Xiao Xia Putri Jendral Perang

Xiao Xia Putri Jendral Perang
Alasan Konyol


__ADS_3

Perdebatan mereka yang tidak berfaedah hanya tentang masalah tempat duduk akhirnya berakhir. Dan Kaisar Zhao mengalihkan pembicaraan nya..



"Kamu hari ini nampak lebih cantik." ucap Kaisar Zhao


Mendengar ucapan kaisar Zhao, bukannya senang tapi ia malah kesal.


"Apakah maksud mu kalau sebelumnya aku ini jelek?" tanya Xiao xia menatap tajam Kaisar Zhao.


Kaisar zhao yang mendapat tatapan tajam dari Xiao xia hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Bukan begitu maksudku, maksudku kamu hari lebih cantik."ucap kaisar Zhao panik


"Jadi benar, kalau sebelumnya aku ini memang jelek?" ucap Xiao xia.


"Aduh salah lagi." ucap kaisar Zhao.


Feng dan Xing yun yang melihat dari kejauhan tertawa geli melihat kaisar Zhao yang merasa serba salah.


Kaisar Zhao tahu kalau mereka berdua tengah menertawakannya


"Awas saja kalian, akan ku buat kalian menjadi perkedel setelah ini." ucap Kaisar Zhao dalam hati.


Sedangkan Feng dan Xing Yun tiba tiba punggung nya merasa sangat dingin.


"Bukan begitu, sebelum nya kamu sudah cantik. Tapi hari ini kamu lebih lebih cantik." ucap Kaisar Zhao.


"Memang nya kau baru tau kalau aku ini memang cantik? Aku ini memang selalu cantik tahu." ucap Xiao xia percaya diri sambil memukul bahu kaisar Zhao.


Pengawal yang melihat hanya bisa membatin dan menghela nafas.


"Ah ..putri, anda sungguh sangat sangat berani memukul Yang Mulia. Apa jadinya jika itu wanita lain, mungkin wanita itu akan di cincang habis habisan oleh Yang Mulia" batin mereka.

__ADS_1


"Kau sungguh percaya diri sekali." ucap kaisar Zhao dan menarik tubuh Xiao Xia dalam dekapan nya.


"Hei...Apa yang kau lakukan, lepasin tidak." ucap Xiao xia memberontak.


"Aku hanya ingin memeluk gadis ku yang cantik ini." ucap Kaisar Zhao.


"Siapa yang gadismu?" ucap Xiao xia mencubit perut kaisar Zhao.


Merasakan cubitan keras di perut nya, kaisar Zhao menatap Xiao xia.


"Kau berani mencubit ku?" tanya kaisar Zhao.


"He..He..He.... Maaf." ucap Xiao xia mengelus elus perut kaisar zhao.


"Berani nya kamu menyentuh perut ku." ucap kaisar Zhao.


"Aaah.... salah lagi salah lagi." ucap Xiao xia kesal.


"Aku kan sudah minta dan juga sudah menghilangkan rasa sakit di perut mu." ucap Xiao xia meminta maaf.


"Memancing, memancing apa? Dan apakah aku harus bersujud di kaki mu agar kau memaafkan aku? Tapi maaf, itu tidak akan pernah ku lakukan." ucap Xiao xia cemberut


Sebenarnya Kaisar Zhao sama sekali tidak marah, dia hanya ingin mengerjai Xiao xia saja


"Kau itu sungguh gadis keras kepala ya" ucap kaisar Zhao


".........." Xiao xia tidak menjawab ia masih saja cemberut.


kakek tua yang melihat Xiao xia merajuk dan dengan tidak sopan nya berbicara kepada kaisar, akhirnya dia keluar dan memukul kepala xiao xia.


"Aduh." ucap xiao xia.


"Kau itu sungguh berani sekali dengan seorang kaisar, jagalah ucapan mu jika berbicara dengan nya. Apa kau ingin kepala mu meninggalkan leher mu karena ketidak sopanan mu?" ucap kakek tua.

__ADS_1


"Dasar kakek tua jelek, sialan. Pergi kau dari sini jangan menggangguku." ucap Xiao xia marah mengusir kakek tua.


Sedang kan kaisar Zhao dan para pengawal yang mendengar gumaman Xiao xia menepuk jidatnya.


"Sungguh berani sekali putri kepada Yang Mulia."


"Apakah wajah ku ini memang jelek seperti kakek tua?" ucap kaisar dalam hati.


"Apakah kau mengusirku?" ucap kaisar Zhao


Sadar akan kesalahan nya Xiao xia menjadi salah tingkah.


"Ha..Ha...Ha...Bukan bukan seperti itu, maksud ku........." ucap Xiao xia salah tingkah


"Dasar kakek tua sialan, lihat lah jadinya dia salah paham seperti ini kan. Oh Tuhan.... Bagaimana jika kepalaku benar benar meninggalkan leherku ini karena berani mengusir nya." ucap Xiao xia dalam hati sambil memegang lehernya


"Apakah lehermu sakit?" tanya kaisar Zhao yang melihat Xiao Xia memegangi lehernya.


"Tidak tidak, aku hanya keselek kulit durian tadi, ya kulit durian......Hingga efek nya masih terasa saat ini He...He...He..." ucap Xiao xia mencari alasan. Tapi alasan yang di berikan sungguh terdengar sangat konyol.


"Ah... mana ada aku keselek kulit durian, dasar mulut bocor." batin Xiao xia


"Oooo....kulit durian." Gumam kaisar Zhao lirih namun tidak paham.


.


.


.


Autor aja tidak paham apalagi kamu kaisar Zhao


Selamat membaca 🤗

__ADS_1


Semoga suka dan terhibur.


__ADS_2