
"aura apa ini, kenapa bisa keluar dari tubuh xia?" ucap kaisar zhao
bukan hanya kaisar zhao yang merasakan aura itu, naga bersayap pun ikut merasakannya, dan tertekan dengan aura yang di keluarkan oleh xiao xia.
"siapa gadis ini?. kenapa dia memeliki aura yang sangat kuat dan mampu menekan ku. sepertinya musuhku ini bukan lah orang sembarangan, aku harus lebih berhati hati" ucap naga bersayap dalam hati
xiao xia menatap tajam naga bersayap itu, dan hal itu membuat naga bersayap takut..
"tatapan itu kenapa membuat ku gemetar." ucap naga dalam hati
kebocoran uara yang sangat besar dari dalam tubuh xiao xia, membuat seluruh pendekar yang ada di sana tertekan, ada yang yang sudah pingsan dan ada yang masih bertahan.
"tekanan apa ini, sungguh sangat besar. aku sampai tidak bisa bernafas." ucap salah satu pendekar.
xiao xia terbang menuju naga bersayap, dengan membawa sebuah pedang yang di selimuti api merah.
"kau sungguh membuat ku marah, apa susahnya kau mengalah kepada ku. dan mengizinkan ku mengambil darah mu." ucap xiao xia menyerang naga terbang.
sreeeet.....sreeeeet.....tebasan demi tebasan xiao xia layangkan agar melukai naga terbang.
"apa?, kau ingin aku mengalah. dan setelah itu kau mengambil darah ku. apakah aku segila itu manusia, menyerahkan nyawa ku untuk kau ambil darah nya." ucap naga bersayap.
"aku kan hanya meminta darah mu, kenapa seolah olah aku akan membunuh mu." ucap xiao xia masih menyerang.
"bukan kah dengan mengambil darah ku, cara satu satu nya kau harus membunuh ku. aku tidak bodoh dasar gadis tengil." ucap naga terbang kesal.
__ADS_1
"kalau begitu tak ada cara lain selain membunuh mu." ucap xiao xia melemparkan bola api yang sangat besar.
wuuuuuuus.......duaaaaaaaar..
"kurang ajar." ucap naga bersayap yang berhasil menghindar.
mereka semua ikut membantu xiao xia mengalahkan naga bersayap.
merasa frustasi karena tidak bisa mengalahkan naga itu. xiao xia berfikir sejenak.
"kenapa susah sekali mengalahkan nya, kenapa naga ini seperti tidak memiliki kelemahan atau rasa lelah., ahkkk aku bisa gila...berfikir berfikir xia, ayo berfikir." ucap xiao xia dalam hati.
"sayang kamu sedang berfikir apa?." tanya kaisar zhao.
"bagaimana kalau kita cari kelemahan nya." ucap kaisar zhao.
"tapi apa kelemahan nya." ucap xiao xia.
"aku akan mencari, tapi kamu harus mengalihkan nya." ucap kaisar zhao.
"baiklah." ucap xiao xia.
xiao xia menyerang kembali naga bersayap, lebasa demi tebasan dan ledakan xiao xia arah kan ke naga bersayap itu.
kini xiao xia terkena serangan naga bersayap itu.
__ADS_1
uhuuk...uhuuk...xiao xia terbatuk.
"sayang." teriak kaisar zhao.
"xiao." kakek shui yun berteriak.
tak lupa dengan phoenix dan kakek lingxi mereka bedua juga berteriak, melihat xiao xia terluka.
kaisar zhao sungguh sangat marah. kaisar zhao menghampiri xiao xia yang terluka.
"aku akan mumbunuh mu. beraninya hewan rendahan seperti mu menyakiti wanita ku." ucap kaisar zhao marah.
xiao xia yang melihat kemarahan kaisar zhao menyentuh pipinya.
"kendalikan diri mu. aku tidak ingin mereka semua melihat siapa diri mu." ucap xiao xia.
"tapi sayang." ucap kaisar zhao.
"........, aku tidak apa apa babe." ucap xiao xia menenangkan kaisar zhao.
"baiklah." ucap kaisar zhao.
sebenarnya kaisar zhao sangat mudah membunuh naga bersayap, hanya saja dia harus berubah ke bentuk iblis nya yang sudah mencapai ilahi.
beda saat dia menjadi kaisar zhao kultivasi nya hanya mencapai immortal tingkat 8 saat ini.
__ADS_1