Afshah

Afshah
HF 06


__ADS_3

HF #06


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Kita sudah sampai" wulan menunjuk kamar dengan nomor 65 yang tertera di depan ruang.


Sebelum masuk aldrian terlihat berfikir sejenak dan menoleh ke arah wulan.


"Sedari tadi loe nungguin gue di depan..jadi loe tinggal


afshah sendirian di dalam?" Tanyanya


"Ngak sendrian kok..afshah di temanin sama malaikat penolongnya tadi" jawab wulan dengan wajah berseri-seri.


Melihat sikap wulan membuat aldrian membuka dengan cepat pintu kamar afshah.


Nampak seorang pria duduk dengan tenangnya menemani seraya mengenggam tangan afshah..


"Wulan sebaiknya kamu belikan aku makan malam dan minumku di kantin rumah sakit,karna dari tadi aku belum makan" ucap aldrian Lurus tanpa melirik ke arah wulan.


"Baiklah" ucapnya dan beralih menoleh keseorang yang lain di sana..


"apa ada yang kamu mau juga tuan" ucap wulan melihat seseorang yang masih setia duduk di tempatnya.


"Tidak usah wulan..terimakasih" ucapnya lembut.


Tentunya yang menjawab sudah mengetahui nama wulan yang merupakan menejer cafe tempat afshah bekerja...


"Baiklah..aku pergi dulu" pamit wulan pada dua pria yang berada di kamar inap itu.


Wulan melangkah meninggalkan mereka.

__ADS_1


Setelah pintu kamar di tutup kembali.


Wulan berdiri sejenak,


Menatap ke arah dalam kamar.


"Apa sebenarnya yang loe fikirkan Al?..gue harap loe ngak berbuat sesuatu yang salah" gumam wulan dan memulai melangkahkan kakiknya menuju ke arah kantin rumah sakit..


Sesampai di kantin wulan memesan makan mlam dan 1 kapucino panas.


Butuh waktu 10 menit untuk menunggu makanan yang di pesan..


Wulan pun kembali ke arah kamar inap yang di tinggalkannya tadi.


Setelah pintu kamar terbuka..


Wulanpun masuk..


Wulan binggung mencari si malaikat penolong afshah.


"Wajah loe kenapa celongotan?" Tanya aldrian


"Dia udah pergi" ucapnya


"Kok pergi?..loe ngak ngusir dia kan?"dengan wajah curiga wulan berucap


"Ngak ngusir..gue nyuruh dia pulang saja..loe tau kan..dia bukan siapa-siapannya afshah?!, gue ngak mau ambil resiko" belanya aldrian


"Resiko apa yang loe maksud..dia tu malaikat penolong bagi afshah..kalau ngak dia yang bantu kita ngak tau afshah gimana?!" Jawab wulan dengan sedikit kecewa dengan aldrian


"Ya apapun ada resikonya wulan,dia sendirian di kota ini,dan dia juga belum tentu kenal dengan tu cowok..satu hal lagi..gue ngak mau dengar loe sebut MALAIKAT PENOLONG AFSHAH lagi" ucapnya dengan wajah memerah menahan emosinya.


Wulan hanya diam melihat tingkah aldrian..


Karna wulan tau aldrian kalau sudah emosi susah di tenangkan.


"Nih..penahan amarah loe..makan lah dulu..semoga ini otak loe bisa bekerja dengan baik lagi" ucap wulan yang melangkah mendekati afshah di bangsalnya


"Cepatlah sembuh shah..kami rindu ceriamu, walaupun di akhir-akhir ini kamu sering terlihat bengong" ucap wulan setengah berbisik namun masih bisa di dengarkan oleh aldrian yang masih duduk di bangsal berseberang dengan wulan.

__ADS_1


"Sebaiknya loe balik ke cafe..tutup dan pulanglah..keluarga loe pasti menunggu loe sekarang" suara aldrian yang telah beranjak menuju sofa yang telah tersedia makanannya tadi..


"Iya..loe tolong jaga dia ya,, kalau sesuatu terjadi tolong hubungi gue" ucap wulan yang masih menatap afshah.


"Iya" jawabnya pendek dengan membuka bungkusan makanannya.


"Gue balik dulu..loe juga istirahatlah. besok pagi gue ke sini ngegantiin loe" ucap wulan meninggalkan aldrian..


Aldrian hanya mangut sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya..


Setelah selesai menuntaskan makannya.


Aldrian berdiri di dekat ranjang afshah.


Melihat afshah yang masih tertidur karna pengaruh obatnya.


"Ternyata dia tetap manis dalam posisi tidur" batinya


"Fikir apa sih gue?" Gumamnya tersadar dengan fikirannya.


Aldrian mengambik hp di kantong celananya.


Mencari nama seseorang di kotak pangilannya..


Setelah mendapatkan nama yang di cari aldrian menekan kata "call" pada hpnya.


Meletakkan hpnya di telinganya.


Tuuuut...tuuut....tuut...


Tanda menunggu penerima


"Hallo boss" jawab seseorang di seberang


"Loe bawaain baju ganti gue ke rumah sakit xxx no 65 dan sekalaian bawakan juga baju ganti buat ke kantor besok " ucapnya


"Siap boss"jawabnya singkat


Teelihat aldrian memutus sambungannya.

__ADS_1


Aldrian kembali ke sofa.. merebahkan tubuhnya yang telah lelah dengan aktifitas sehari ini..


__ADS_2