Afshah

Afshah
hf 19


__ADS_3

HF #19


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


...........


"Ayo..keburu malam" ucapnya melangkah menuju pintu keluar rumah.


Di ikuti jimmy yang sedikit berbeda.


"Kenapa jimmy membawa ransel?" Batinya merasa agak janggal di pengelihatan afshah.


namun afshah memilih diam dan ikut melangkah di belakang aldrian menuju rumah pak Darto


Tak lama keluar sosok pria 50an dengan masih nampak berwajah tanpan.


"pak darto..." ucap ibu afshah berdiri dari duduknya


"Tak apak buk aminah..silahkan duduk ucapnya" yang juga ikut duduk di salah satu kursi tunggal yang mengelilingi meja tumunya.


"Begini pak..saya datang kesini.."

__ADS_1


" ingin mbayar hutang?..tidak bisa..perjanjian sudah lama jatuh tempo..saya tak bisa membiarakan perjanjian batal begitu saja" ucap pak darto tegas memotong ucapan ibu afshah.


Aldrian dan jimmy masih nampak tenang dengan ucapan dari bibir pak darto.


"Maafkan saya dan suami saya pak..tapi..pak..anak saya datang untuk melunasi hutang saya..dan anak saya sudah memiliki kekasih..saya tak mungkin menikahkannya dengan orang yang tak di cintainya" ucap buk aminah memelas


"Cinta atau tidak.saya tak peduli..perjanjian tetaplah perjanjian..ibu dan bapak tandatangan di atas matrai..ingat??..dan ini sudah dua bulan jatuh tempo" Ucapnya menintimidasi ibunya afshah


"Saya mohon pak..maafkan saya dan suami saya..biarkanlah anak saya hidup bahagia" ucap buk amina memohon dengan tangisnya pada pak darto.


Namun pak darto tak bergeming sehingga afshah menarik ibunya yang terlihat akan bersimpuh pada pak darto.


Aldrian yang tak dapat lagi menahan emosinya akan sikap pak darto.


"Berapa hutang buk aminah?" Tannyanya dingin masih menutupi


"Hanya 10 juta..tapi sudah jatuh tempo 2 bulan..dan lagian kami tak butuh uang itu..hanya butuh afshah untuk suardi" ucap pak darto congkak


" bagaimana kalau saya tak izinkan anak anda menikah dengan tunangn saya?" Ucap aldrian masih mode dingin dan menatap tajam. Pak darto


"Sa..saya tak ingin yang lain..ha..hanya afshah" ucapnya gugup mengalihkan diri dari tatapan aldrian


"Bagaimana kalau saya bayar 10 kali lipat dari pinjaman dan anak anda yang saat ini di sel bebas hati ini juga" sontak ucapan aldrian membuat daryo kaget.


"Anaknya di sel??..apa maksudmu?" Ucapnya gusar


Jimmy meletakkan tabletabnya pada tengah meja yang menegahi mereka..


Memutar video yang memperlihatkan akan proses penangkapan anak pak darto di kampung sebelah.

__ADS_1


Saat pesta narkoba semalam..


Istri pak darto yang tak sengaja berdiri di belakang pak darto.


Ikut Melihat video itu.. shock tanpa sengaja menjatuhkan mapan minuman yang di bawanya.


Air matanya mengalir dan memeganggi suami meminta anaknya kembali pulang..


"Pak..anak kita..bawalah pulang kembali.." ucap dalam tanggisnya


Pak darto menatap wajah aldrianyang masih mode dingin. duduk dengan tenangnya.


"Baiklah..apapun akan saya terima..asalkan anak saya kembali" ucapnya.


"Mana surat perjanjiannya?" Tannya aldrian ke arah pak darto


Membuat pak darto berdiri dan beranjak meninhgalkan mereka


"Ini" ucap pak darto datang memberikam secatik kertas pada aldrian.


Aldrian mengambil kertas tersebut.


Jimmy nampak meletakan uang sepuluh ikat uang pecahan seratus ribu pada meja yang di keluarkan dari tas ransel di pundaknya.


"Baiklah..diel" ucap aldrian mengulurkan tanganya pada pak darto


"Diel" ucap pak darto menerima uluran tangan aldrian


"Sekarang aku adalah orang yang telah iya dapat dari hasil lelang" batin afshah pasrah akan hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2