Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
perjalanan menuju hutan cahaya


__ADS_3

wen memberikan informasi kepada kekaisaran yang ada di dataran Beijing tentang adanya penyerangan dari iblis.


kekaisaran Han.


"yang mulia ada surat dari kekaisaran shang untuk anda yang mulia seperti nya ini penting." ucap Rui pengawal pribadi kaisar xiuhuan menyerahkan gulungan..


ya putra mahkota xiuhuan atau tunangan xiao Xia yang telah menikah dengan Lian xing sekarang sudah menjadi kaisar setelah satu tahun xiao xia pergi dari kediaman jendral Choe.


kaisar xiuhuan membuka gulungan itu di baca dengan seksama dan tutupnya kembali.


"serangan iblis. apakah mereka ingin menyerang manusia." ucap kaisar xiuhuan.


"apakah kekaisaran shang sudah mendapatkan serangan itu yang mulia." tanya Rui


"ya dari informasi yang di berikan mereka sudah mendapatkan serangan itu." ucap kaisar xiuhuan.


"kumpul kan semua para mentri dan jendral kita akan akan membahas ini." perintah kaisar xiuhuan.


"baik yang mulia." ucap Riu


******


di kekaisaran song Sheng dan Xia mereka semua juga melakukan rapat pembahasan tentang penyerangan yang di lakukan bangsa iblis.


*******


masih di hutan ilusi


seorang gadis sedang membakar ikan untuk nya makan setelah matang dia pun menaruhnya di atas daun pisang.


"huuuuh...huuuuh...huuuuh. meniup

__ADS_1


panas...panas...panas..." xiao xia kepanasan.


"sudah tau panas masih saja di makan." ucap kakek Lingxi.


"aku ini sudah kelaparan kalau perut ku tidak di isi aku bisa pingsan..mau kamu menggendong ku." ucap xiao xia.


"cih..siapa yang juga yang mau menggendong mu." ucap kakek Lingxi.


xiao xia melanjutkan makan nya setelah selesai.


"selanjutnya kita akan kemana." tanya xiao xia.


"em.." kakek Lingxi berfikir.


"jangan lama lama perfikirnya." potong xiao xia.


"bagaimana kalau kita cari hutan cahaya dulu untuk memulangkannya." kakek lingxi menunjuk peri kecil.


peri kecil yang mendengar berbicara.


"aaa....iii...e....OOO..uuuu.." peri itu berbicara.


"oh tuhan sungguh aku tak mengerti bahasanya ." xiao xia menepuk jidat.


"apa kau tidak bisa menulis seperti kemaren." tanya xiao xia peri itu mengangguk.


peri kecil itu menulis tulisan agar kakek lingxi dan xiao xia tau.


"jadi kalau kita ke gunung wuya kita melewati hutan cahaya." tanya xiao xia dan di angguki peri kecil.


"kenapa aku tidak tau padahal aku pernah ke gunung wuya tapi kenapa tidak melewati hutan itu." fikir kakek lingxi.

__ADS_1


"karena kau tidak beruntung." ucap xiao xia. kakek lingxi yang mendengar mendengus kesal. sedangkan peri kecil tertawa terbahak bahak memegang perutnya.


"kau menertawakan ku." ucap kakek Lingxi kesal sambil menunjuk peri kecil. peri yang di tunjuk pun langsung diam.


"dalam hati " awas kau kalau kekuatan ku sudah kembali akan ku cadikan kau rempeyek".


"kau mengumpat ku." ucap kakek Lingxi. peri kecil menggelengkan kepalanya.


"sudah sudah ayo kita pergi..jadi kita harus ke arah mana." tanya xiao xia. peri kecil itu pun menunjukkan arah jalan menuju hutan cahaya.


satu hari perjalanan


"apakah masih jauh. aku lelah ingin istirahat." tanya xiao xia


"begitu saja kau sudah mengeluh." ucap kakek Lingxi


"hei..aku ini manusia biasa ya bukan wonder woman. jadi wajar kalau aku merasa lelah." ucap xiao xia kesal bersedekap.


"apa itu wonder woman." tanya kakek lingxi dan peri kecil mengangguk ingin tahu juga.


"apakah itu semacam dewa." tanya kakek lingxi penasaran.


"ya dia dewa yang membawa tongkat seperti sabit panjang dia juga suka menolong orang orang yang sekarat dan akan mati kemudian membawanya pergi ke tempat yang sudah dia siapkan." ucap xiao xia.


"berarti dia sangat baik aku mau di ajak nya." ucap kakek Lingxi.


"ya nanti akan aku bilang bila aku melihatnya." ucap xiao xia. namun dalam hati " ikut saja sana ke malaikat pencabut nyawa aku akan senang karena kau tidak akan menganggu ku terus..." gerutunya dam hati


selamat membaca 🤗


jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2