Zuhra

Zuhra
Eps 18


__ADS_3

Sontak rafael yang melihat itu sangat, sangat kaget.


"Astaghfirullah Zuhra " kaget Rafael


"Ya allah bu Zuhra " ucap petugas itu karena dia juga sudah mengetahui jika Zuhra adalah pemimpin baru di perusahaan tempatnya bekerja.


"Pak, saya minta tolong sekali sama bapak, jangan ceritakan masalah ini pada siapa siapa ya! Nanti biar saya dan teman saya saja yang mencari Zuhra, apa bapak mengerti !?" ucap tegas Rafael


"B-aik mas " ucap petugas itu bergetar.


Rafael dan Rifki langsung berlari menuju lift, mereka lari ke arah parkiran.


"Orang itu bawa zuhra ke mana ya" cemas Rafael


"raf apa kita coba aja ya lacak ke- beradaan Zuhra melalui nomor hp nya ? usul Rifki


"Ah ya, lo yang ngelacak biar gue yang ngemudi-in mobil "


"Oke, eh nomor hp nya aktif Raf. coba lo liat deh, eh ini si Zuhra kok ada di daerah situ si, setau gue kan itu daerah sepi banget, kaya hutan gitu deh " ucap Rifki yang sudah berhasil menemukan keberadaan Zuhra.


"Ya, kita harus bawa beberapa orang untuk berjaga-jaga Ki " Rafael mengemudikan mobil nya secepat kilat, yang ada di fikiran nya sekarang adalah keselamatan Zuhra.


Rafael juga menghubungi Alex dan Boni (orang kepercayaan Rafael) tak lupa juga Rafael men syareock lokasi nya. dia juga menyuruh Alex untuk membawa polisi.


Setelah menempuh perjalanan yang agak lama, kini Rafel dan Rifki sudah sampai di lokasi, mereka sudah sampai di depan bangunan tua itu.


"Apa ini tempat nya" ucap Rafael


"Kaya nya iya deh " ucap Rifki

__ADS_1


Dan benar saja mereka melihat 1 mobil hitam yang tadi menculik Zuhra, dan 1mobil lagi yang entah milik siapa.


Rafael dan Rifki mengendap - endap masuk ke bangunan itu.


Namun siapa sangka bangunan itu tidak terkunci sama sekali, sungguh penculik yang bodoh!


Rafael dan Rifki terkejut, ternyata di dalam bangunan tua itu terdapat ruangan yang mewah, dari luar terlihat seperti bangunan yang sudah tak ber- penghuni, namun siapa sangka di dalam nya sungguh mewah nan elegan.


Samar samar Rafael mendengar percakapan seseorang.


"Kii gue denger orang lagi ngobrol deh, lo denger ga ?"


"Gue denger Raf, kaya nya suara itu berasal dari sana deh" tunjuk Rifki pada sebuah pintu besar ber cat putih.


Rafael dan Rifki menuju ke pintu itu, mereka menguping dan mendengar percakapan orang itu.


"Bos kita apakan gadis ini "


Itulah sekelebat percakapan yang Rafael dan Rifki dengar, mereka duga yang di sebut gadis oleh mereka itu pasti adalah Zuhra.


"Gue ga bisa biarin Zuhra sendiri di dalam sana, gue bakal dobrak pintu ini " ucap Rafael


" Raf, lo jangan gegabah, mending kita tunggu Alex sama Boni dulu " Rifki memberi saran.


"Nggak bisa pokok nya gue harus masuk, kita harus dobrak pintu ini, ayo cepet " tegas Rafael


Hingga si penculik itu samar samar mendengar


suara dari luar pintu, namun baru mereka akan mengecek nya, pintu sudah di dobrak dari luar.

__ADS_1


GUBRAAAKKK


Rafael dan rifki berhasil masuk, mereka melihat Suhra tak sadar kan diri, dia di ikat di sebuah kursi.


"Siapa kalian hah" tanya seorang lelaki paruh baya


"HARUS NYA SAYA YANG TANYA, anda siapa, kenapa anda menculik dia " tunjuk rafael ke arah Zuhra.


"HA HA HA apa urusan mu anak muda " ucap laki laki tua itu.


Hingga mereka mendengar lenguhan seseorang, yang ternyata itu adalah Zuhra yang sudah sadar dari pingsan nya.


"Euugh d-di mana a-aku " ucap Zuhra yang belum sepenuh nya sadar.


"Zuhra" ucap Rafael, yang melangkah ke arah Zuhra


"JANGAN MENDEKAT KEPADA NYA " suara lelaki tua itu menggema di ruangan itu, hingga membuat Zuhra sepenuh nya tersadar.


Zuhra mengingat diri nya baru saja turun dari taxi, namun baru beberapa langkah dia akan memasuki kantor, tiba tiba ada seseorang ber pakaian serba hitam yang membekap nya, dan setelah itu dia tidak sadarkan diri.


"Kak Rafael" ucap Zuhra.


"Iya ra, ini aku " jawabRafael


"Maya Maya Maya, kau sungguh mirip sekali dengan Maya, KAU MIRIP SEKALI DENGAN NYA " ucap laki laki paruh baya itu yang langsung mengagetkan Zuhra.


"Dari mana kamu tau nama bundaku?!" ucap Zuhra


"Ha ha ha ha, jelas saja saya tau, saya sangat mencintai Maya, dari dulu sampai sekarang, namun kini Maya telah mati, DIA TELAH MATI BERSAMA SI BEDEBAH ITU ha ha ha ha " ucap laki laki paruh baya itu seperti orang kesetanan.

__ADS_1


"Apa maksud om" ucap Zuhra kaget, karena orang itu tau bahwa orang tua nya sudah tiada.


.


__ADS_2