
HF #34
Hai..hai..
Ini novel kedua ku di sini..
Semoga kalian suka..
Jangan lupa LIKE yach?!!😁
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
2 bodiguar aldrian menjadi mainan damian. mereka di tantang untuk beradu kekuatan dengan di beri imbalan pada siapa yang menjadi pemenangnya.
Afshah duduk di atas ayunan yang berada pada taman. memperhatikan 2 bodiguar suaminya yang saling ado jotos.
Sementara 2 bodiguar lagi mejaga pintu pagar rumah.
Kurang dari 10 menit dave keluar mendekati afshah.
"Maaf afshah..apa kamu bisa buatkan aku secangkir kopi?" Minta dave lembut di berdiri di depan afshah
"Tentu tuan" jawabnya yang hendak meninggalkan dave
"Kenapa kau memanggilku tuan?..aku sahabat suamimu?!" Ucap dave menahan tangan afshah
"Ma..maaf" jawab afshah menarik paksa tangannya
"Tak apa..tapi..panggilah aku kakak..mungkin panggilan itu bisa mencairkan kecanggunganmu" ucap dave manatap afshah lembut
"Baiklah..ka..kak" jawab afshah merlalu meninggalkan dave.
Dave berjalan bergabung dan mendatangi damian.
"Hei...kalian berhentilah..Poin kalian seri..jadi hadiah ini kalian bagilah" ucap damian memberikan uang 10 juta padA salah satu bodiguar yang bertarung tadi.
__ADS_1
Merekapun meninggalkan ke dua sahabat bossnya.
"Bagaimana?" Tanya damian
"Beres brot!" Ucap dave bertanda tugasnya selesai.
Damian terdiam melirik afshah yang datang membawa secangkir kopi.
"Ini kak" ucap afshah pada dave
Damian nampak terkejut dengan panggilan afshah terhadap dave
"Kau..bisakah kau panggil aku.. dengan sebutan kakak juga?!" Tannya damian penuh harap
"Tentu kak..afshah senang mempunyai dua kakak laki-laki" ucap afsah dengan wajah berseri
"Ya..kau sekarang adalah adik kami..jadi,jangan canggung dengan kami" ucap dave
"Sekarang duduklah di sini sebentar" ucap damian
Deva menggangguk membuat afshah duduk di salah satu kursi dari 4 kursi yang tersedia di sana.
"Apa di sini tak ada pembantu?" Tanya damian hati-hati
"Biasanya ada..tapi tuan al..." afshah tersadar dengan ucapanya karna wajah damian dan dave nampak berubah
"Maksud afshah..aldrian meliburkan semua pelayan rumah ini selama 2 bulan sehari setelah kami menikah" ucap afshah berhati-hati dalam memilih kata.
"Baiklah..itu artinya dalam beberapa hari lagi semua pelayan kembali..kakak harap kamu jangan kerjakan semua pekerjaan laki. Perbanyaklah istirahat" titah damian
Yang membuat hati afshah menghaanggat.
"Ternyata masih ada orang kaya berhati mulya" batin afshah
"Berjanjilah" dave menambahkan
__ADS_1
"Iya kak.. afshah janji pada kakak berdua..afshah akak menjaga kesehatan afshah" ucapnya tersenyum
"Kamu masih kuliah?" Tanya damian
"5 hari lagi wisuda kak" ucap afshah
"Jurusan apa?" Tanya dave
"Pendidikan kak" jawab afshah berbinar
"Waah..ternyata adikku seorang guru." Ucap damian spontan mengelus lembut kepala afshah
"I..iya kak" jawab afshah malu
"Baiklah..afshah masuk dulu kak " pamit afshah
Di angguki 2 saudara barunya itu.
"Sikapnya benar-benar mirip
Dave" ucap damian menatap kepergian afshah.
"Ya..kau di beri kesempatan kedua untuk menjaganya walaupun pada orang yang berbada" jawab dave
"Ya..kau benar..kalau dia tak bahagian dengan aldrian. Aku akan bertindak" ucap damian yang tersengan seperti mantra di teliga dave.
"Bagaimana selanjutnya?" Tanya dave ke arah damian
"Kita balik ke thailand hari ini. Kita awasi dari jarak jauh. Aku yakin l si pembuat onar tak akan muncul dalam waktu dekat" teori damian
"Baiklah. Aku ikut perintah mu saja brot" ucap dave.
"Ya sudah. Mari siap-siap.
kita berangkat sekarang" ucap damian.
__ADS_1
Dave meneguk habis kopi buatan afshah dan mereka membawa cangkir yang kosong ke dalam rumah..