
^Tetaplah bersabar di atas kesusahan, jangan pernah menyerah dan mengeluh, karena bersama kesulitan ada kemudahan^
......................
Cewek itu berjalan di apit oleh kedua ibu ibu itu.
"**H*uh! kalo bukan lagi sandiwara, males banget gue di gandeng sama emak-emak bau keringet gini, hih, silan" batin cewek itu mengumpat dan menggerutu.
"Makasih ya bu" ucap Rafael.
"Sama sama mas, kalo gitu kami permisi" jawab salah seorang ibu ibu.
"Eh ... elo nggak kenapa napa kan?, kalo gak gue pergi" ucap Rafael pergi menuju ke mobil nya, dan melajukan nya dengan kencang.
"Iiih kesel! Kesel! Kesel!" teriak cewek itu sambil memukul mukul setir mobil nya.
.
Zuhra pulang dari kantor nya, dia langsung masuk ke kamar nya untuk membersihkan diri.
Setelah membersih kan diri dia melaksanakan sholat, setelah sholat seperti biasa dia sempatkan untuk mengaji walau hanya beberapa ayat saja.
...
Ke esokan hari nya, Zuhra berangkat ke kampus bersama Citra di antarkan supir keluarga Citra.
Sesampai nya di sana, para mahasiswa dan mahasiswi heboh entah karena apa, mereka berkerumun membicarakan sesuatu yang entah apa itu.
"Ada apa sih, tumben rame banget" Cotra penasaran.
"Cantik banget ya"
"Wih iya tuh bening banget"
Samar samar zuhra mendengar para cowok sedang berbicara seperti itu.
"Heh, masih cantikan gue kali"
"jujur cantikan dia lah, gaya nya aja modis gitu"
sedangkan para cewek mereka terlihat iri dan insecure entah karena apa dan kepada siapa.
"Kaya nya ada mahasiswi baru deh cit" ucap Zuhra.
__ADS_1
"Dih cuman mahasiswi baru aja bisa seheboh ini ya"
"Udah ah, yuk mending kita ke kelas aja" ajak Zuhra
Di dalam ruang kelas, para mahasiswa dan mahasiswi sudah berada di meja nya masing masing.
Tiba tiba bu Ranti datang selaku salah satu dosen.
"Mohon perhatiannya sebentar, hari ini ada mahasiswi baru di kelas kalian." ucap bu Ranti, kemudian dia menengok ke arah pintu dan mengangguk.
Dan masuklah seorang cewek dengan gaya modis, ya dia memakai dress merah cerah, dengan high heels ber hak tinggi, rambut panjang terurai, bibir merah merekah karena lipstik, sungguh dandanan nya tidak mencerminkan seorang mahasiswi.
"Silahkan perkenalkan namamu" ucap bu Ranti
"Hallo, perkenalkan saya Aurisyela, biasa di panggil Syela, semoga kita bisa berteman dan bekerja sama dengan baik" ucap cewek itu yang ternyata bernama syela.
"Baik Syela, silahkan kamu duduk di meja yang kosong."
Silahkan kalian buka dan pelajari kembali materi yang sebelum nya" ucap bu Ranti.
…
Usai kelas Zuhra dan Citra menuju ke kantin.
Tingg!
"Kak Rafael" gumam zuhra membaca isi pesan yang ternyata dari Rafael.
Rafael
Kamu di mana?
Zuhra
Kantin kak
Rafael
Oke, tunggu aku
Zuhra pun tersenyum membaca pesan terakhir dari rafael.
"Hush Zuhra, kamu kenapa? kok senyum senyum sendiri?" tanya Citra
__ADS_1
"Ha?, enggak kok, hmm kamu udah pesen belum?" jawab Zuhra mengalihkan pembicaraan.
"Belum, nunggu kamu"
"Yaudah biar aku aja, kamu mau pesen apa Cit?"
tanya Zuhra
"Samain aja deh kaya kamu"
Zuhra menuju ibu kantin untuk memesan makanan nya, lagi, dia melihat kerumunan, yang di kerumuni adalah syela, mahasiswi baru, Zuhra pun mengabai kan nya.
Zuhra kembali dengan membawa dua piring batagor dan es teh.
"Nih cit"
"Wih makasih Ra"
"Assalamulaikum" ucap Rafel dan Rifki
"Waalaikum salam" jawab Zuhra dan Citra.
Rafael tersenyum menatap Zuhra, begitupun Zuhra, dia juga menyunggingkn sedikit senyum nya.
Citra dan Rifki yang menyadari hal itu, hanya saling pandang dan mengedikkan bahu.
"Kak, ngapain senyum senyum gitu" ucap Citra.
"ehm ehm enggak kok, nggak papa" jawab Rafael berdehem dan duduk di depan Zuhra yang berbatasan dengan meja.
"Eh curut ini buat gue ya, lo pesen lagi aja, gue males jalan nih" ucap Rifki hendak mengambil batagor milik Citra, yang belum di makan sedikit pun.
"Eh eh enak aja, kak lugan pesen sendiri dong" omel Citra menarik piring batagor itu
Rafael dan Zuhra hanya bisa tertawa melihat kekonyolan mereka, saat mereka bertemu, pasti ada saja hal yang mereka ributkan.
...
Mahasiswi yang bernama syela itu merasa
sangat senang, karena di kampus ini dia
menjadi pusat perhatian para laki-laki, dan banyak cewek cewek yang iri pada nya.
__ADS_1
Seketika netranya membulat kala melihat salah satu meja, dia melihat seseorang yang kemarin hampir menabrak nya!!
"Hah? dia kan cowok yang kemaren, jadi si cowok ganteng itu kuliah di sini juga, oh no, ini sungguh kejaiban, jodoh kali ya gue sama dia, ha ha, eh tapi dia ketawa ketiwi sama siapa ya, apa dia em pacar nya, ah ga mungkin, gue samperin aja deh" batin Syela