Afshah

Afshah
hf 10


__ADS_3

HF #10


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


............


"Dan... apa?" Tanya aldrian yang telah kembali menuju kursi kebesarannya menatap jimmy dengan mata elangnya


"Maaf...boss...ada masalah dengan perusahan di singapure yang mengharuskan anda kesana" ucapnya


"Separah apa?" Tanya aldrian


Membuat jimmy mendekati meja aldrian dan memberikan iped yang selalu di pegangnya.


Setelah 15 menit meneliti dan terlihat terdiam beberapa saat.


"Baiklah..pukul 5 pagi kita berangkat..siapkan saja jet pribadi" ucapnya


"Siaap boss.."


"Baiklah..setelah pertemuan dengan klien jam 11. Kita langsung saja ke rumah sakit." Ucapnya kembali meneliti satu persatu kertas di bejanya

__ADS_1


"Apapun untukmu boss" jimmy yang melangkah meninggalkan aldriandi ujung ucapnya


......


Tok...tok...tok.....


Pintu terbuka sebelum si penghuni berdiri.


"Loe datang lebih cepat 30 menit dari yang loe janjikan" ucap seorang wanita pada tamu yang baru saja datang..setelah melirik sekilas jam di pergelangan tangannya


"ya.. Karna gue tau, loe pasti laper jam segini" ucapnya santai.


Mendudukan diri pada sofa yang tersedia.


"Kayaknya enak" jawab si wanita melirik makanan yang di letakkan jimmy pada meja di depan boss nya


"Emang loe tau gue bawain apa?" Tanya aldrian ngeledek sahabatnya itu


"Tentu aman..karna gue belum mau kehilangan sahabat cerewet kayak loe" ucap aldrian melirik sebentar sahabatnya dan beralih ke arah tempat tidur pasien di sudut ruangan.


"Sepertinya dia sudah lebih baik" ucap wulan melirik ke arah yang sama dengan aldrian.


"Sepertinya.. Dia akan keluar dari rumah sakit sore ini..dan loe kasih dia libur beberapa hari buat istirahat" ucap aldrian ke arah wulan


"Dokter bilang..loe suruh dia keluarnya besok?..kok loe bilang sore ini ke gue?" Ucap wulan yang minta penjelasan


"Gue berubah fikiran" ucapnya santai


"Gue tau loe,ada apa?" Tanya wulan nyelidik

__ADS_1


" gue beritahu loe nanti" ucapnya menyerah dengan raut wajah wulan.


"Baiklah..loe hutang satu cerita sama gue.." ucapnya


"namun sekarang...gue udah bisa makan ini kan?" Ucap wulan lagi membuka makanan yang di bawa aldrian tadi.


"Iya..sehabis itu..loe bisa langsung pergi ke cafe" ucap aldrian


"Jadi..sedari pagi gue di sini..loe hanya nyuap gue dengan nasi goreng dan jus mangga ini doank?.." Ucap wulan protes


"Ralat..itu nasi goreng special dan Salah loe ngak reqwees " ucapnya santai meninggalkan wulan menuju ranjang pasien.


aldrian berdiri di samping ranjang tidur afshah memperhatikan wajah damai afshah yang terlelap.


"kamu tetap tidur dengan nyenyak walaupun keadaan disini sudah hampir seperti pasar" batinya


"sepertinya gue harus pergi..takut mengganggu ke harmonisasian loe" sindir wulan yang sudah berdiri menautkan tas pada pundaknya


"ya..lebih cepat loe pergi akan lebih baik" jawab aldrian tak melirik ke arah wulan.


"loe..ngak kenapa-kenapakan?" tanya wulan yang masih berdiri


"emang gue kenapa?" tanya aldrian yang langsung menatap wulan


"kayaknya..loe cek kesehatan loe deh?!" saran wulan membuat aldrian mengerutkan wajahnya menatap ke arah wulan


"gue berharap loe sadar akan tinggkah loe yang mulai 'up normal' " ucapnya santai dan melangkah menuju pintu keluar ruangan


"ya...mungkin.." gumam aldrian yang kembali menatap afshah.

__ADS_1


Jimmy yang berdiri sedari tadi hanya bisa menjadi saksi dari perdebatan dua sahabat itu..


__ADS_2