Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
kejahilan kakek lingxi


__ADS_3

setelah xi kai menyampaikan perintah dari kaisar iblis kepada raja tengkorak untuk mengerahkan seluruh pasukannya untuk menyerang manusia.


raja tengkorak serta pasukannya siap untuk menyerang manusia. mereka menuju kekaisaran shang yang memiliki kekuatan terlemah di antara kekaisaran lainnya.


"semua pasukan ku mari kita bantai para manusia itu." ucap raja tengkorak kepada pasukannya.


kini pasukan yang di bawa oleh raja tengkorak sudah berada di kekaisaran Shang yabg pertama mereka datangi adalah daerah terpencil di kekaisaran itu, karena masyarakat di daerah terpencil itu hanya memiliki kultivasi rendah bangsa iblis itu dengan mudahnya membantai para manusia.


di tempat lain kakek lingxi Chen yang merasakan aura para iblis yang tak jauh dari kekaisaran ini merasa bahwa bangsa iblis sudah siap menunjukkan taringnya. kakek lingxi pun bergegas menemui xiao xia.


setalah sampai kakek tua yang melihat xiao xia dengan tidur kebonya mendesah pasrah.


kakek lingxi mendapat sebuah ide untuk membangunkan xiao xia tersenyum menyeringai, entah kenapa dia ingin sekali kali menjahili xiao xia.


"kebakaran.......kebakaran......." teriak kakek lingxi.


"kebakaran..... kebakaran.....dimana kebakaran." ucap xiao xia panik sambil melompat dari tempat dia tidur semula masih dengan mata sayu, rambut acak acakan dan air liur di pipinya.


kekek lingxi yang melihat tidak bisa menahan tawanya.


"ha....ha...ha...ha..." tawa kakek lingxi memegang perutnya.


"mana kebakarannya." ucap xiao xia mengerutkan alisnya.


kakek lingxi yang belum bisa berhenti tertawa membuat xiao xia bingung.

__ADS_1


"tidak ada kebakaran." ucap kekek lingxi.


"terus." ucap xiao xia.


"aku hanya ingin melihat seorang wanita bar bar yang sedang panik ternyata kau sangat lucu." ucap Kekek lingxi masih menahan tawa.


"jadi kau mengerjai ku." ucap xiao xia mengerutkan keningnya.


"bisa di bilang begitu." ucap kakek lingxi santai.


ucapan kakek lingxi membuat darah xiao xia naik di kepalanya bagaikan ada asap yang mengepul. xiao xia mengepalkan tangannya siap meninju kekek lingxi.


"kaaaaaaaaauu......" ucap xiao xia mengepal dan meninju kakek lingxi sehingga membuat kakek lingsi terbang di atas awan kerena tinju dahsyat xiao xia 😂😂


setelah menerbangkan kakek lingxi xiao xia menepuk nepukkan tangannya.


heh....siapa suruh kau berani membuat xiao xia marah. itulah akibatnya telah berani membuatku kesal." ucap xiao xia sendiri.


setelah itu xiao xia mencari mata air untuk nya membersihkan diri. setelah selesai xiao xia nampak cantik dengan pakaian yang dia gunakan.



karena perjalan ini mungkin dia akan bertemu dengan musuh atau hewan spirit lainnya dia bermaksud menggunakan pakaian yang mudah ia kenakan bila melakukan pertarungan.


kakek lingxi yang melihat xiao xia sudah siap untuk melanjutkan perjalanannya berbicara kepada xiao xia.

__ADS_1


"gadis tengil perjalanan ini tidak akan semudah yang kita bayangkan banyak rintangan yang akan menghampiri mu. mulai sekarang kamu harus cepat meningkatkan kultivasi mu hingga mencapai tahap immortal, karena musuh mu yang sebenarnya sudah mulai menunjukkan taringnya." ucap kakek Lingxi.


"apakah harus secepat itu, akukan hanya manusia biasanya mana bisa secepat itu harus menembus tahap immortal." ucap xiao xia.


"intinya di saat umur mu 17 tahun kau sudah harus mencapai tahap immortal." ucap kakek Lingxi


"kenapa kau memaksa ku. harus dan harus lagian aku sama sekali tidak memiliki musuh seperti apa yang kamu bilang." ucap xiao xia.


"kata siapa kamu tidak memiliki musuh. malahan musuh mu ini sangat lah kuat, jika kau malas meningkatkan kekuatan mu kau akan menjadi makanan santapan mereka." ucap kakek Lingxi.


mendengar ucapan kekek lingxi yang akan menjadi santapan mereka fikir xiao xia apakah mereka raksasa.


"apakah mereka memakan daging manusia." tanya xiao xia.


"anggap saja begitu." ucap kakek tua enteng.


mendengar itu xiao xia merinding dia membayangkan tubuhnya di cincang dagingnya di lepas dari tulangnya membuat dia bergidik ngeri, dia pun menggeleng gelengkan kepalanya berucap dalam hati tidak...tidak...aku tidak ingin menjadi santapan mereka.


kakek tua yang melihat xiao xia menggeleng gelengkan kepala nya tersenyum kecil. kekek lingxi menjitak kening xiao xia untuk menyadarkannya.


"apa yang kau pikirkan . ayo kita lanjutkan perjalanan panjang kita." ucap kakek Lingxi dan di angguki xiao Xia.


selamat membaca 🤗


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2