Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
informasi dari seorang pemuda


__ADS_3

di kekaisaran xia kaisar Zhao selalu uring uring setelah mengetahui xiao xia pergi meninggalkan istana.


"yang mulia" ucap Feng


"apakah sudah menemukan nya." kaisar Zhao bertanya.


"maaf yang mulia hamba belum menemukan nona xiao." jawab Feng


"kemana dia pergi. gadis nakal itu selalu membuat ku khawatir." ucap kaisar Zhao.


"nona xiao seperti hilang di telan bumi hamba sudah mencarinya di seluruh kekaisaran xia namun hasilnya nihil yang mulia." ucap Feng.


"atau xiao Meimei di tangkap atau sudah di bunuh oleh musuh yang mulia." ucap Xing Yun.


"seperti nya tidak. dia baik baik saja karena aku menempatkan aura ku di anting nya. kalau terjadi sesuatu dengan nya pasti aku akan merasa kan nya." ucap kaisar Zhao.


"tapi entah kenapa setiap kali aku merasakan aura nya tiba tiba hilang seperti ada yang menyembunyikan aura gadis nakal itu." ucapnya lagi.


"apa nona xiao xia bersama orang yang sangat kuat yang mulia. sehingga kita susah menemukannya" tanya Feng.


"entah lah aku juga tidak tahu. tapi sepertinya ilmu nya lebih tinggi dari ku." ucap kaisar Zhao.


kaisar Zhao sekarang berada di tahap immortal tahap 5 jadi ia termasuk orang terkuat di dataran Beijing di antara lima kekaisaran besar.


******


di kekaisaran shang bagian barat semua penduduk di desa itu telah di bantai habis oleh para iblis salah satu pemuda yang selamat dapat melarikan diri menuju istana kekaisaran Shang untuk melapor kan apa yang terjadi di desanya dengan luka yang cukup parah.

__ADS_1


uhuk..uhuuuk...orang itu terjatuh di depan penjaga gerbang.


"apa yang terjadi." tanya seorang penjaga yang melihat


"hamba ingin bertemu dengan yang mulia." ucap pemuda itu dengan menahan sakit di tubuhnya.


"cepat beritahu yang mulia." penjaga menyuruh salah satu temannya.


penjaga itu berlari menuju dimana kaisar Yuan berada.. kaisar Yuan yang berada di gazebo dengan pengawal pribadinya menikmati teh sore hari.


"ampun yang mulia." ucap penjaga memberi hormat


"ada apa." tanya kaisar Yuan.


"ada seorang pemuda yang terluka parah ingin menemui anda yang mulia." penjaga itu melapor.


"kenapa pemuda yang terluka parah ingin menemui yang mulia." ucap Wen bertanya.


"baiklah bawa pemuda itu di ruangan ku." ucap kaisar Yuen.


"baik yang mulia hamba undur diri." ucap penjaga berpamitan.


setelah melapor penjaga itu berlari menemui pemuda itu di pintu gerbang depan.


"bawa dia menemui yang mulia." ucap penjaga kepada temannya.


kini mereka berdua memapah pemuda itu untuk menemui pemuda itu. setelah sampai di ruangan yang di maksud pemuda itu memberi hormat.

__ADS_1


"hormat hamba yang mulia uhuuk....uhuuuk.." ucap pemuda sambil berbatuk.


"panggilkan tabib untuk memeriksanya." perintah kaisar Yuen memerintah penjaga...tak lama setelah penjaga itu pergi kini dia membawa seorang tabib yang tak lagi muda. tabib memeriksa pemuda itu dengan teliti..setelahnya tabib memperban tubuhnya yang terdapat luka..


"sudah yang mulia." ucap tabib


"trimakasih tabib." ucap kaisar Yuan.


"sudah tugas hamba yang mulia kalau, begitu saya undur diri yang mulai." pamit tabib


"ya silahkan." ucap kaisar Yuan


setelah tabib itu pergi pemuda itu mencoba untuk duduk.


"mari saya bantu." ucap Wen membatu


"trimakasih tuan." ucap pemuda


apa yang terjadi dengan mu kenapa kau sampai terluka cukup parah." tanya kaisar Yuan


"maafkan hamba yang mulia sebelumnya telah mengganggu waktu yang mulia. saya adalah seorang warga desa Dieng desa kami mendapat serangan iblis yang mulia. semua warga di bunuh habis hamba berhasil selamat dan melarikan diri. hamba ingin memberitahukan kepada yang mulia bahwa para iblis itu tidak akan berhenti sampai disini saja yang mulia. mereka ingin meratakan kekaisaran ini yang mulia..uhuuuk...uhuuuk..." ucap pemuda itu panjang


"iblis.." kaisar Yuan mengernyitkan keningnya.


"apakah para iblis ingin memulai perang ...Wen kirim berita ini kepada seluruh kekaisaran di Beijing ini untuk membahas masalah ini..aku takutnya bukan kekaisaran kita saja yang akan di serang oleh mereka." ucap kaisar Yuan.


"baik yang mulia." ucap Wen meninggalkan kaisar Yuan

__ADS_1


selamat membaca 🤗🤗🤗


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2