
setelah makan malam mereka semua kembali ke kamar mereka masing masing sedangkan kaisar zhao dan Feng menuju meja kerja nya karena pekerjaan nya yang masih menumpuk.
xiao Xia berada di kamarnya di temani kakek tua.
"kapan kita akan keluar dari sini." tanya xiao xia kepada kakek tua.
"tunggu sebentar lagi apa kau sudah menyiapkan bubuk bius untuk mereka." ucap kakek tua.
"sudah semua sudah aku siapkan tinggal kita pergi dari tempat ini aku tidak ingin menunda Nunda lagi." ucap xiao xia.
"berkultivasilah dulu untuk meningkatkan kekuatan mu. aku akan membangun mu jika waktunya sudah tepat." ucap kekek tua.
xiao xia duduk dengan sikap lotusnya untuk berkultivasi meningkatkan kekuatannya karena perjalan nya kali ini tidak akan mudah.
sudah dua jam xiao xia berkultivasi kekek tua yang melihat waktu menunjukkan untuk pergi meninggalkan istana kaisar zhao membangunkan xiao xia.
"bangunlah..kita sekarang harus cepat keluar dari sini." ucap kakek tua.
xiao xia membuka mata cantiknya dan mengangguk menyetujui ucapan kakek tua.
__ADS_1
"baiklah ayo kita berangkat." ucap kekek tua.
mereka berdua keluar dari kamar xiao xia melihat para penjaga xiao xia meniup bubuk bius itu dengan ilmunya.
melihat para penjaga yang pingsan xiao xia melanjutkan perjalanannya. hingga mereka sampai di pintu belakang yang hanya di jaga oleh 2 orang penjaga.
melihat itu xiao xia mencari ide. setelah mendapatkan ide dia mengambil batu kecil dan melemparkannya di semak semak. para penjaga yang mendengar suara dari arah semak mereka pun mencarinya. kesempatan itu tidak di sia siakan oleh xiao xia untuk pergi dari istana kaisar zhao...
xiao xia berhasil keluar dengan aman kini dia berjalan menyusuri hutan yang tak jauh dari kekaisaran xia..
"apakah kita akan bermalam disini kakek tua." ucap xiao xia bertanya.
"apa kau mau meninggalkan aku disini sendirian." ucap xiao xia dengan alis di satukan.
"bukan kah kau sangat berani." ucap kakek tua.
"berani pala mu." ucap xiao xia memukul kepala kakek tua. " kamu pikir aku ini seberani itu aku juga masih punya rasa takut tau." ucapnya lagi.
"ah kau memukul ku." ucap kakek tua mengusap kepalanya.
__ADS_1
" kamu kan memang wanita aneh mana ada punya rasa takut malahan orang yang melihat mu akan lari ketakutan." ucapnya lagi.
"kamu pikir aku ini setan apa.?." ucap xiao xia
"iya...setan jadi jadian." ucap kakek tua enteng
"kau sungguh sangat menyebalkan akan ku bunuh kau." ucap xiao xia mengejar kakek tua. kekek tua itu terbang meninggalkan xiao Xia
"hah....hah...hah ..." napas xiao xia tersengal sengal. " awas kau kalau tidak kembali akan ku jadikan sate diri mu." ucap xiao xia berteriak
xiao xia berjalan mencari tempat untuknya beristirahat dia menyusuri hutan gelap itu. matanya melihat sebuah gua yang tertutupi tumput menjalar. dia pun melangkahkan kakinya menuju gua itu.
xiao xia membakar rumput itu dengan elemen apinya..
wuuuuus.....semua rumput yang menutupi mulut gua terbakar.
"ini akan menjadi tempat istirahat ku malam ini." ucap xiao xia sendiri.
sebelum masuk ke gua xiao xia mencari kayu dulu untuknya membuat api unggun kecil untuk penghangat kan tubuh nya. setelah selesai dia masuk kedalam gua dengan membawa kayu yang di dapatnya, di tatanya kayu itu dan di nyalakan dengan elemen apinya.
__ADS_1
selamat membaca 🤗