" Ya Aku Bisa...."

" Ya Aku Bisa...."
Extra Part


__ADS_3

Usia kehamilan Widi memasuki bulan ke dua. Selama hamil Widi lebih energik dan ceria. Tak tampak tanda tanda kehamilan tidak mual atau muntah muntah. Si kembar berusia 5 tahun dan sekolah di PAUD international. Sekolah yang mengajarkan kemandirian dan kegiatan yang memicu kecerdasan otak anak tentu di sekolah tersebut juga di ajarkan tahfizh quran.


Resepsi di adakan dengan mewah. Banyak tamu undangan yang kaget ternyata Farhan telah melaksanakan akad nikah terlebih dahulu. Farhan Tak pernah terlihat dekat dengan wanita mana pun. Banyak yang mendekatinya dan berusaha menarik perhatiannya tetapi gagal. Di tambah lagi Farhan sedikit pendiam dan tidak banyak omong.


Si kakak dan adek di jaga babysitter dan 4 orang tim keamanan dari perusahaan Farhan. Farhan khawatir jika terjadi sesuatu dengan anak kembarnya. Jika keduanya mulai lelah telah di sediakan kamar untuk keduanya.


Ketika jam sholat Widi dan Farhan masuk ke kamar menunaikan sholat berjamaah di kamar. Keluar lagi setelah sholat menemui tamu undangan. Teman teman dekat Farhan juga datang. Suasana resepsi berjalan penuh tawa dan kekeluargaan. Client rumah cantik juga di undang. Staff rumah cantik berkumpul di hotel. Rumah cantik tutup 1 hari. Tidak ada yang mengetahui kalau Widi hamil. Tak tampak tanda tanda kehamilan pada dirinya. Widi terlihat ceria dan bahagia. Tangan Farhan tak lepas dari pinggang Widi. Sesekali ia mencium kepala Widi yang tertutup hijab.

__ADS_1


Kado menggunung dan kotak amplop juga mulai penuh. Acara resepsi di tutup hingga jam 6 sore mengingat Widi yang lagi hamil dan Farhan khawatir kelelahan. Setelah resepsi dengan sabar Farhan membantu Widi melepaskan pakaian resepsinya. Setelah Widi mandi dan beristirahat Farhan melihat anak kembarnya di kamar sebelah. Sebelum masuk kamar anaknya Farhan mengetuk pintu karena ada babysitter yang menemani di kamar anaknya. Farhan sengaja mengetuk pintu untuk memberikan waktu kepada babysitter agar merapikan pakaian mungkin sebelum Farhan masuk mereka dalam keadaan bebas. Salah satu babysitter membuka pintu setelah melihat siapa yang mengetuk ia meminta Farhan menunggu sebentar. Kemudian membangunkan temannya dan keluar dari kamar. Setelah babysitternya keluar kamar Farhan masuk ke kamar anaknya. Sikembarnya terlihat tidur dengan nyenyak. Mungkin kelelahan batin Farhan. Mendekati si kembar mencium kening keduanya. Kemudian Farhan keluar kamar. Babysitter melihat Farhan keluar kedua babysitter masuk kembali ke kamar melanjutkan istirahatnya.


Farhan memasuki kamarnya melihat istrinya senyum senyum melihat hpnya. Farhan pun duduk di sebelah istrinya ternyata istrinya melihat foto keduanya di medsos dan tertawa melihat komen komen netizen.


Farhan pun ikut tertawa.


Setelah sholat isya Farhan dan Widi istirahat. Dengan Farhan memeluk istrinya. Widi pun membalas pelukan suaminya dan tertidur badannya terasa lelah.

__ADS_1


"Maaahh bangun sholat subuh..." menggoyang goyang lengan Widi.


"Sedang azan subuh..."ucap Farhan berbisik di telinga Widi. Widi tertawa dengan mata terpejam. Geli rasanya melihat Farhan berbisik seperti itu. Farhan mengulangi sampai Widi terbangun dan terduduk di tempat tidur. Ketika bangun Widi menunjukkan wajah protes. Farhan tertawa melihat istrinya memasang ekspresi seperti itu membuatnya gemas. Dengan lembut Farhan menggendong istrinya ke kamar mandi berwudhu untuk sholat subuh berjamaah.


Saat Widi memakai mukena Farhan menyiapkan sajadah untuk dua orang. Setelah selesai memakai mukena keduanya sholat berjamaah.


Setelah sholat berjamaah Widi merasa mengantuk dan lelah setelah melipat mukena Widi pun membaringkan tubuhnya. Farhan melipat sajadah. Setelah selesai mendekati istrinya.

__ADS_1


"Mau papah pijitin...?"tanyanya. Widi mengangguk dengan mata tertutup.


"Istirahat yang cukup mah, mamah harus rileks dan cukup istirahat agar anak papah yang di sini sehat..."sambil meraba perut datar istrinya. Widi tersenyum. Dan Farhan dapat melihat senyuman istrinya.


__ADS_2