
Zuhra kini sudah rapi, dia duduk di teras rumah untuk menunggu Rafael datang menjemputnya, karena dia sudah janjian dengan Rafael akan pergi ke mall hari ini, dia mengenakan atasan berwarna putih, dipadukan dengan potongan rok berwarna hijau, dan sepatu kets berwarna putih.
Terdengar suara klakson mobil dari arah gerbang, zuhra pun melihatnya, ternyata itu adalah mobil Rafael, terlihat Rafael sudah rapi bersender di mobilnya, dia tersenyum ke arah Zuhra.
"Assalamualaikum, Zuhra" ucapnya, tersenyum manis
"Waalaikum salam"
"Silahkan tuan putri" rafael membukakan pintu mobil untuk zuhra, zuhra pun masuk sambil berkata. "Terimakasih kak" terdengar alay memang, namun itulah cinta, bisa merubah segala nya.
Mobil pun melaju menuju mall.
Sesampai nya di mall.
Mereka memasuki area t*me z*ne
"Kita kemana dulu nih Ra?" tanya rafael
"Wah bonekanya bagus ya" Zuhra terus menatap ke arah permainan capit boneka, di sana terdapat boneka panda yang lucu dan menggemaskan.
Rafael menoleh ke arah pandangan Zuhra, dia tersenyum.
"Kamu mau boneka itu? kalo mau ayo kesana"
Zuhra pun mengangguk.
Rafael mempunyai tiga kesempatan untuk memainkan permainan capit boneka itu.
"Ayo kak, ha ha, ke kanan dikit lagi" dan boneka panda itu sudah tercapit, namun tinggal sedikit lagi, namun boneka nya jatuh.
"Yaaah lepas, maaf ya, oke kita coba lagi ya Ra" ucapnya, berusaha untuk mendapatkan boneka itu lagi.
Dannn boneka panda itu pun berhasil tertangkap.
"Yess nih boneka panda nya" Rafael menyerahkan boneka panda bertopi itu ke Zuhra, "Makasih ya kak."
"Kita masih punya satu kali kesempatan lagi, aku coba lagi ya" Rafael memainkan capitan itu lagi, dia mengarahkan capitan itu ke arah boneka panda namun yang membedakan ada sebuah pita di telinga boneka panda tersebut, itu menandakan jika panda itu perempuan, Rafael pun mendapat kan nya.
"Sekarang kita udah berhasil menangin dua boneka panda, boneka panda yang itu," tunjuknya pada boneka panda bertopi yang di pegang Zuhra, "boneka itu buat kamu, nama nya fafa, dan yang ini aku pegang ya" ucap Rafael memegang boneka panda berpita.
__ADS_1
"Iya, gimana kalo boneka yang itu, dikasih nama rara aja?" kata Zuhra menunjuk boneka panda yang terdapat pita berwarna pink di telinganya.
"Iya boleh lah, rara kan merujuk pada Zuhra, dan fafa kan merujuk ke aku ha ha" Zafael dan Zuhra mereka tertawa bersama.
...
Sedangkan di rumah Rafael terlihat lah seorang perempuan, dengan gayanya yang glamour, mengetuk pintu.
Tokk Tokk Tokk
"Permisi" ucap Syela. Ya dia adalah Syela.
Tiba tiba pintu terbuka.
"Iya maap atuh, mbaknya teh cari siapa?" tanya bi Ida, selaku asisten rumah tangga.
"Saya cari ehm" Syela bingung saat di tanya seperti itu.
"Duh gue kan nggak tau nama tuh cowok siapa, b*go lo Syela" batin syela
"Eh saya cari pemilik rumah ini, apa ada?"
"Ada mbak, silahkan masuk dulu, biar saya panggil kan" ucap bi Ida mempersilahlan Syela masuk, syela pun masuk dan dia duduk di ruang tamu.
"Bu permisi, itu teh ada yang nyariin" ucapnya.
"Siapa bi?"
"Saya teh nggak tau, tapi dia bilang mau ketemu pemilik rumah ini gitu"
"Yaudah bi Ida tolong lanjutin masakannya ya"
Mama Linda menuju ruang tamu, dia melihat seorang perempuan duduk di sana.
"Maaf cari siapa ya?" tanya mama Linda seraya duduk di depan stela
"Lho kok yang dateng perempuan sih, cowok itu di mana ya, ah apa dia nyokap nya cowok itu" batin Syela.
"Eh perkenalkan saya Syela, pacar anak tante" ucap stela dengan percaya diri menyebut dirinya sebagai pacar Rafael, padahalkan dia bertemu dengan Rafael saat Rafael hampir menabrak nya, itu pun secara ketidak sengajaan, bahkan Rafael pun tidak ingat wajah orang yang hampir dia tabrak, eh bisa bisanya si Syela mengaku seenaknya tanpa malu.
__ADS_1
"Pacar?, Rafael kan sudah ada Zuhra, bahkan sudah melamar nya, awas saja Rafael jika berani menghianati zuhra" batin mama Linda.
"Maksudnya, kamu pacar anak saya, pacar Rafael gitu?" tanya mama Linda bingung.
"Oh jadi namanya Rafael" batin Syela.
"Iya saya pacarnya, tante calon mertua saya kan?" ucapnya tanpa malu.
"Maaf sebelumnya, kamu sedang demam ya?"
"Ah enggak kok tan, saya sehat sehat aja, tante perhatian banget sih" Syela tersenyum manis.
"Astaghfirullah, saya bingung ini, masalah nya anak saya itu sudah punya calon istri, dan sekarang kamu datang ke sini dan mengaku-ngaku menjadi pacar anak saya!?"
...
Setelah puas bermain di T*me z*ne, Zuhra dan Rafael merasa lapar, akhirnya mereka memutuskan untuk makan di salah satu cafe yang ada di sana.
"Misi mbak, mas, mau pesan apa?" ucap seorang pelayan menyodorkan buku menu.
"Kamu mau pesen apa Zuhra?" tanya Rafael.
"Aku pesen pancake blubery sama minumnya greentea"
"Yaudah mbak, saya samain aja"
"Baik silahkan di tunggu ya mas, mbak"
Makanan pun datang, Zuhra dan Rafael langsung memakan nya.
Setelah selesai dia memanggil pelayan cafe untuk meminta bil/total biaya pembayaran.
"Mbak minta bilnya ya"
Setelah membayar, Rafael dan Zuhra pun pulang, Rafael mengantar Zuhra terlebih dahulu ke rumah nya.
.
.
__ADS_1
.
To be continued