Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
Danau tujuh rupa


__ADS_3

Setelah kaisar Zhao pergi hati xiao xia merasa seperti kehilangan sesuatu.


"Sudahlah, dia itu kan kaisar pasti banyak sekali urusan nya, jangan bersedih begitu. Kau seperti bukan xiao xia yang aku kenal." ucap kakek Lingxi.


"......." xiao xia hanya melirik kakek Lingxi.


"Setelah ini kita kemana?." tanya xiao xia.


"Kita lanjutkan saja perjalanan kita." ucap kakek Lingxi.


"Baiklah." ucap xiao xia berjalan keluar dari tempat itu.


Setelah cukup sepi xiao xia menyuruh Phoenix untuk merubah tubuhnya menjadi besar dan membawa mereka.


Mereka sekarang terbang di langit sambil memandangi pemandangan di bawah.


"Kita akan kemana kakek tua?." tanya Phoenix.


"Kedanau tujuh rupa." ucap kakek Lingxi.


"Em.. baiklah." ucap Phoenix mempercepat laju terbang nya.


Xiao xia hanya diam karena merindukan kaisar zhao. Baru beberapa menit saja di tinggal sudah rindu Xia Xia 🤦🤦


Cukup lama perjalanan mereka akhirnya telah sampai di sebuah danau yang sangat indah.



"Waaaaah indah sekali.." ucap xiao xia


"Apakah kamu suka?." tanya Kakek Lingxi.


"Ya aku suka, ini sangat indah." ucap xiao xia.

__ADS_1


"Baiklah ini akan menjadi tempat kamu berkultivasi, segeralah tingkatkan kultivasi mu." ucap kakek Lingxi.


"Em..baiklah" ucap xiao xia.


Xiao xia duduk di sebuah batu dengan sikap lotus nya, Namun sebelum itu dia meminum pil buatannya agar mempercepat dia menerobos. Xiao xia memejamkan matanya merasakan aura alam yang mengalir ke tubuhnya.


Kakek lingxi dan phoenix dengan setia menunggu xiao xia berkultivasi. Dua hari dua malam xiao xia masih melanjutkan kultivasinya.


"Apakah dia akan menerobos kali ini?." tanya Phoenix.


"Entah lah, ku harap dia bisa menerobos kali ini." ucap kakek Lingxi.


"Sebenarnya ada sesuatu apa dalam tubuh Xia. Waktu aku bertarung dengan nya dulu, aku seperti tertekan oleh kekuatan yang sangat besar." tanya Phoenix.


"Setelah dia menerobos kamu akan tahu kekuatan apa yang ada di tubuh gadis itu." ucap kakek Lingxi.


Mereka mengobrol cukup lama dan tiba tiba telinga mereka mendengar suara ledakan dari tubuh xiao xia.


Duuuar...Duuuuar... Dua ledakan beruntun yang artinya xiao xia berhasil menerobos hinga tingkat immortal tahap 2.


"Lihat lah kau tidak seperti seorang gadis yang sopan." ucap kakek Lingxi.


"Biarkan, aku ini lagi senang karena bisa menerobos. Dan kau.. selalu membuat mood ku jadi berantakan." ucap xiao xia kesal.


"Ha...Ha ..Kalian itu kalau lagi bersama kenapa seperti kucing dan tikus selalu berantam." ucap Phoenix.


"Siapa yang kau bilang kucing dan tikus?." ucap kakek Lingxi dan xiao xia bersamaan berada di depan wajah phoenix.


"Eee....ee....bukan begitu maksud ku." ucap Phoenix takut sambil mengalihkan pandangan nya.


"Dasar"..Buuk..Buuk. Xiao xia dan kakek lingxi meninju kepala Phoenix hingga pusing.


🤕🤕🤕🤕🤕 Phoenix

__ADS_1


"Aku ini bukan kucing maupun tikus namun aku ini singa betina ha..ha...ha... Jadi jangan sekali kali membaut ku marah." ucap xiao xia tertawa sambil berkacak pinggang.


Melihat itu kakek lingxi dan Phoenix saling pandang dan tersenyum menyeringai.


"Ya...ya...kau ini memang singa betina. Salam hormat ku singa betina." ucap mereka berdua kompak.


"Aku terima salam kalian..." ucap xiao xia bangga.


Sedangkan kakek Lingxi dan Phoenix menahan tawa karena xiao xia mau di panggil singa betina.


Beberapa menit kemudian.


"Apa yang kalian bilang tadi?." ucap xiao xia.


"Em tidak ada." ucap mereka berdua kompak.


"Seperti nya aku tadi mendengar kalian menyebutku singa betina." ucap xiao xia berfikir.


Dan lama berfikir.


"Kurang ajar kalian." ucap xiao xia mengejar mereka berdua.


Melihat hal itu mereka berdua lari dengan cepat. Namun bodohnya mereka bukan nya terbang malah lari kesana kemari karena kejaran xiao xia.


Dan akhirnya


Buuukk....Buuukk...Bukkk. Pukulan dari kepalan tangan xiao xia mendarat di kepala mereka berdua.


🤕🤕🤕🤕kakek lingxi


🤕🤕🤕🤕 Phoenix


"Huuuuh...itu lah akibatnya berani mengatai ku singa betina." ucap xiao xia meniup kepalan tangan nya.

__ADS_1


Selamat membaca 🤗🤗🤗


Jangan lupa like and komen 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2