Afshah

Afshah
hf 41


__ADS_3

HF #41


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!๐Ÿ˜


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


..............


Aku lagi di taman xxx bisa jemput aku ngak?" Ucap afshah basa-basi di depan wulan yang sebenarnya iya bisa pulang sendiri.Namun karna usul wulan yang tak bisa iya tolak.


"Bentar lagi supir bakalan jemput kamu" jawabnya dingin


"Baiklah..aku tunggu" ucap afshah pasrah.


Sambunganpun terputus.


"Gimana?" Tanya wulan


"Bentar lagi datang" jawab afshah yang tak memberitahu kalau bukan aldrian yang menjemputnya


"Semoga aldrian berubah karna kehadiran bayi kalian" batin wulan melirik afshah


Afshah menghadiahkan senyuman akan lirikan wulan kearahnya.


Yang seperti seorang kakak baginya.


Setelah 10 menit menunggu ternyata mobil suami wulan terlebih dulu datang.

__ADS_1


"Kita tunggu aldian bentar ya mas?" Ucap wulan pada suaminya


"Ngak usah kak..bentar lagi datang kok..kakak duluan saja" ucap afshah dengan senyum khasnya


"Beneran bentar lagi datang?"


Tannya wulan memastikan


"Iya??" Jawab afshah lembut


"Kamu sendirian lho disini,apa ngak apa-apa?" Wulan meyakinkan afshah lagi


"Iya ngak apa-apa kak" jawab afshah mantap


"Kamu udah ngak sendirian lho..kamu sekarang bawa satu nyawa lagi" ucap wulan yang masih belum tenang meninggalkan afshah sendiri di taman


"Kak..afshah beneran ngakpapa." Ucapnya meyakinkan wulan


"Hmm...ya sudah..kakak berangkat dulu" ucap wulan pasrah.


Tak lama berselang ke pergian wulan.


afshah telah kembali duduk pada bangku taman tempat dia dan wulan duduk tadi..


"Hei....kamu?" Tanya seorang cowok yang berdiri di depan afshah


Afshah yang berniat ikut berdiri tiba-tiba linglung dan hampir terjatuh.


kalau saja tidak cepat-cepat pinggan afshah dirangkul oleh kedua tanganya si pria yang tadi di depannya.


"Maaf.. dan.. terimakasih" ucap afshah canggung dengan situasi yang menimpanya.


"Hei.. sepertinya. Aku di takdirkan untuk selalu membantumu?!" Jawabnya dengan tersenyum

__ADS_1


"Hei??..itu bukan namaku" ucap afshah melepaskan diri dari rangkulan si pria dan mencari posisi aman untuknya berdiri.


"namaku afshah,maaf..saat itu aku ngak sempat ngenalin nama" ucapnya menyodorkan tangannya.


"Aku Qiandra..kamu panggil Qian saja" ucapnya sambil menerima jabatan tangan dari afshah


"Terimakasih untuk roti dan juga bantuan mu saat di rumah sakit kala itu dan juga untuk ta..tadi." ucap afshah yang terlihat sedikit gugup


" tak usah di fikirkan..


setelah 4 bulan lebih tak bertemu.


ternyata,untuk yang ke tiga kalinya. kita berjumpa kembali dalam ketidak senggajaan" ucapnya dengan senyum ketulusan


" dan untuk pertolongan yang lainnya..begitulah takdir..semoga perjumpaan kita selanjutnya.


Aku dalam keadaan baik-baik saja" ucap afshah yang memikirkan dua kali perjumpaan dengan qian selalu dalam kesulitan


"Ya..semoga..namun aku tak akan lelah membantu kamu dalam keadaan apapun" ucap qian kembali dengan senyuman yang menawan. membuat afshah bertambah semakin gugup.


"Maaf..sepertinya aku harus pulang" pamit afshah di saat melirik mobil jemputannya telah terparkir.


"Hati-hati" qean menangkap kembali pundak afshah yang tiba-tiba kembali linglung saat akan memulai berjalan.


"Maaf..terimakasih" ucap afshah melepaskan tangan Qean dan melangkah meninggalkan Qean yang terpaku melihat kepergian afshah


"Dua kali pertemuan. Berakhirbdengan aku yang meninggalkannya. Saat ini, aku yang tinggalkan pergi" guman Qean.


Mendudukan dirinya pada tempat yang di tinggalkan afshah.


...............


hai semua jangan lupa kunjungi juga novelku

__ADS_1


Dkas (dulu.kini. taupun selamnya)


terimaksih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜


__ADS_2