
Pukul 16:15
Zuhra pulang dari kantor dengan menaiki taxi online yang dia pesan.
.
Sesampai nya Zuhra di rumah, dia langsung mandi dan mengerjakan tugas kuliah, karena tadi, dia sudah melaksanakan sholat di kantor.
Setelah tugas kuliah nya selesai, dia mengambil hand pone, dia berniat untuk menghubungi Citra.
'Halo...Assalamualaikum Cit'
'Waalaikum salam, Ra'
'Gimana ke adaan mama kamu, Cit? ' tanya Zuhra, karena dia belum sempat menjenguk orang tua Citra.
'Alhamdulillah Ra, mama udah mendingan'
'Oh, syukur deh'
' oh ya ra, tadi kuliah gimana?' tanya Citra
'Lancar kok, cuman ada beberapa tugas dari bu Ranti (dosen di kampus Zuhra)'
'Oh gitu ya Ra, kamu udah? ntar aku salin ya, hehe' ucap Citra cengengesan.
'Iya, udah dulu ya Cit, salam buat mama kamu... Assalamualaikum'
Zuhra pun mengakhiri percakapan itu.
Dia langsung ber-wudhu dan melaksanakan sholat maghrib.
Setelah mengerjakan sholat, Zuhra berniat untuk mengganti baju, karena tadi Rafael menge-chat nya, bahwa dia sedang dalam perjalanan menuju rumahnya.
__ADS_1
Zuhra sedang bingung untuk memilih gamis yang akan dia pakai.
"Mok aku jadi bingung gini si, biasa nya juga tinggal asal ambil dan pakai, tapi ini kenapa aku jadi bingung sendiri ya " gumam Zuhra.
Akhirnya zuhra memutuskan untuk memakai gamis berwarna ungu dengan hiasan tali di pinggang dan sedikit renda di lengan nya, di sertai dengan jilbab yang senada dan tas selempang kecil, tak lupa juga dia memoles sedikit wajahnya dengan memakai bedak bayi dan lipglos yang tidak berwarna.
Sungguh penampilannya terlihat sangat cantik dengan penampilan nya yang sederhana dan elegan.
Rernyata rafael sudah menunggu nya di teras rumahnya.
"Ayo kak" ucap Zuhra.
Rafael diam menatap Zuhra beberapa saat.
"E-oke" jawab nya.
Mereka menaiki mobil Rafael, dengan rafael yang duduk di kursi kemudi dan Zuhra duduk di sebelah nya.
Dalam perjalanan tidak ada obrolan yang mereka obrolkan.
Rafael membelok-an mobil nya menuju rumah ber cat kuning telur.
Rafael memarkir kan mobil nya. dia turun dan membuka kan pintu mobil untuk Zuhra.
"E-h, aku bisa sendiri kok, kak"
"Nggak papa kok, yuk masuk"
Tok Tok Tok
"Assalamualaikum" ucap Rafael dan Zuhra bersamaan.
Yang membuka kan pintu adalah bi Ida.
__ADS_1
"Waalaikum salam den, eh ini teh non Zuhra ya"
"Iya, kok ibu bisa kenal saya?" tanya zuhra mengernyit heran.
"Aduuh, jangan manggil ibu atuh non. Panggilnya bibi aja ya. Saya teh ART di rumah ini...Ya den?" jawab bi Ida sambil melirik Rafael.
"Iya ibu teh sudah cerita sama bibi, kata nya bakal ada tamu istimewa, yaudah sok masuk atuh den, non, ibu sama bapak sudah nunggu di ruang keluarga." lanjutnya.
Rafael dan Zuhra pun berjalan menuju ruang keluarga, di sana Zuhra melihat dua orang yang seperti nya orang tua Rafael.
Namun saat langkah mereka semakin dekat, Zuhra merasa tidak asing dengan seorang wanita paruh baya yang seperti nya adalah ibu dari Rafael.
"Assalamualaikum ma, pa" rafael menyalimi tangan kedua orang tua nya secara bergantian.
"Assalamulaikum tante, om..." lanjut Zuhra menyalimi mama Rafael, dan menyalimi papa Rafael dengan cara mengtupkan kedua tangan nya di dada.
"Waalikum salam" jawab orang tua Rafael.
"Lho ini nak Zuhra yang mau kamu kenalin Ke mama nak...?" tanya mama Rafael
"Iya, kenapa ma?" jawab Rafael.
"Enggak, kok wajah nya kayak nggak asing ya, dan namanya juga kayak mama pernah denger..." ucap mama Rafael.
"Maaf sebelum nya tante, saya juga merasa kita sudah pernah bertemu tapi di mana ya..."
"Zuhra, Zuhra, Zuhra" gumam mama Rafael.
"Oh ya! Apa kamu Zuhra yang waktu itu menolong saya? Kamu mengantar saya sampai kompleks rumah ini yaa...?" ucap mama Rafael dengan senyum yang mengembang.
"Jadi tante, tante Linda ya? " tanya Zuhra tersenyum.
"Iya nak, wah nggak nyangka ya kita bisa di pertemukan lagi sebagai calon menantu dan calon mertua, he he he " seloroh mama linda
__ADS_1
"Ma apaan si " rafael menatap mama nya dengan perasaan Malu.
Sedangkan Zuhra dia masih bingung dengan perkataan Linda.