
HF #24
Hai..hai..
Ini novel kedua ku di sini..
Semoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
...............
Pagi menjelang dengan indah..
Azan subuh membangunkan afshah yang baru tidur pukul 2 dini hari..
Selesai sholat subuh..iya melangkah menuju dapur menyiapkan sarapan suaminya yang lebih tepat di sebut tuannya.
Afshah menghidangkan masakanya di atas meja setelah menyelesaikan masaknya..
"Aku harus mandi mendahuluinya..menyiapkan air mandi sesudahnya..membangunkan dan menyiapkan bajunya." gumam afshah mendikte kegiatan rutinnya di tangga menuju kamar.
Afshah membuka pintu dengan hati-hati seperti pencuri, agar tak membangunkan sang empunya...
"Ah..aman" lirih afshah melirik aldrian yang masih tidur.
Dengan sigap afshah menuju kamar mandi...
setelah 15 menit afshah keluar kamar mandi yang sebelumnya telah menyiapakan air mandi buat aldrian.
Afshah memakai dasternya sementara untuk membangunkan aldrian..
Karna jika dengan masih berbaut handuk mandi..
Akan berakibat buruk dengan pandangan aldrian terhadapnya.
"Tuan..tuan...bangun tuan" ucapnya mengoyangkan tubuh aldrian dengan tangannya yang dingin sehabis mandi
"Hmm...."
__ADS_1
Hanya itu yang keluar dari mulut aldrian dan kembali tertidur
"Tuan..bangun tuan..ini sudah pagi" ucapnya lagi mencoba membangunkan
"Baiklah" aldrian duduk sebentar mengumpulkan jiwanya dan melangkah masuk menuju kamar mandi..
"Ini saatnya" gumam afshah memakai pakaiannya dengan rapi.
Aldrian keluar kamar mandi menatap afshah dengan wajah berkerut.
"Dia ngak mandi? Tapi sudah rapi?" Batin aldrian
Namun tetap melangkah menuju ruang ganti baju.
Afshah mengikuti tuannya.
Melaksanakan tugas rutinitas pagi.
"Mari sarapan tuan" ucap afshah yang sudah menyelesaikan memakai sepatu di kaki aldrian.
Aldrian tak memjawab hanya melangkah menuju tangga bawah rumahnya.
Sesampai di meja makan..
"Nasi goreng plus telur ceplok?!..seleramu" ucapnya namun menerima piring yang telah di isi sarapan yang di sebutnya tadi..
Sarapanpun terlihat hikmat dengan tak ada suara dari dua insan penghuni rumah.
Aldrian beranjak menuju ruang kerjannyanya..
Afshah kembali membersihkan tempat dan bekas sarapannya.
Setelah selesai afshah kembali ke kamar mengambil tas dan notebooknya..
Tut...tut...tut...
"Qween" nama yang tertera pada layar ponsel afshah
"Assalammualalikum qween" ucapnya menuruni tangga
"Loe kuliah ngak?" Ucap di seberang.
__ADS_1
"Iya..loe kuliah ngak?" Tannya balik
"Iya donk...lagian gue masih betah di sini dari pada loe yang mau cepet-cepat ninggalin gue di kampus ini" celotehnya dengan nada manja
"Heheehe..nanti temenin gue ngeprint skrip ya?!" Pintanya pada lawan bicara
"Siiip..yang jelas..kesini dulu" suara di sebrang lagi
"Baiklah..gue lagi OTW..asllamuallaikum." jawabnya
"Waallaikumsalam" suara balasan terdengar dan afshah menutup panggilannya.
Aldrian sedari tadi mendengar afshah menggakat ponselnya pun keluar dari arah ruang kerjanya seolah tak mendengar apa-apa..
Mereka bertemu pada pintu utama.
"Kamu mau kemana?..apa kamu fikir saya akan mengizinkan kamu keluar rumah?" Tanya aldrian dengan dinginnya
"Tolong izinkan saya tuan..Saya hanya mau ke kampus" ucapnya lirih
"Kamu pulang jam berapa?..saya akan makan siang di rumah" ucapnya
"Saya akan pulang memasak siang nanti" ucapnya memastikan
"Baiklah...jaga ucapamu" jawabnya meninggalkan afshah.
Aldrian berdiri di depan pintu mobil yang telah di bukakan jimmy
"Kamu..pergi dengan saya saja" titahnya tanpa melirik ke arah afshah..
Afshah melirik jimmy..
jimmy nampak mangguk membuat afshah terpaksa menaiki mobil aldrian.
"Apa saya menyuruh kamu duduk di depan?" Tanya aldrian melihat afshah membuka sendiri pintu mobil di semping pengemudi
"Maaf" ucapnya beralih membuka pintu di samping aldrian.
Jimmy hanya geleng-geleng kepala di luar mobil tak faham dengan maunya aldrian..
"Sebenarnya..apa kau sadar dengan yang ada di fikiran mu aldrian??" Batin jimmy dan masuk ke arah kemudi.
__ADS_1
Mobil di kendarai jimmy meninggalkan rumah menuju kampus afshah..