
Xiao xia terus melangkah kan kaki nya sambil melihat sekeliling.
Lama mencari.
"Dimana sih tempatnya, aku merasakan hawa bunga itu di sekitar sini, namun kenapa tetap tidak ada😞😞." ucap xiao xia masih berjalan.
Namun tiba tiba kakinya terpeleset masuk ke sebuah lubang.
aaaaaaaaaa..........teriak xiao xia.
buuk.....xiao xia terjatuh di tanah.
"auu...aduuh sakitnya pantat ku, kenapa aku bisa jatuh juga sih, kan pantat ku jadi nya tepos bisa bisa membuat tubuhku tidak.menarik lagi." ucap xiao xia memggerutu
"eh...dimana ini?. " xiao xia melihat sekeliling.
dilihatnya tempat itu sangat indah banyak tumbuhan subur yang hidup di tempat itu.
"wah....sangat menakjubkan." ucap xiao xia.
kenapa ada tempat seperti ini disini?." fikir xiao xia.
mata xiao xia melihat sekeliling tempat itu, matanya menangkap sesuatu yang bersinar di sana, sebuah bunga berwarna putih.
"akhirnya aku menemukannya." ucap xiao xia senang.
xiao xia berjalan mendekati bunga kehidupan itu. namun sebelum tangan nya menyentuh bunga itu, seekor ular raksasa berdiri menghadang xiao xia sambil mendesis.
ssssstttt......suara desisan ular.(anggap saja seperti itu ya😂😂).
"ternyata ada yang mengganggu ku mengambil bunga ini." ucap xiao xia.
xiao xia mengeluarkan pedang apinya.
ssstttt .....ular itu menyerang xiao xia. xiao xia mengelak agar tidak terkena serangan ular itu, ekor ular itu di kibaskan nya ke arah xiao xia dan.
duuuuuaaaar......
"cukup main mainnya, sekarang aku akan bersungguh sungguh meladeni mu." ucap xiao xia.
perkelahian antara ular dan xiao xia terbilang cukup lama.
sreeeet.....sreeeet....sreeeeet.... suara tebasan pedang xiao xia.
duuuuuaaaaar.....hiyaaaa.....sreeeettttt....pedang xiao xia berhasil mengenai tubuh ular besar itu.
ssssstttt.... ular itu marah dan kembali menyerang xiao xia.
wuuuussss ....duaaaaar....
sreeeet.....sreeet...sreeeet......craaaaasss
pedang xiao xia berhasil memotong kepala ular itu.
"huuh...akhirnya selesai." ucap xiao xia menyeka keringat di keningnya.
xiao xia kembali menyimpan pedang nya. dan seletah itu dia berjalan mendekati bunga kehidupan, namun sebelum xiao xia mengambilnya. suara dalam fikirannya berkata.
__ADS_1
"ambil dan langsung gunakan, karena bunga itu tidak bisa di gunakan setelah beberapa menit kamu memetiknya.." ucap naga putih.
"jadi aku harus langsung menggunakannnya, tapi haruskah aku melakukan nya disini." ucap xiao xia.
"ya....disini cukup aman, gunakanlah sekarang."ucap naga putih.
"baik lah kalau begitu." ucap xiao xia.
xiao xia memetik bunga itu dan langsung membuatnya menjadi cairan putih bening menggunakan api alkemisnya. lama menunggu cairan itu pun kini telah selesai.
xiao xia meminum sedikit cairan dari bunga kehidupan dan sisanya akan ia bawa ke.alam bawah sadarnya. setelah itu ia memfokuskan fikirannya untuk masuk kedalam alam bawah sadarnya.
xiao xia membuka matanya dan kini sekarang dia sudah berada di alam bawah sadarnya. di lihatnya naga putih nesar sedang menatapnya.
"kau sudah membawanya?." tanya naga putih.
"em.. " xiao xia mengangguk.
"baiklah kita akan mulai sekarang." ucap naga putih..
xiao xia duduk tepat di bawah tubuh naga putih, dan membuka tutup botol kecil yang isinya cairan dari bunga kehidupan. setelah itu xiao xia mengeluar cairan itu dari botol dan mengarahkannya ke naga putih itu.
syuuut......cairan itu mengarah ke segel naga.
wuuuuss....tiba tiba angin kencang datang di sekeliling tempat itu. lama kelamaan segel itu mulai retak..
kraak...kraakk...dan duuuuuaaar....
segel ke empat itu telah pecah.
"teteskan darah mu ke arah segel kelima xia." ucap naga putih.
setelah darah itu menetes tepat di segel kelima. tubub xiao xia terasa panas dan sakit.
"aaaaaa......panaaasss.....sakiiit...." rintih xiao xia.
"tahan lah, itu proses bahwa kita akan menyatu dan terlepasnya segel itu." ucap naga putih.
xiao xia menahan rasa sakit yang amat luar biasa, tubuhnya terasa panas, tuluang nya terasa patah semua, darahnya terasa mendidih.
ssttttt......xiao xia menahan rasa sakit itu. terus dan terus menahan, keringat bercucuran keluar dari tubuhnya. naga putih memperhatikan xiao xia yang sedang menahan rasa sakit dengan diam dan tenang. namun itu lah ritual yang harus di rasakan tuan mereka jika ingin membangunkannya.
"pertahankan kesadaran mu, jangan sampai hilang. sebelum ini selesai jangan sampai kau tidak kuat menahan ini semua." ucap naga.
xiao xia yang mendengar harus mencoba tetap menahan sesadarannya agar tidak pingsan. menggigit bibir bawah dan mencekram pahanya agar tetap sadar.
aaaaaaa......karena sudah tidak sanggup merasakan rasa sakit yang luar biasa xiao xia berteriak dengan sangat keras.
sekitar dua jam xiao xia menahan rasa sakit yang luar biasa, segel kelima pun akhirnya pecah.
duuuuuuaaaaarrrr......
tepat segel itu pecah xiao xia pingsan karena sudah tidak bisa lagi menahan rasa sakit di tubuhnya.
segel yang menutupi tubuh naga putih akhirnya hilang beserta barirnya. naga putih membuka matanya pelan dan menatap sekeliling. dilihatnya ke arah bawah xiao xia sedang pingsan.
naga putih bergerak ke arah xiao xia. tubuh besar naga itu mendekat tepat di depan xiao xia.
__ADS_1
naga putih menghembuskan nafasnya ke arah tubuh xiao xia. xiao xia tiba tiba merasakan tubuhnya terasa hangat, dan setelah itu xiao xia membuka matanya. tepat dia melihat kepala naga yang sangat besar ada di hadapannya.
"aaaaaa....." xiao xia kaget dan berteriak.
"kenapa kau berteriak." ucap naga putih.
"kau mengagetkan ku. dan kenapa kau nampak lebih besar?." uca xiao xia.
"ini memang asli tubuh ku. sedangkan yang biasanya kau lihat itu, hanya bayangan yang aku buat." ucal naga putih.
"apakau sudah merasa baikan?." ucap naga putih.
"ya...tubuh ku terasa sudah pulih. aku merasakan hangat di dalam tubuh ku, seolah ada yang menyembuhkan rasa sakit yang tadi aku rasakan." ucap xiao xia.
"em..." naga putih mengangguk tanda dia mengerti.
"apakah aku berhasil?." tanya xiao xia.
"ya, dan setelah ini aku akan menyerahkan kan sedikit kekuatan ku untuk mu. jadi tahan lah." ucap naga putih.
"apakah aku harus menahan lagi, dan apakah itu akan sakit lagi?." ucal xiao xia frustasi.
"itu tidak akan lama xia, hanya sebentar jadi kamu harus bisa menahannya." ucap naga putih.
"baiklah." xiao xia pasrah.
"kenapa kau memasang wajah seperti itu. sungguh menjijikkan." ucap naga putih.
"aku hanya frustasi karena harus menahan rasa sakit lagi, apa kau tidak tahu rasanya tulang ku seperti patah dam darah ku mendidih, sungguh membuat ku tidak bisa melupakan." ucal xiao xia.
"ini tidak seperti tadi xia, tidak akan terlalu sakit." ucap naga putih.
"baiklah, ayo cepetan. aku sudah terlalu lama di gua itu, aku takut kakek tua dan phoenix khawatir karena aku terlalu lama." ucap xiao xia.
"baiklah." ucap naga putih.
xiao xia duduk bersikap lotus sambil memejamkan matanya. naga putih mengeluarkan kekuatan nya, di salurkannya ke tubuh xiao xia. hawa panas beserta hangat dan nyaman masuk dan mengalir kedalam tubuh xiao xia, cukup lama naga putih menyalurkan kekuatannya, karena merasa cukup naga putih menyudahinya.
"segini saja dulu, tubuh mu tidak akan kuat jika terlalu banyak menerima kekuatan ku, sekarang kita sudah bersatu, jika kau ingin memanggil ku tinggal sebut nama ku. dan sekarang kembalilah mereka pasti sudah menunggu mu. " ucap naga putih.
"apakah kau punya nama?." tanya xiao xia.
"tentu saja." ucap naga putih.
"siapa?." tanya xiao xia.
"Arlong." ucap naga putih.
"arlong, baiklah aku akan memgingatnya." ucap xiao xia dan setelah itu xiao xia kembali ke tubuh aslinya.
part ini aku panjangin ya dua chapter aku jadiin satu, karena kemaren tidak update jadi sekarang aku gabung.
**selamat membaca
jangan lupa selalu like and komen ya.
jika berkenan silahkan vote.😁😁😁
__ADS_1
selamat pagi dan selamat beraktifitas**.