Afshah

Afshah
hf 38 wisuda II


__ADS_3

HF # 38


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Hai afshah" suara dave


"Hai deck" suara damian


Mendekati afshah


"Hai kak dev..kak damian" afshah menjawab sapaan damien dan dave.


" kakak datang?" tanya afshah berbinar


" tentu, kami tidak akan melewatkan hari bahagia ini bukan?!" ucap damian ke arah dave


"iya.. kami ingin menyaksikan langsung prosesi pemberkatan gelar sarjananya" balas dave


"terimakasih kak.. mau berkesempatan datang" ucap afshah lemah


"hei..ayolah kami kesini mau melihat wajah cantikmu itu berseri" goda damian.


airah menyenggol pundak afshah.


seketika afshah baru teringan akan airah di sampingnya.


"Kak..ini airah adik afshah satu-satunya" afshah perkenalkan


"Hai gadis kecil ..panggil aku kakak dave " dave perkenalkan diri


"Aku damian..berarti kamu adikku juga" ucap damian mengelus lembut kepala afshah


"Waah..kakak...tuhan mengabulkan salah impian kita" ucap airah bersorak gembira menatap afshah


"Bukan satu airah..tapi dua" jawab afshah tenang.


Dave dan damian saling bersitatap.

__ADS_1


"Impian apa?" Tanya damian penasaran


"Impian punya kakak laki-laki..hehhe" jawab airah polos


"Nah..hari ini tuhan beri kalian 2 saudara laki-laki" jawab dave dengan tersenyum


"Impian ke dua apa?" Tanya damian lagi


" otak mu selalu encer bort" ucap dave


"Hehehe.. impianku menjadi seorang guru" kawab afshah malu


"Semoga di permudah semua impian kalian" jawab damian


"Dan aku akan membantu walau tak kalian sadari" lanjut damian dalam hati


"Amiiin" jawab afshah dan airah kompok


"Baiklah ayo kita masuk" ucap dave


"Kak hanya dua perwakilan yamg bosa masuk" jawab airah


"Hhei... jangan remahkan kedua kakak mu ini deck?!" Ucap damian berlogat sombong


Membuat mereka semua tertawa renyah.


Acarapun berlangsung.


Damian duduk di antara dave dan airah yang di beri tempat pada tepi dinding.


Mereka tak memberi ruang pada siapapun yamg mencoba mendekati airah.


Awalmya airah di beri duduk pada temgah mereka.


Namun seorang pria mencoba menepuk pundak airah untuk menciba bertanya hal yang di anggap tak penting bagi damian ataupun dave.


Sehingga untuk mencoba menutupi darah mafia yang mengalir dalam tubuhnya.


Mereka menpati airah pada posisi saat ini.


Airah pasrah dengan sikap dua pria bersamanya saat ini.


"Kak terimakasih" bisik aorah pada damian


"Kenapa?" Tannya damian berlagak tak faham

__ADS_1


"Airah tau maksud kak damian dan kak dave pindahin posisi dedek airah" jawabnya


"Syukurlah.. kalau kami faham" jawab damian


"Nanti saat airah tak ada bersama kak afshah. Tolong jaga kak afshah seperri ini juga yach?!" Pinta airah yang masih berbisik dengan damian


"Kenapa?" Tanya damian menatap airah


"Ngak kenapa-kenapa" jawab airah dengan senyum yang namapk di paksakan.


"Baiklah" jawab damian tersenyum ke arah airah.


" benar kata orang- orang, saudara darah persaudaraan itu pekat" batin damian..


Damian beralih menatap kearah dave yang sibuk dengan ponselnya.


"Bagaimana,ada yang kau dapatkan?"bisik damian


"Sepertinya tidak" jawab dave tanpa melirik lawan bicaranya.


"Apa pria itu sudah kau hubunggi?" Tanya damian lagi


"Sudah..kita tunggu saja pergerakan mereka" jawab dave


"Ciah.. dia pintar sekali bermain. Tapi,kita lihat sampai kapan dia akan bersembunyi?!" Ucap damian fokus menatap kearah depan.


"Sabarlah.. kita ikuti saja dulu alurnya" jawab dave santai


"Ya.. asalkan tak berakibat fatal.. maka tak akan ku ampuni" ucap damian menatap tajam ke arah pertunjukan yamg masih berlangsung.


Foto grafer suruhan aldrian bekerja dengan telaten.


Tak satupun momen dari afshah yang luput dari kamerannya.


Sore acara telah usai sesi foto pun tak di lewatkan mereka.


Pertama foto afshah sendiri,


di lanjut afshah dengan bersama airah, afshah bersama damian, afshah dangan dave dan foto mereka berempat.


Acara wisuda di takuti afshah akan mengukir kenangan buruk yang tak akan bisa di lupankan. menjadi sebuah kengan indah. Membuat hati afshah sangat bahagia.


Serasa kelurganya berkumpul untuk menyaksikan kelulusannya.


Berhasil mencapai impiannya.

__ADS_1


Setelah itu mereka semua kembali ke rumah aldrian.


__ADS_2