Zuhra

Zuhra
Eps 33


__ADS_3

Syela berjalan melangkah ke arah rafael, setelah sampai dan cukup dekat dia berbicara.


"Hai" ucap Syela.


Semuanya pun menoleh ke arah Syela, tidak ada yang menjawab kecuali Zuhra.


"Hallo" jawab Zuhra tersenyum tipis.


"Mmm lo cowok yang kemarin kan?" ucap Syela melihat kearah Rafael, namun Rafael hanya diam dan acuh, bahkan dia tidak melihat kearah syela sama sekali.


Merasa kesal karena di acuhkan, dia akhirnya berbicara lagi, namun ucapan nya terpotong oleh perkataan Citra.


"Hei, sory kamu bicara sama siapa ya?, maaf kalo ngomong tuh sebut nama, biar jelas" ucap Citra.


"Dih apaan si ni cewek, sok banget, huh tenang stela, ini masih permulaan" batin Syela.


"Gue bicara sama dia" tunjuk Syela kearah Rafael.


"Sory gue nggak kenal sama lo, Ehem, kayanya gue harus cabut duluan, udah ditungguin


nyokap nih" Rafael berdiri dan pergi dari kantin, karena tadi, dia mendapat chat dari mama nya untuk segera pulang.


Bukan apa-apa, pasalnya, kemarin dia tidak terlalu ingat wajah orang yang hampir dia tabrak, jadi dia tidak mengerti jika Syela adalah cewek yang kemarin.


"Heh awas aja lo," batin Syela, lalu dia pergi kearah parkiran untuk mengamati Rafael dari kejauhan.


"Dih aneh banget tuh cewek, mahasiswi baru aja udah sok kenal sama kak Rafa" Citra menggerutu.


"Oh jadi dia mahasiswi baru, gaya nya kaya bukan mahasiswi deh, tapi persis kaya ibu ibu arisan ha ha" ucap rifki yang masih ada di sana, sambil memakan batagor milik Citra.


Zuhra hanya diam, dia sedang memikirkan Rafael, namun tiba tiba...


Tingg!


Suara notif dari hand pone nya terdengar nyaring, dia pun mengambil nya.


Rafael


Zuhra, maaf aku pulang duluan ya, kamu nanti pulang nya hati hati.


Zuhra


oke, kak Rafa juga hati hati ya...!

__ADS_1


.


"Emm Cit, kak Rifki, aku pulang dulu ya, mau langsung ke kantor soalnya." ucap Zuhra seraya berdiri dari posisi duduknya.


"Kamu mau pulang naik apa Ra?" tanya Citra.


"Nanti aku cari taxi di depan."


"Oh gitu, yaudah hati hati ya."


"Ya, assalamualaikum,"


"Waalaikum salam" jawab Citra dan Rifki ber- barengan.


Citra tidak pulang karena dia sedang menunggu supir untuk menjemput nya.


"Kak Rifki nggak pulang?" tanya Citra


"Nanti aja, gue nemenin lo, kasian kan lo nggak ada temen"


"Iiih bilang aja kak Rifki mau disini karena mau ngabisin batagor aku" batagor yang tadi Citra pesan tidak jadi dia makan, karena sudah di rebut oleh Rifki.


.


.


Sedangkan sekarang Rafael sudah sampai dirumah nya, dia tidak sadar, jika sedari tadi ada seseorang yang mengikuti nya.


"Oh jadi rumah nya di kompleks ini" batin Syela


Ya, Syela lah orang yang mengikuti Rafael.


.


Rafael masuk ke dalam rumah nya, dia langsung disambut oleh mama Linda.


"Assalamualaikum ma" Rafael mencium punggung tangan kanan mama nya.


"Waalaikum salam, ayo duduk"


"Ada apa mama suruh Rafa pulang secepat ini?, perasaan kan Rafa juga belum lama pergi kuliah"


"Nggak mama cuman mau bilang, kenapa kamu nggak ajak Zuhra main kesini lagi, mama kangen sama calon mantu tau" ucap mama Linda.

__ADS_1


"Iya ma, nanti Rafa ajak Zuhra ke sini,


kenapa mama nggak telfon aja kalo kangen, kan bisa janjian terus ketemuan kan?"


"Oh ya ya, eh tapi mama nggak punya no hp Zuhra, mama minta dong" mama Linda menyodorkan hp nya kearah Rafael, Rafael pun mengetikan nomor hand pone Zuhra di sana.


"Nah kalo gini kan enak, mama bisa chattingan sama Zuhra he he" mama Linda tertawa.


"Yaudah kalo gitu, Rafa ke kamar dulu ya ma" ucap Rafael yang di jawab anggukan oleh mama Linda.


"Aku telfon nak Zuhra aja deh, kangen calon mantu he he" ucapnya.


Zuhra yang sedang menandatangani berkas berkas di kantor nya, berhenti saat melihat hand pone nya bergetar.


Drtt Drrtt


"Siapa ya, nomor nggak di kenal, angkat aja deh siapa tau penting" Zuhra pun menjawab telefon tersebut.


'Assalamuaikum Zuhra, ini tante Linda' ucap orang di sebrang telepon.


'Waalaikum salam, oh tante Linda ya?'


'Iya, eh tante ganti ke panggilan video ya' ucap tante Linda, tanpa persetujuan Zuhra, dia langsung mengganti suara dengan telefon video, Zuhra pun mengangkat nya, terlihat di sana tante Linda sedang duduk dan tersenyum pada nya.


'Gimana kabar tante?' tanya Zuhra


'Alhamdulillah tante baik nak, kamu sendiri bagaimana?'


'Syukur deh tan, alhamdulillah Zuhra juga baik'


'Kamu lagi di mana nak?'


'Zuhra lagi di kantor tan' jawab Zuhra tersenyum.


'Eh tante ganggu ya? maaf ya'


'Enggak kok tan, Zuhra malah seneng tante nelfon'


'Yasudah lanjutin lagi ya nak kerjanya, semangaaat sayang, tante tutup dulu ya telefonnya, assalamualaikum'


'Waalaikum salam'


Panggilan pun selesai.

__ADS_1


Zuhra tersenyum atas perhatian yang mama Rafael berikan, perhatian itu mengingatkannya pada sosok bundanya, yang selalu perhatian kepadanya.


__ADS_2