Zuhra

Zuhra
Eps 35


__ADS_3

Sesampainya di rumah Zuhra.


Zuhra turun dari mobil, begitupun juga Rafael. "Kok kak Rafa nggak pulang?" kata zuhra heran, "Nunggu kamu masuk dulu, baru nanti aku pulang" jawab Rafael


"Yaudah aku masuk ya, kak Rafa hati hati, Assalamualaikum" ucapnya, masuk ke dalam rumah.


"Waalaikum salam" Rafael masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah nya.


...


Dirumah rafael mama Linda dan papa Abraham, sedang membicarakan kedatangan Syela, tadi setelah papa Abraham pulang dari kantor nya, mama Linda langsung menceritakan perihal masalah itu.


"Ya pa, mama juga nggak tau, kenapa dia itu mengaku sebagai pacar Rafael, tapi awas saja, jika Rafael berani menghianati Zuhra." mama Linda berbicara dengan nada sedikit kesal.


"Kita tunggu Rafael pulang saja, biar dia jelaskan siapa itu perempuan yang bernama Syela." papa abraham menenangkan mama Linda.


Bruuuuumm bruuumm


Suara mobil dari arah luar rumah.


"Nah mungkin itu Rafa ma, kita tunggu saja"


.


"Assalamualaikum, ma, pa." ucapnya, mencium punggung tangan kedua orang tuanya yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Waalaikum salam" jawab keduanya

__ADS_1


"Rafael ke atas dulu ya, mau bersih bersih" Rafael hendak melangkahkan kakinya, namun terhenti oleh ucapan mama Linda.


"Baiklah, setelah selesai, kamu langsung turun ke sini, mama dan papa tunggu" kata mama Linda.


Rafael sebenarnya bingung, namun dia tetap mengangguk dan bergegas ke kamarnya. Setelah mandi dan melaksanakan sholat, Rafael langsung turun untuk menemui kedua orangtuanya.


"Ada apa sebenarnya?" batin Rafael bertanya-tanya.


Rafael duduk di sofa, tepatnya di depan kedua orangtuanya, "Ada apa ma, pa?" ucapnya.


"Apa kamu memiliki pacar, Rafael?" mama Linda bertanya.


Pertanyaan yang aneh menurut rafael, karena mama nya sendiri pasti tau, bahwa dia tidak pernah dekat dengan seseorang yang belum dia kenal, dia akan ramah dan baik, pada orang yang dia kenal dan dia percaya. Bahkan dia baru pertama kali merasakan arti cinta, itu dengan Zuhra, dia juga langsung melamarnya tanpa embel-embel pacaran.


"Maksud mama?" tanya Rafael.


"Ya, tadi pagi ada seorang perempuan yang datang ke sini, dan dia mengaku, jika dia adalah pacar kamu, apa benar...!?" tanya mama Linda


"Hah?, Rafael jujur sama mama, Rafael tidak pernah berpacaran dengan siapa pun itu, dan rafael rasa, mama dan papa mengerti akan hal itu, Rafael hanya suka, cinta dan sayang kepada dua orang wanita" ucap rafael yang langsung membuat papa Abraham salah faham.


"Rafael!, kamu tidak boleh seperti itu, kamu sudah ada Zuhra, bahkan kamu sudah melamarnya!, papa minta, tinggalkan perempuan itu...!" kata papa Abraham berapi-api.


"Apa maksud papa?, yang Rafael maksud adalah, Rafael hanya suka, cinta dan sayang kepada dua orang wanita, pertama Rafael sangat sangaaat menyayanginya, karena dia adalah wanita terhebat yang Rafael punya, dia yang telah melahirkan Rafael ke dunia ini, itu adalah mama. Kedua, Rafael cinta dan sayang kepada Zuhra, hanya karena Allah." ucap Rafael panjang lebar.


"Mama juga sebenarnya tidak percaya kamu seperti itu nak, namun mama hanya memastikan saja, apa kamu kenal dengan perempuan yang bernama Syela?" tanya mama Linda dengan suara yang lembut, dia terharu dengan ucapan sang putra.


"Syela?, aku tidak mengenalnya, bahkan melihat wajahnya pun aku rasa tidak, dan dia salah orang." karena rafael memang tidak pernah tau siapa itu Stela, kecuali, jika ada yang memberitahu nya jika Stela adalah orang yang hampir dia tabrak mungkin dia akan ingat, namun... entahlah?

__ADS_1


"Yasudah jika begitu, biarkan saja masalah ini, nanti jika dia datang dan meng-ganggu hubunganmu dengan Zuhra, selesaikan lah dengan baik, jangan sampai kamu menyakiti perasaan Zuhra, kamu mengerti, Rafael?" ucap papa Abraham.


"Ya pa" jawab nya.


"Papa juga minta maaf ya, tadi papa sempat salah faham"


"nggak seharusnya papa minta maaf, itu juga salah Rafael, yang tidak menjelaskan nya secara langsung"


"Oh ya, gimana kabar Zuhra?" tanya papa Abraham.


"Baik pa" jawab Rafael. "Iya pa, kemarin juga mama sempat telfonan sama Zuhra, oh ya Raf, nanti jika Zuhra tidak sibuk, ajak dia ke sini ya" ucap mama Linda.


"Iya ma."


"Hmm Zuhra kan mengengelola perusahaan ayahnya kan? kalo boleh papa tau, nama perusahaannya apa?" tanya papa Abraham


"Namanya, Abri corp" jawab Rafael.


.


.


.


Setelah mengerjakan tugas kuliah nya yang semakin hari semakin menumpuk, Zuhra duduk di meja belarnya, dia mengambil salah satu buku yang belum pernah dia baca, buku itu dari alm bundanya.


Dia membaca buku itu perlahan-lahan, dia meresapi amanat, pesan yang baik dalam buku itu, ya bagaimanapun juga Zuhra adalah seorang yang suka membaca buku novel, namun dia tidak berlebihan membacanya, jika dia ingin pasti dia akan membacanya.

__ADS_1


__ADS_2