" Ya Aku Bisa...."

" Ya Aku Bisa...."
Yang Pertama


__ADS_3

" Widi sekarang kau adalah istriku. Terimalah aku menjadi suamimu, sholatku masih bolong bolong maukah mengajariku agar rumah tangga kita lebih bernilai pahala..? tanyanya sambil menatap wajah Widi. Widi menatap Fitrah kemudian tersenyum dan mengangguk. Fitrah perlahan membalik tubuh istrinya agar berhadapan dengannya kemudian menikmati bibir tipis istrinya untuk pertama kali sejak mereka menjadi suami istri. Widi hanya diam. Ia belum berpengalaman dengan hal hal intim seperti itu. Tak pernah ada sentuhan fisik, dan tidak pernah pacaran.


Fitrah melepas pagutan bibirnya. Memandang istrinya.


" Kita akan mandi bergantian..."


Fitrah membuka baju resepsinya. Widi memandang ke arah lain. Masih asing baginya menatap tubuh sixpack suaminya. Fitrah melirik kemudian tersenyum puas. Berjalan ke kamar mandi. Sampai di kamar mandi Fitrah tersenyum puas. Ia ingat apa yang di katakan teman temannya.


Flash Back


Fitrah berjalan masuk ke cafe. Ia sudah janjian dengan 4 orang temannya agar bertemu di ruang VVIP Fitrah akan menceritakan perjodohan mamihnya sekaligus mengundang sahabatnya ke acara resepsinya. Tiba di kamar 4 Fitrah tidak mengetuk langsing membuka hendel pintu lalu membukanya di lihatnya ke empat sahabatnya sudah lengkap bearti hanya menunggu dirinya batin Fitrah.


Fitrah pun duduk. Ke empat temannya adalah anak para pengusaha terkenal. Ke empatnya nasibnya hampir sama seperti Fitrah meneruskan peruasahaan ayahnya. Ke lima anak milyuner dan pengusaha tersebut terkenal suksea di usia muda selain memiliki wajah yang tampan. Fitrah mulai bersahabat sejak mereka SMA hingga kelimanya sukses.

__ADS_1


" Guys... aku mengumpulkan kalian hari ini aku ingin mengabarkan kepada kalian bahwa 3 hari lagi aku akan menikah...."


" Are You crazy..." ( apakah kamu gila )


" You kidding me..? ( Kamu bercanda )


" Seriuosly...?.." ( Serius...)


Andi melotot menatap Fitrah. Sepanjang sahabatnya ketahui Fitrah tidak pernah menjalin hubungan sejak putus dengan Sania. Dia hanya fokus dengan kertas dan kontrak kerja.


" APA..?.." serentak keempat sahabatnya.


Fitrah kaget. Ia menelusuri keempat wajah sahabatnya ada apa dengan Widi batinnya.

__ADS_1


" Heeeeiiiii Fitrah betapa beruntungnya dirimu mendapatkannya, kau tahu beberapa rekan kerja ku membicarakannya ia berusaha menarik perhatian Widi dan hasilnya zonk...."


" Kakakku mengagumi Widi tapi dia tak mau mencoba karena dia fikir saingannya berat. Aku menertawakannya..."


" Rumah cantik Widi..? aku pernah bertemu dengannya sekali saat itu aku mengantar mamah treatment mamah sempat mengenalkan aku. Aku akui dia sangat cantik..."


" Aku tak tahu siapa dia..." mengangkat bahu.


" Dia tak pernah pacaran, kalau aku yang menikahinya berarti aku yang pertama, sebenarnya dulu aku hanya mengaguminya. Karena dia cerdas, sopan dan sedikit alim. Rasa kagumku berubah menjadi cinta ketika dia selesai pendidikan dari Korea Selatan. Lebih cantik, modis dan keibuan.


Hingga mamih menjodohkanku, ketika gadis lain langsung menerima tidak dengan dirinya dia minta waktu untuk sholat istikharah katanya memohon petunjuk dari Allah...."


Sahabat Fitrah tertawa terbahak.

__ADS_1


" Sebaiknya sholat loe benerin deh...loe bakal jadi suami trus punya anak, loe harus perbaiki diri, sini deh gue kasi tips untuk membuktikan emang bener dia seperti " buah jagung " . Ketika loe cium bibirnya dia hanya diam karena memang dia tak berpengalaman, dia benar benar menjaga dirinya hanya untuk suaminya ini yang langka bro...selanjutnya coba deh lu buka baju lu nampain badan lu yang sixpack jika dia melihat ke arah lain dengan malu... selamat lu murni yang pertama untuknya..."


__ADS_2