudah siap." ucap Feng.


"Baiklah." ucap kaisar Zhao.


"Mari yang mulia." ucap Feng


Feng mengantarkan kaisar Zhao dan xiao xia menuju penginapan dimana nanti malam mereka akan beristirahat. Feng memesan dua kamar atas perintah kaisar Zhao. Satu kamar untuk Feng dan satu kamar untuk kaisar Zhao dan xiao xia. Bukan kah kaisar zhao licik 😁😁


"Silahkan tuan ini kamar nya dan yang satu lagi di sebelah sini tuan" ucap pelayan yang mengantarkan mereka.

__ADS_1


"Em.." ucap kaisar Zhao.


"Terimakasih tuan." ucap Feng sedangkan xiao xia hanya diam saja.


Setelah pelayan tadi pergi xiao xia bertanya di mana kamar untuk nya.


"Kamar ku yang mana ?." tanya xiao xia.


"Ini kamar mu dan yang itu kamar nya." ucap kaisar Zhao menunjuk Feng.


"Kamu ?." tanya xiao xia.


"Tentu saja aku dengan mu sayang." ucap kaisar zhao menarik tangan xiao xia masuk kedalam kamar nya.


"E..eee....ee..Kenapa kau menarik ku, dan kenapa kau bilang ini kamar kita ?." ucap xiao xia.


"Bukan kah ini memang kamar kita dan bukan kan kau akan menjadi permaisuri ku." ucap kaisar zhao.


"Apa apan kau ini jangan macam macam ya." ucap xiao xia menutup dadanya dengan tangan.


"Apakah kau ingin aku melakukan sesuatu ?." ucap kaisar nya berbicara di telinga xiao xia.


Xiao xia yang merasakan hembusan nafas kaisar Zhao tubuhnya meremang wajah nya merona.


"Dasar mesum." ucap xiao xia mendorong tubuh kaisar zhao sedangkan kaisar zhao bukan nya marah malah terkekeh melihat reaksi xiao xia

__ADS_1


"Aku mesum hanya kepada mu sayang." ucap kaisar Zhao sambil memperlihatkan senyum jahilnya


"Apa apaan laki laki ini kenapa selalu saja bikin aku deg degan." ucap xiao xia dalam hati


"Keluarlah aku akan mandi dulu." ucap xiao xia.


"Kenapa harus keluar, kalau kamu ingin mandi ya mandilah sayang." ucap kaisar Zhao santai dan duduk di kursi yang sudah di sediakan di dalam kamar


"Bagaimana mau mandi sedangkan kamu ada di kamar ini ?" ucap xiao xia.


"Kamu takut aku mengintip mu ?." ucap kaisar Zhao.


"Tentu saja." ucap xiao xia.


"Mandilah aku tidak akan mengintip mu, kalau pun aku mau aku bisa melakukan nya sekarang kenapa harus repot repot mengintip mu." ucap kaisar zhao.


"Kau..." ucap xiao xia.


"Mau mandi atau aku akan melakukannya sekarang ?." ucap kaisar zhao.


Xiao xia yang mendapat ancaman itu cemberut dan berjalan menuju tempat mandi namun sesekali dia melihat kebelakang takut kaisar zhao mengintip nya.


"Awas kalau mengintip." ancam xiao xia.


Kaisar Zhao yang mendapat ancaman hanya tersenyum memandang arah xiao xia masuk ke tempat pemandian.

__ADS_1


Selamat membaca 🤗🤗🤗


Jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2