
"Oke, makasih mbak Fitri, dan maaf apabila saya merepotkan"
"Sama-sama mbak, justru saya malah seneng nganter mba Zuhra, saya permisi " ucap mbak Fitri.
Zuhra melangkah kan kakinya, menuju ruangan yang ada di sebelah ruangan Alm ayahnya.
Tok Tok Tok (Zuhra mengetuk pintu)
Sontak orang yang ada di dalam ruangan tersebut langsung berdiri dan membuka pintu.
"Assalamualaikum pak" ucap uhra
"Waalaikum salam," jawab seorang yang sudah lumayan berumur.
"Saya Zuhra, putri dari Alm pak Abrisyam " ucap Zuhra.
"Oh mbak Zuhra, pantas saja saya merasa familiar, ternyata anda anak dari Alm bos saya, dan kita pernah bertemu waktu di pemakaman beliau ya " jawab pak Putra ramah.
"Iya pak, saya ke sini mau mengecek data perusahaan sekaligus memperkenalkan diri saya pada semua karyawan, agar kita bisa kenal satu sama lain dan bisa menjalin kerja sama yang baik " ucap Zuhra.
"Iya mbak, silahkan mbak ke ruang pimpinan dulu, saya akan ke ruang pengumuman dulu untuk mengumumkan agar para karyawan nanti bisa berkumpul di aula. " ucap pak Putra.
Zuhra segera menuju ruang pimpinan, zuhra masuk dan yang dia lihat pertama kali adalah, ruangan yang tidak terlalu mewah dengan desain elegan berwarna putih warna kesukaan ayahnya.
Dia melihat-lihat ruangan itu, dan matanya menangkap bingkai gambar kecil, dia pun mengambilnya, ternyata itu adalah foto keluarga, yang berisi bundanya, ayahnya, dan diri nya sewaktu dia kecil , seketika matanya langsung ber kaca-kaca.
"Ayah, bunda" batin zuhra.
__ADS_1
Di saat Zuhra sedang bersedih dia mendengar ada yang mengetuk pintu.
Tok Tok Tok.
"Masuk "ucap Zuhra.
"Saya sudah mengumumkan kepada seluruh karyawan agar berkumpul di aula, mari ke sana mbak, para karyawan sudah menunggu. " ucap pak Putra.
Di aula.
"Kira-kira siapa ya, pemimpin baru kita"
"Denger-denger dia anak dari Alm pak Abrisyam "
"Saya penasaran deh"
"Siang semuanya, saya memanggil kalian ke sini untuk memperkenalkan pimpinan baru kita, silahkan" ucap pak putra
"Hallo semuanya, saya Zuhra Ghaniya
Abrisyam, putri dari Alm pak Abrisyam, yang akan menggantikan Alm ayah saya di sini, semoga kita bisa menjalin kerja sama yang baik ya " ucap Zuhra ramah dan tak lupa pula disertai senyum tipis nya.
"Oh jadi perempuan itu anak nya alm pak abraham" batin para karyawan
#
Setelah acara perkenalan di aula itu selesai kini Zuhra sedang ada di ruangan nya bersama pak Putra.
__ADS_1
"Pak putra, saya sangat berterima kasih kepada bapak yang telah mengurus perusahaan dengan baik selama tiga mingguan ini " ucap Zuhra
"Dan mungkin walaupun saya sudah menjadi pemimpin di sini, saya tidak bisa aktif untuk berangkat ke kantor, karena saya juga masih kuliah, jadi saya minta tolong pada pak putra untuk membantu saya." lanjut nya.
"Iya mbak, Itu sudah kewajiban saya, dan saya juga mengerti mbak Zuhra masih terlalu muda untuk memegang kendali perusahaan, dan insyaAllah saya siap mbak."
.
.
.
Sedangkan di sisi lain dan di waktu yang sama, Rafael, Rifki dan beberapa orang sedang mendatangi lokasi kejadian kecelakaan orang tua Zuhra.
Mereka mengecek semua Cctv yang ada di jalan itu, tak lupa juga mereka mengecek Cctv yang ada di toko-toko besar yang ada di jalan itu.
Saat rafael sedang mengecek satu cctv yang ada di jalan yang tepat pasca kejadian kecelakaan.
Di sana dia melihat ada sebuah mobil tanpa plat yang mengikuti satu mobil putih yang dia yakini itu adalah mobil ayah Zuhra, dari situ terlihat mobil hitam itu mengikuti mobil yang di bawa ayah Zuhra
Dan pada jalanan yang sudah agak sepi, mobil hitam itu melaju kencang dan langsung menabrak mobil putih yang di bawa oleh ayah Zuhra dari belakang.
Bruuughh
Mobil ayah zuhra terjungkal beberapa kali dan hancur, pada saat itu lah mobil hitam itu langsung melaju kencang meninggalkan lokasi tersebut.
Rafael langsung menyalin rekaman Cctv itu pada Handponenya.
__ADS_1