Zuhra

Zuhra
Eps 1


__ADS_3

Tok


Tokk


Tokkk


"Zuhra Zuhra, nak bunda boleh masuk?" Ucap seorang wanita paruh baya.


"Iya bunda, masuk aja enggak di kunci kok!" jawab seorang gadis cantik.


"Eh sholehahnya bunda habis sholat duha yha nak? itu bunda cuman mau bilang, Zuhra sudah ditunggu ayah dimeja makan!"


"Iya bun, nanti zuhra kesana, bunda duluan aja." Jawab gadis itu yang ternyata bernama Zuhra.


.


Ruang makan


"Zuhra mana bund?" ucap seorang pria paruh baya, yakni ayah Abrisyam, Ayah Zuhra.


"Itu yah, tadi katanya ma..."perkatannya terpotong kala melihat putri kesayangannya datang.


"Pagi ayah, bunda,"


"Pagi nak! sini duduk sayang."


"Ya ayah," ucapnya sambil duduk seraya tersenyum cerah.


"Bunda, ayah, zuhra minta do'anya ya, supaya hari ini, hari pertama Zuhra kuliah, semuanya lancar."


ucapnya, karena memang hari ini adalah hari pertama dirinya memasuki dunia perkuliahan. Setelah melewati libur panjang akhirnya dia akan memulai masa - masa dimana dia akan memasuki jenjang perkuliahan. Dia baerharap semoga semuanya lancar!


"Iya nak ayah do'akan semoga Zuhra betah kuliah disana, dan semuanya lancar,aamiin do'a ayah selalu menyertaimu."


"Iya nak bener kata ayah, do'a ayah dan bunda selalu menyertaimu nak." ucap bunda May dengan mata yang berkaca - kaca, karena rasanya baru kemarin dia menggendong Zuhra kecil, dan sekarang Zuhranya sudah besar! dan sudah akan memasuki universitas.


"Terimakasih ayah, bunda," ucapnya, seraya berdiri memeluk kedua orangtuanya.


"Bunda ayah, Zuhra sayang kalian terimaksih karena sudah mendukung Zuhra, mensupport Zuhra, dan mengurus Zuhra dengan penuh kasih sayang!" lanjutnya.

__ADS_1


"Kamu tidak perlu berterimaksih, karena memang itu sudah tugas kami sebagai orang tua. Sudah- sudah makan yuk nanti kamu terlambat lho, ayah juga mau kekantor nih."


.


"Zuhra, ayah dan bunda punya sesuatu untuk kamu nak!" ucap ayah Abrisyam.


"Mmm sesuatu apa yah, bun?" tanyanya kebingungan.


"Ya nak ayah dan bunda punya sesuatu buat kamu bentar ya, pak Jo tolong bawa sini pak," ayah Abrisyam memanggil pak Jojo satpam rumahnya.


"Iya pak, ini sudah saya bawakan. Kalo gitu saya permisi ke depan pak, buk, mbak Zuhra."


"Silahkan buka dulu hadiahnya nak."


"Iya ayah," seraya membuka sesuatu besar yang ditutupi kain putih. "I-ini motor? dan ini buat Zuhra?" ucapnya kaget bercampur senang melihat motor matic berwarna ping!


"Iya nak itu buat kamu, biar ngga susah kalo mau berangkat kuliah!"


"Terimakasih ayah, bunda, ya sudah kalau begitu Zuhra berangkat ya yah, bun...! takutnya nanti kesiangan," ucapnya sambil melihat jam yang melingkar di pergelangan tanganya yang sudah menunjukan pukul 07: 15! Dan tak lupa juga dia mencium punggung tangan kanan kedua orang tuanya.


"Hay pingki ini aku Zuhra! semoga kamu nggak bandel ya ping hehe" ucapnya cengengesan.


Sontak ayah dan bundanya yang melihat itu hanya bisa mengulum senyum melihat kelakuan putri mereka.


 


Universitas Panca Buana.


"Alhamdulillah sampe," ucapnya senang sambil menaruh motor maticnya di parkiran khusus motor.


Saat akan melangkahkan kakinya ke dalam Universitas, benda pipih yang ada di dalam tasnya itu berdering! menandakan ada seseorang yang menelfonnya. dia pun segera mengambil benda tersebut dan mengangkatnya, ternyata yang menelfonnya adalah Citra! sahabatanya.


Citra calling


'Halo assalammualaikum Cit?'


'Waalaikum salam Zuhraaa, kamu tau nggak...? aku udah pulang dari paris lho!, dan sekarang aku udah ada di di di, ah ya di Universitas Panca Buana! kamu udah dimana?' cerocos Citra.


'Ihs bisa nggak sih ngomongnya pelan pelan aja, enggak usah teriak teriak, ini aku lagi ada di parkiran motor. kamu kesini aja aku tunggu yah! dah assalammualaikum.'

__ADS_1


'Oke waalaikum salam.'


......................


"ZUHRAAA"


Samar-samar Zuhra mendengar namanya disebut. dan benar saja dia melihat sahabatnya itu sedang berlari ke arahnya.


Dan brukkk!


Citra menubruk Zuhra.


"Zuhra aku kangen tau sama kamu, wuuu sahabat aku tambah cantik aja sii." Citra memeluk erat Zuhra.


"Iya Cit aku juga kangen sama kamu, dan tolong, lepasin pelukannya dulu, aku nggak bisa nafas"


"He he, sory"


"Nggak papa kok, oh ya kamu ngambil jurusan apa?"


"Hmm aku disuruh mama ngambil jurusan MB (manajemen bisnis)!"


"Oh ya...? sama dong kita, aku juga ngambil MB (manajemen bisnis) tapi kok muka kamu cemberut gitu?"


"Yha kamu kan tau, aku dari dulu ga suka sama yang namanya bisnis, tapi kata mama, aku harus masuk jurusan itu biar bisa ngelanjutin usaha mama nantinya, hmm tapi nggak apa-apa deh, asal ada kamu hehe," ucap Citra seraya bersemangat kembali.


"Nah gitu dong, semangat! yaudah yuk masuk!"


Namun Zuhra heran, saat Zuhra melangkahan kakinya menuju kelas, semua orang yang ada di sana menatapnya dengan ekspresi yang berbeda beda, apa lagi para cowok. dan samar samar ia dengar...


'Wih cewek mana tuh cakep bener'


'Beuh mantep tuh. Alim lagi keliatannya, nggak bakal selingkuh kalo dipacarin, ya nggak bro...?'


Itulah percakapan yang dia dengar!, namun dia abaikan dan tetap melanjutkan jalannya.


"Ra itu kenapa pada ngeliatin kita ya?, terutama cowok tuh. Eh tapi lebih tepatnya mereka ngeliatin kamu deh!"


"Udahlah Cit biarin aja. Mending kita nanya deh dimana kelas MB (manajemen bisnis)."

__ADS_1


Namun karena dia tidak terlalu fokus melihat jalan dan memang pikiranya sedang kalut entah kemana. Akhirnya dia menabrak seseorang yang entah siapa?


BRUKKK


__ADS_2