
Setelah dari cafe untuk bertemu Rafael, Zuhra langsung melajukan motor matic nya ke rumah.
Sesampai nya di rumah, Zuhra langsung membersihkan diri dan melaksanakan sholat.
Selesai sholat dia mengerjakan beberapa tugas kuliah nya, dia juga masih bingung dengan maksud Rafael yang akan datang ke rumah nya, apa lagi Rafael akan datang bersama kedua orang tua nya.
"**U**ntuk apa kak Rafa datang dengan orang tua nya ya, apa ada sesuatu yang mau di bicarakan..." batin Zihra.
Semua tugas kuliah pun selesai, Zuhra melangkah kan kaki nya menuju ke arah dapur.
Dia melihat masih ada beberapa bahan-bahan untuk membuat kue.
"semua bahan masih ada, apa aku bikin kue aja ya, yaudah lah bikina aja" gumamnya.
Zuhra membuat kue strawbery dan keju, karena dia juga suka sekali dengan rasa strawbery.
Dia mencampur butter dan Telur ke dalam mixer. Di sertai dengan beberapa bahan lainnya. Setelah adonanya selesai. Dia memasukan adonan itu ke dalam oven.
Sambil menunggu kue nya matang, dia membersihkan area dapur yang berantakan akibat ulah nya sendiri.
.
Malam pun tiba, tepat pukul 19:25 Rafael datang bersama kedua orang tua nya.
Ting tong.
"Itu pasti kak Rafael, dan orang tua nya"
Zuhra melangkah kan kaki nya ke depan untuk melihat apakah benar yang datang Rafael serta orang tua nya.
__ADS_1
Setelah pintu di buka, munculah Rafael dengan setelan yang tidak biasa dia gunakan.
Rafael menggunakan setelan formal, eh seperti orang yang hendak menikah...? Ah entahlah.
"Eh kak, om dan tante, silahkan masuk"ucap zuhra sambil tersenyum ramah.
"Iya nak"
Kini mereka sudah duduk di ruang tamu.
"Sebentar ya, Zuhra buatkan minum dulu"
"Enggak usah repot-repot nak" ucap mama Linda.
"nggak repot kok tan" zuhra menuju dapur untuk membuat minuman.
.
"Gak ada pa, Zuhra selalu melakukan semua nya sendiri"
"Mama salut sama Zuhra Raf, dia perempuan yang mandiri" ucap mama Linda.
Zuhra datang membawa empat cangkir teh, dan beberapa toples berisi kue kering yang tadi dia buat.
"Silahkan di minum dulu. Maaf ya, Zuhra cuma ada ini" ucapnya tak enak.
"Iya terimakasih, Zuhra"
"Sama sama om"
__ADS_1
"Nak...Tante coba kue nya ya" Linda sambil mencomot kue rasa keju "Wah enak ya kue nya, ini kamu beli di mana, nak?"
"Itu Zuhra bikin sendiri tan he he"
"wah kamu pintar bikin kue ternyata, enak lho ini, tante suka" ucap mama linda.
"Iya tan."
"Maaf sebelum nya, maksud kedatangan om, tante dan kak Rafael ke sini untuk apa ya?" tanya Zuhra ragu.
"Iya Zuhra, om sampai lupa...Om ke sini karena mau nganter Rafael, Rafael ayo!" ucap papa Abraham.
"Bismillahirrohmanirrohim, Zuhra niat ku ke sini karena untuk melamar mu menjadi pendamping hidup ku.
Aku menyukai mu sejak dari awal kita bertemu,
aku mencintaimu bukan karena aku tau siapa kamu, aku mencitaimu karena Allah.
Kita memang belum kenal lama...Dan mungkin kita masih terlalu muda untuk membina sebuah rumah tangga...Aku memberanikan diri untuk melamar kamu, apa kamu menerima lamaranku?
Zuhra kaget bukan main saat Rafael mengatakan bahwa dia akan melamar nya.
Seketika dia teringat dengan mimpi yang sudah dua kali dia mimpikan, tentang orang tua nya yang menyuruh nya untuk menerima sesuatu yang baik, apakah ini yang di maksud orang tua nya di dalam mimpi itu ?
'Zuhra, jika ada seseorang yang berniat baik kepada mu, dan kamu yakin dengan nya, terima lah dia nak' ucap ayah Zuhra di dalam mimpi.
"Ya allah apa yang harus aku lakukan, di depan ku ada seorang laki-laki yang selama ini sudah baik kepadaku, dia datang dengan ke dua orang tua nya untuk melamar ku, apa aku harus menerima nya.
"Jujur saja aku juga suka dan cinta pada nya, perasaan yang belum pernah aku rasakan, saat ini aku merasakan nya, perasaan cinta " batin Zuhra bimbang
__ADS_1