Zuhra

Zuhra
Eps 29


__ADS_3

^^Dia yang tulus mencintai mu, adalah dia yang menerima kekurangan mu, apa pun takdir mu, terima lah, karena takdir manusia tidak akan pernah tertukar, dan takdir akan mencari jalan nya sendiri^^


.


"**ji**ka ini memang yang terbaik aku akan menerima nya" batin Zuhra


"Bismillah...insyaAllah Zuhra menerima lamaran kak Rafa dengan segala kekurangan yang Zuhra miliki, mudah-mudahan Allah meridhoi" jawab Zuhra


"Alhamdulilah, aamiin" ucap kedua orang tua Rafael.


"Terima kasih Zuhra"


Zuhra hanya menanggapi dengan sebuah senyuman.


"Ayo ma, pasangkan cincin nya" ucap Abraham


"Oh iya pa...Mama sampe lupa, sangkin seneng nya, hehe" ucap Linda sambil membuka sebuah kotak cincin berwarna merah, dia membuka nya dan memakai kan nya pada jari tengah zuhra.


"S**emoga ini menjadi pilihan ku yang terbaik ya Allah" batin Zuhra


"Oh ya nak, untuk masalah pernikahan, nanti kita bicarakan lagi ya" ucap Linda.


"Ya tante, Zuhra juga berpikir demi kian, karena Zuhra juga baru awal masuk kuliah, dan Zuhra belum berpikir untuk membina sebuah rumah tangga"


"Iya nak"


Mereka berbincang bincang hangat layak nya sebuah keluarga.


.

__ADS_1


"Wah nggak terasa ya ma, ternyata kita sudah cukup lama mengobrol di sini, yasudah Zuhra, kalau begitu om, tante dan rafael pamit ya" ucap Abraham


"Iya om, tante hati-hati ya" jawab Zuhra sambil mencium punggung tangan kanan Linda dan Abraham.


"Yasudah Rafael, mama dan papa tunggu di mobil ya, siapa tau ada yang mau kamu bicarakan dengan Zuhra, ayok pa" Linda menyeret Abraham menuju mobil.


Suasana di ruang tamu rumah Zuhra hening, setelah kejadian prosesi lamaran itu mereka berdua merasa canggung satu sama lain.


Sampai pada Rafael berbicara pada zuhra.


"Zuhra, terimakasih karena sudah mau menerima lamaran ku"


"Sama-sama kak, makasih juga karena kamu sudah memilih ku"


"yaudah aku pamit ya, baik- baik di rumah... Assalamualaikum" ucap Rafael tersenyum dan hendak melangkah kan kaki nya menuju depan.


"Tunggu, kak" seru Zuhra...Dia berjalan ke arah dapur, kebetulan tadi waktu dia membuat kue, dia membuat banyak sampai beberapa toples.


"Ini buat tante kak, tadi kayak nya dia suka deh sama kue buatan ku" ucapnya teringat jika tadi Linda terlihat menikmati kue yang dia buat.


Zuhra menyerahkan tiga buah toples berisi kue, dua toples rasa keju, dan satu toples rasa strawbery yang sudah di bungkus dengan tas paper bag itu.


"Terimakasih...Future wife" ucap Rafael sambil tersenyum dan berjalan menuju pintu.


Degg


Wajah zuhra terasa memanas mendengar ucapan Rafael.


.

__ADS_1


Zuhra pun mengantarkan nya sampai pintu.


Rafael langsung masuk ke dalam mobil papa nya.


"Kok lama nak?" tanya Abraham


"Ya pa tadi Zuhra ..." perkataan Rafael terhenti.


"Zuhra minta kiss ya? he he he" seloroh Linda sambil tertawa.


"Dih mama apaan si, orang tadi waktu Rafa mau pergi, Zuhra manggil, dan dia nitipin ini buat mama."


"Apa itu?" tanya Linda.


"Buka aja, ayo pa jalan" ucap Rafael menyerahkan paperbag tersebut kepada Linda.


"Wah ini kan kue yang tadi, calon mantu pengertian ya, kalo camer (calon mertua)nya suka ma kue nya" cerocos Linda.


#


Zuhra masuk ke dalam rumah nya, karena hari sudah menunjukan malam gelap nya, dia berjalan memasuki kamar nya.


Zuhra duduk di sisi ranjang sambil menatap jari tangan nya yang sudah terpasang sebuah cincin sederhana namun elegan dengan permata berbentuk love.


"Ay**ah bunda, hari ini, malam ini, Zuhra udah di lamar, semoga ayah dan bunda meridhoi Zuhra dengan kak rafael ya.


D**an...Apa mungkin ini yang di maksud ayah dan bunda di dalam mimpi itu?, jika iya Zuhra sudah mengikuti apa kata hati Zuhra, karena Zuhra sudah menerima nya." batin Zuhra


Lalu dia menuju ke dalam kamar mandi untuk menggosok gigi dan berwudhu, setelah selesai dia menuju ke ranjang king size nya untuk tidur.

__ADS_1



__ADS_2