
.
"Oh ya Raf mengenai penyelidikan bokap sama nyokap nya Zuhra giamana jadi nggak? tanya Rifki
"Jadi lah, lo udah siapin kan apa yang udah gue minta?" jawab Rafael
"Gue udah siapin beberapa orang terpercaya untuk ngebantu kita dalam penyelidikan ini " jawab Rifki.
"Bagus, thanks Ki."
"Oh ya kak mengenai penyelidikan itu, nanti di mulai dari mana ya?" tanya Zuhra
"Kalo menurut aku, mending kita ke tempat lokasi ke jadiannya aja dulu" lanjut nya.
"Nah boleh juga tuh Raf." sambung Rifki
"Iya, nanti dari sana kita bisa liat dari Cctv yang ada di tempat kejadian itu." ucap Rafael setuju.
"Dan masalah penyelidikan ini, biar gue sama Rifki aja yang urus, nanti biar lo tinggal terima beres aja, gimana Ra?" lanjut nya.
"E-emangnya enggak apa-apa kak?" tanya Zuhra karena dia merasa tidak enak hati, lantaran dia terlalu banyak merepotkan Rafael dan Rifki, yang bahkan dia belum mengenal mereka lama.
"Iya enggak apa apa kok, mending lo fokus kuliah dulu deh, soal nya kan selama satu mingguan lebih lo nggak kuliah kan." jawab Rafael lembut.
Zuhra hanya membalas nya dengan senyuman.
"Kak Rafael ini orangnya baik banget deh, perhatian juga, hmm astaghfirullah" batin Zuhra mengagumi Rafael, namun dia langsung menepis nya.
Saat mereka sedang asyik mengobrol, mereka mendengar ada yang mengetuk pintu dari luar di sertai ucapan salam.
Tok Tok Tok
"Assalamualaikum Zuhra?"
"Waalaikum salam" jawab mereka serempak
"Emm bentar ya aku ke depan dulu " jawab Zuhra yang mendapat anggukan dari mereka.
__ADS_1
Zuhra berjalan menuju pintu depan.
dan dia melihat tetangga nya yaitu Doni.
"Eh kak Doni, maaf sebelumnya ada apa ya? tanya Zuhra.
"Enggak ini aku baru aja pulang dari dines di luar kota, dan aku mampir ke sini." ucap Doni
"Eh Ra, kok itu kayak rame ya di dalem, ada apa si" tanya Doni penasaran karena dia sempat mendengar obrolan mereka.
"Oh itu ada temen kuliah aku kak, kak Doni mau masuk? sekalian aku kenalin sama mereka juga" ucap Zuhra
"Oke deh" jawab Doni
Mereka masuk ke dalam rumah dan menuju ke ruang tamu.
"Lho kak Doni ya?" tanya citra, karena sudah cukup lama tidak bertemu.
"Eh iya, kamu Citra ya?" tanya Doni sambil tersenyum.
"Doni " ucap Doni memperkenalkan diri nya.
"Rafael "
"Gue rifki "
"Silahkan kak duduk dulu, aku buatin minum dulu ya" saat Zuhra hendak menuju ke dapur, langkah kakinya terhenti kala Doni bersuara.
"Nggak usah Ra, aku langsung pulang aja, sekalian mau siap-siap untuk pergi dinas lagi " ucap Doni
"Oh gitu, tapi bukannya tadi kak Doni bilang baru pulang dari dinas ya? kok udah mau berangkat lagi si? tanya Zuhra.
"Iya soal nya aku udah di kasih kepercayaan langsung sama atasanku, jadi gak bisa nolak deh " ucap Doni
"Oh"
"Ya udah aku pamit dulu ya semua, Ra kamu hati-hati ya di sini, jaga kesehatan juga, oke ?
__ADS_1
"Iya kak makasih, kak Doni juga ya"
"Tu cowok siapa ya, kok kayanya dia deket dan perhatian banget sama Zuhra," batin rafael bertanya-tanya
Setelah Doni pergi Rifki berceletuk mengejek Rafael.
"Wih kayanya ada saingan nih Raf ha ha " ucap Rifki.
"Apaan si Ki " kesal Rafael.
"Saingan apa si kak ?" tanya Cutra yang sebenar nya dia sudah tau apa yang di maksud Rifki.
"Itu rut, si Rafael ada saingan buat dapetin si Zuh ...emmm emmm " ucapan nya terpotong karena mulut nya telah di bungkam oleh tangan Rafael.
"Zuh? " tanya Zuhra bingung karna kalau di tambah huruf R dan a maka akan menjadi zuhra yang berarti itu adalah nama nya.
"Enggak kok Ra, ya udah mending gue sama Rifki pamit dulu ya, nanti kalo gue udah dapet info tentang perusahaan bokap lo, dan tentang kejadian kecelakaan itu, gue bakal kabarin lo kok" ucap Rafael mengalihkan pembicaraan.
"Hm iya, makasih banyak ya kak, hati-hati " ucap Zuhra.
"Assalamualaikum" ucap Rafael dan Rifki
"Waalaikum salam" jawab Zuhra dan Citra ber barengan.
Setelah kepergian Rafael dan Rifki, mereka memutuskan untuk pergi ke kamar Zuhra. Ya Citra akan menginap selama beberapa hari di sana untuk menemani sahabat nya itu, tentu saja Citra sudah pamit dengan orang tua nya ya!
…
Rafael dan Rifki tidak langsung pulang, mereka mampir di cafe untuk membahas tentang penyelidikan dan tentang perusahaan ayah Zuhra.
Di sana juga ada beberapa orang, itu adalah orang suruhan sekaligus orang kepercayaan Rafael.
.
🍀
.
__ADS_1