Zuhra

Zuhra
Eps 26


__ADS_3

^syukuri apa yang anda miliki, dan jangan menyerah apapun yang terjadi^


.


Ke esokan hari nya.


Zuhra mengendarai sepeda motor nya untuk pergi kuliah, saat di jalan dia melihat seorang nenek -nenek yang seperti nya ingin


menyebrang tapi dia kesusahan, lantaran banyak kendaraan yang berlalu lalang.


Dia pun turun dan menghampiri nenek tersebut.


"Assalamualaikum, nek"


"Waalaikum salam, cu"


"Mari saya bantu" Zuhra menggandeng lengan nenek tersebut, dan membantu nya menyebrangi jalanan yang padat.


"Terimakasih ya, cu"


" iya nek, kalo gitu saya pamit dulu, permisi " jawab Zuhra pergi dan menaiki motor nya, dia melajukan nya ke arah Universitas Panca Buana.


Nenek tersebut memperhatikan Zuhra sampai hilang dari pandangan nya.


"*Kamu anak yang baik, cu , semoga hidup mu selalu dalam kebahagiaan* " batin nenek tersebut.


.


Sesampai nya Zuhra di tempat kuliah, dia memarkir kan motor nya dan berjalan ke arah taman kampus, netra nya melihat ke arah kiri dan kanan, dia mencari keberadaan sahabat nya itu.


kemudian dia menemukan Citra yang sedang duduk sendirian di kursi taman paling pojok.


Dia pun menghampiri nya.


"Assalamualaikum, Cit"


"Waalaikum salam, Ra aku tunggu dari tadi lho"


"He he maaf ya Cit, yaudah yuk kita ke kelas"

__ADS_1


.


Usai kelas, Zuhra dan Citra langsung menuju ke area parkiran.


"Aku nebeng ya, sekalian ikut ke rumah kamu aja gimana? Aku nginep deh, he he"


"Ya boleh lah Cit, yaudah yuk"


Zuhra menjalankan motor nya dengan kecepatan sedang.


di depan dia mampir ke minimarket yang dekat dengan tempat kuliah nya.


"Mampir dulu ya Cit, aku mau beli minum dulu"


"Oke"


Zuhra melangkah kan kaki nya memasuki minimarket.


Dia mengambil dua botol air mineral, satu untuk diri nya, dan satu lagi untuk Citra.


Dia menuju kasir untuk membayar nya.


"Ini aja mbak?" tanya pelayan kasir


Setelah selesai Zuhra keluar dari minimarket dan menghampiri Citra yang duduk di bangku depan minimarket itu.


"Nih Cit"


"Thanks"


Setelah menghabiskan minumannya. Mereka melanjutkn perjalanan pulang yang sempat tertunda.


Setelah sampai di rumah Zuhra. Mereka langsung masuk dan membersihkan diri.


.


Citra melihat Zuhra yang sedang serius dengan pembicaraan telpon nya. Dia juga mendengar beberapa percakapan Zuhra.


"Iya pak Putra, maaf saya tidak bisa ke kantor hari ini, tolong nanti pak putra urus acara meeting dengan perusahaan X ya, iya pak, sekali lagi maaf ya...Saya sudah banyak merepot kan bapak. Waalaikum salam"

__ADS_1


"Aku salut sama kamu Ra, kamu harus kuliah, mengurus urusan kantor, dan melakukan semua nya sendiri, tanpa orang tua, aku sangat beruntung memiliki sahabat seperti kamu " batin Citra


"Cit, kok di sini, kata nya mau nyalin tugas yang kemarin di berikan bu Ranti? " ucap Zuhra


ketika dia berbalik dan melihat Citra yang berdiri tak jauh dari nya.


"Oh ... Eh ya, tadi aku mau ngambil air minum, haus banget nih, he he"


"Oh gitu..."


.


Di malam hari...


Zuhra dan Citra sudah terlelap di bawah alam sadar nya.


Sesekali kening Zuhra berkerut, serta keringat sebesar biji jagung di pelipis nya.


Dia bermimpi ayah bunda nya lagi, mimpi yang sama, seperti yang dia mimpikan semalam.


"Ayaaah, bundaa" teriak zuhra yang membuat Citra bangun seketika.


"Astaghfirullah mimpi itu lagi" dia duduk bersender di kepala ranjang dengan menutupi wajah nya menggunakan kedua tangan.


"Zuhra kamu kenapa?" tanya Citra dengan keadaan yang setengah sadar.


"Ng-nggak papa, Cit "


"Wooh gitu .... Yodah tidur lagi yok...Hoammmh"


Citra sudah kembali terlelap, namun tidak dengan Zuhra dia tidak bisa memejamkan mata nya, dia masih kepikiran tentang mimpi itu.


Karena sudah dua kali dia memimpikan hal yang sama.


"Lebih baik besok aku ziarah ke makam ayah dan bunda" batinnya.



Ke esokan hari nya, sebelum berangkat kuliah, Zuhra menyempatkan diri untuk berziarah ke makam kedua orang tua nya.

__ADS_1


Citra sudah pulang ke rumah nya untuk mengambil beberapa buku dan peralatan kuliah.


Dia berjongkok di depan makam ke dua orang tua nya.


__ADS_2