Zuhra

Zuhra
Eps 4


__ADS_3

"Apa lo bilang...!?"


"He hee jangan marah ya kak."


#


Rafael × Zuhra


Setelah mengobrol panjang lebar kini keduanya sudah mulai akrab! menurut Zuhra, Rafael itu cowok yang lucu, cool, baik, tampan, namun dia segera menepis kenyataan itu.


Begitu pun juga Rafael dia merasa nyaman ketika bersama Zuhra, menurut nya Zuhra itu cewek asik, sopan, cantik, baik. dan diam diam Rafael menyimpan perasaan suka terhadap Zuhra.


"Ra, lo hari ini ada kelas lagi nggak?"tanya Rafael


"Em enggak, kenapa kak?" jawab Zuhra bingung.


"Nggak kok cuma nanya," sambil menggaruk kepalnya yang tak gatal. Ini adalah pertama kalinya dia bertingkah konyol di depan perempuan, kecuali mama nya.


"Oh hmm yaudah kalo gitu aku pulang dulu ya! sekalian mau nyari Citra," tanya Zuhra karna memang sudah waktunya pulang, buat apa coba di kampus kalo nggak ada mata kuliah? mending di rumah, belajar, bantuin bunda. pikirnya


"Eh tunggu bareng aja, gue juga sekalian mau nyari si Rifki".



"Assalamualaikum" ucap Zuhra dan Rafael.


"Waalaikum salam" jawab Citra dan Rifki.


"Cit aku pulang dulu yah?"


"Eh kok kamu buru buru si Ra?"


"Iya mending aku pulang, siapa tau, dirumah bunda butuh bantuan"


"Dia orang yang baik dan pengertian" batin Rafael mengagumi Zuhra.


"Oh ya udah, kalo gitu aku juga pulang deh!

__ADS_1


dah kak ganteng, kak lugan" jawab Citra.


"Zuhra, hati hati" ucap Rafael.


"Iya assalamualaikum " ucap Zuhra yang dijawab oleh Rafael dan Rifki.


.......


Rumah Zuhra


"Assalamualaikum, bun zuhra pulang" ucap nya seraya mencium punggung tangan kanan bunda nya.


"Waalaikum salam, nak gimana kuliahnya lancar?" jawab bunda May


"Alhamdulillah bun, lancar, oh ya kalau gitu Zuhra pamit ke atas, mau bersih bersih dulu, ya bun"


"Iya nak"



Usai membersihkan diri, zuhra melihat waktu ternyata sudah mau memasuki waktu ashar, dia pun bersiap untuk melaksanakan sholat.


"Bunda"


"Iya nak" jawab bunda May sembari menutup al-qur'an nya.


"Eng-enggak kok bun, Zuhra cuma mau ngobrol ngobrol aja sama bunda, boleh kan bun?"


"Ya Allah, bunda kira apa, ya bolehlah nak sini duduk deket bunda"


"iy..."


ucapan Zuhra terpotong kala mendengar bel pintu yang berbunyi disertai ucapan salam.


Tok tok tok


"Assalamualaikum".

__ADS_1


"Waalaikum salam" jawab Zuhra dan bunda May bersamaan.


"Biar Zuhra aja yang buka bun"


#


"Waalaikum salam. Eh kak Doni, maaf sebelumnya ada keperluan apa ya...?"


Ternyata yang datang adalah Doni, pemuda yang sudah lama memendam perasaan kepada Zuhra, namun Zuhra menolaknya, bukan apa apa pasalnya Zuhra sudah menganggap Doni sebagai kakaknya, karena usia mereka yang hanya terpaut 2 th, Doni sudah bekerja dan Zuhra baru memasuki jenjang perkuliahan.


"Enggak Ra, ini aku cuman mau ngasih martabak, tadi aku beli buat teman teman kantor yang lagi main di rumahku, jadi sekalian aja aku beliin buat kamu dan keluarga", ucapnya memberikan 2 kotak martabak.


"Eh seharusnya kak Doni nggak usah repot repot"


"Nggak repot sama sekali kok Ra"


"Emm ya udah, makasih ya kak"


"Sama-sama, ya udah kalo gitu aku balik dulu ya, assalamualaikum"


"Waalaikum salam"


setelah kepergian Doni, Zuhra langsung masuk dan menemui bunda nya.


"Siapa tadi yang datang nak?"tanya bunda May.


"Oh ini bun, tadi kak Doni kesini ngasih martabak"


"Oh terus Doni nya mana?"


"Kak Doni nya tadi udah pulang bun,


oh ya bun ini yang satunya Zuhra siapin di piring yah, dan satunya lagi nanti buat ayah...?"


"Iya"


.

__ADS_1


Thanks for reading^^


__ADS_2