Afshah

Afshah
hf 60


__ADS_3

HF #60


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


One.. two.. tree..."


Video kembali di putar.


#Sesi pertama


Video pernikahan aldrian..


Video aldrian makan dengan afshah.


Video aldrian datang pada acara ulangtahun perusaan Bian Liandro.


Kejadian afshah di serang 3 orang pria bertopeng.


Video aldrian menggakat afshah ke kamarnya.


Video pemeriksaan afshah ke klinik bersama wulan.


Video pertemuan tak sengaja afshah dangan bian di taman.


Video pertempuran afshah - aldrian


Video afshah di pingsan hingga kedatangan seorang dokter.


Video kedatang misya membentak afshah.


Video afshah memakan sarapannya hingga meminum susu yang di telah di campuri obat.


Video afshah kesakitan hingga kedatangan aldrian dan jimmy menyelamatkannya.


Video yang di dari CCtV tersebut berhenti sejenak.


Aldrian menatap afshah yang telah menanggis kesegukkan di pelukan Qean.


Qween nampak mengusap punggung afshah.


Emosi aldrian seketika memuncak melihat adegan tersebut.


Namun..


"Boss.." suara jimmy memaksanya kembali melihat layar di depannya.


Mata aldrian tak berkedip melihat sebuah perkelahian.


20 orang mengepung tempat yang di isi 5 orang pria bertubuh besar.


Setelah pertarungan di menangkan oleh 20 orang tersebut.

__ADS_1


"Kalau kau ingin keluarga muselamat.. jawab dengan jujur semua pertanyaanku?" Suara damian mendekati salah seorang dari 5 yang di kepung anggotanya tadi.


"Apa kau mengenal wanita ini?" Tanya damian melihatkan foto ukuran 10 R di tanganya.


"Jawaaaab" ucap damian melihat 2 diantara mereka yang masih sadar bersitatap.


"Keeeeenal tuan" jawab salah satunya.


"Ka..kami di suruh membunuh perawat itu tuan" Suara


Seorang pria bertubuh besar duduk pada kursi dengan tubuh yang dililiti rantai besi.


"Siapa yang menyuruhmu?" Suara damian duduk di seberang pria tersebut


"No..nona misya" jawabnya


berucap melirik temannya yang akan di ikat.


Kedua tangan si pria itu di angkat ke atas dan di ikat.


Talinya di gantungan pada atas bangunan sarang 5 bodigur bayaran itu.


Setelahnya..


Video pertemuan yang seperti tak sengaja antara misya yang turun dari tangga dengan perawat yang baru saja keluar dari ruang tamu.


Mereka seperti berkenalan dan sempat bersalaman.


Namun aodio yang di pasang dave menjawab video CCtv aldrian tersebut.


"Nona misya" suara si pelayan


"Ini.. selesaikan tugasmu dan pergilah dari sini" suara misya setengah berbisik.


"Setelah semua selesai. Pergi menjauhlah untuk sementara waktu " ucap misya meninggalkan perawat tersebut menuju pintu utama rumah aldrian.


wanita berpakaian dokter muncul pada sesi berikutnya.


" perkenalkan saya dokter ......


Saya dokter di klinik yang menaggani kandungan mbak wulan dan nona afshah..


Untuk mengkomfirmasi. Bahwa nona wulan maupun nona afshah tak pernah dekat dengan si perawat..


Pada tangal 12 bulan juli.


nona wulan dan nona afshah memeriksaka kandunganya kala itu pada. Sesaat setelah misya yang merupakan temanku semasa sekolah menenggah pertama datang berkunjung.


Misya menanyakan perihal mvak wulan dan nona afshah yang katanya kenal dengan mereka."


Ucap sang dokter terdiam sejenak.


"Misya yang pergi mendadak mengatakan akan menyusul nona afshah untuk memberikan ucapan selamat atas kehamilannya.


Namun sebelum pergi.misya berbicara sejenak dengan perawat yang menjadi asisteku di klinik. Keesokan harinya si perawat minta izin cuti beberapa hari. Namun berita kematiannyalah aku dapat setelah itu" cerita sang dokter bersedih.


" The and"


"Selamat menempuh hidup yang baru aldrian suadraja"

__ADS_1


Akhir video.


Aldrian menatap tajam misya yang sudah berada di sana saat video sesi kedua kado dari damian di putar.


"Ini tidak benar al" sangah misya mendekati aldrian.


" jimmy.. loe bereskan wanita ****** ini" ucap aldrian


"Al.. loe ngak bisaa ninggalin gue?!" Tangis misya.


" BISA!.. bahkan gue bisa membunuh loe yang telah membunuh anak gue" bentaknya dengan amarah.


Aldrian melangkahkan kakinya menuju afshah.


Melirik tajam afshah yang masih di pelukan Qean.


" loe yang ngak bisa pergi dari gue" ucap aldrian menarik paksa afshah dari pelukan Qean.


Pelukan yang lepas karna kuatnya teeikan aldrian memvuat afshah mebatap tajam ke arah aldrian


" Kenapa?.. kenapa ngak bisa" ucap afshah dengan amarah walaupun air matanya semakin banyak mengalir.


"Karna loe maaih berstatus istri gue!" Jawabnya lantang.


"Loe salah tuan.. afshah bukan istri loe lagi" jawab Qean menarik afshah hingga terlepas dari tangan aldrian.


" kita sudah bercerai aldeian " jawab afshah yang akan dibawanya pergi Qean.


"Aku tak pernah memceraikanmu?!" Teriak aldrian. Afshah yang telah melangkah dengan Qean terhenti.


" apa kau tak membaca semua file yang akan kau tanda tangani aldrian?" Tanya damian


Membuat tubuh aldrian membeku.


Seketika tatapannya melirik ke arah jimmy.


"Gue memberikannya saat loe di kantor al.. gue kira loe sudah membacanya" jawab jimmy lemah.


" bagaimana afshah bisa mengurusnya tampa sepengetahuanku?" Tanya aldrian lirih.menatap sendu pada mer-mer lantai.


" gue yang mengurus semuanya tepat seminggu sebelum pernihan loe. Gue sudah meminta loe ngak menyerah bukan?!." Ucap damian sinis


"Gue ngak bakal biarin adik gue di madu" lanjut damian beenada penekanan.


"Baiklah. Gue akan tetap lunaain janji gue buat biya kuliah airah" jawabnya lirih danterlihat pasrah akan dirinya


"Tak perlu aldrian suadraja. Selama 6 bulan pengasinggan. afshah berkerja di jerman.


Cukup untuk biaya masuk kuliah kedokteran adiknya." Jawab damian tegas.


"Dan satu lagi.. untuk hidup afshah loe tak perlu lagi memikirkannya. Itu bukan lagi urusan loe"


"Baiklah" jawab aldrian melahkah meninggalkan semua tamu yang ada di gedung.


Matanya tak menatap siapapun.


Langkahnya gontai. Perih di hatinya.


Kenyataan yang harusnya di ketahuinya sejak lama.

__ADS_1


Berharap akan tak bersalah adalah impiannya..


saat ini baru terbukti di saat semua tak bisa lagi kembali.


__ADS_2