Afshah

Afshah
hf 35


__ADS_3

HF #35


Hai..hai..


Ini novel kedua ku di sini..


Semoga kalian suka..


Jangan lupa LIKE yach?!!😁


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


waktu terus berganti..


tak ada lagi damian atau dave yang mengganggu afshah.


aldrianpun selalu sibuk dengan pekerjaannya..


waktu menunjukkan pukul 15.00 Afshah berdiri di depan pintu utama rumah.


Wajahnya nampak tak sabar menunggu sebuah kedatangan.


Mobil berhenti di pekarangan rumah..


Afshah berjalan mendekati mobil. menunggu orang yang akan keluar dari dalam mobil tersebut.


"Assllammuaallaikum kak.." teriak seorang gadis dari arah mobil berlari kearah afshah.


"Waallaikumsalam adikku" jawab afshah menyambut adiknya dengan pelukan.

__ADS_1


Afshah melirik Jimmy keluar dari dalam mobil dan melangkah ke ke belakang mobil, membuka bagasi mobilnya.


Seorang pelayan datang mengambil barang yang di keluarkan jimmy dari bagasi.


Setelahnya..jimmy melirik ke arah afshah sekilas ,sedikit menundukkan kepalanya dan kembali masuk ke tempat kemudinya.


Mobil yang di tumpangi airah kembali pergi meninggalkan pekarangan rumah.


"Bagaimana kabar ibu dan bapak?" Tanya afshah


"Masih seperti biasa" jawab airah..


"Ya sudah..kamu istirahat dulu" ucap afshah membawa adiknya menuju pada kamar yang pernah iya tempati dan airah tempati sebelumnya.


"Kak..kakak cantik berhijab" ucap airah saat afshah hendak keluar meninggalkannya


"Hmm.. ibu dan bapak bangga dengan kakak yang telah menjadi sarjana" ucap Airah dengan wajah bahagia seperti mewakili ayah dan ibunya


"Hmm..kita harus berjuang deck.. demi cita-cita kita bukan?!.. kamu pun harus siap untuk berjuang" ucap afshah yang kembali duduk pada tepi ranjang kamarnya.


"Iya kak..airah akan berjuang" jawabnya semanggat mengepalkan tanganya.


"ingat akan apa yang menjadi impian kita. kakak menjadi seorang guru,kamu menjadi seorang dokter,kita akan tinggal di rumah walau hanya sederhana. namun ayah dan ibu selalu bersama kita" ucap afshah mengelus lembut pipi adiknya


" airah ingat kok kak..ngak perlu rumah mewah. hanya butuh 3 kamar. satu untuk ruang praktek ku, satu untuk kita berdua dan satu lagi buat ayah dan ibu" jawabnya sumringah.


"iya..tapi semua tak akan instan. kita harus lebih kuat lagi buat berusaha" ucap afshah


"iya..dan salah satunya.. besok akan terwujud" tambah airah

__ADS_1


"hmm.. kamu selalu bersemangat?!" jawab afshah melirik lembut ke mata adiknya


"tentu kak.. kakak adalah sumber semangatnya airah " jawab airah ke arah afshah


"iya..kak tau.. ya sudah.. istirahatlah.. jangan lupa bangun buat sholat" ucap afshah


"iya.. kak afshah.. airah akan mengikuti langkah kakak" ucap airah


"Kakak akan selalu membantu dan menyokongmu" ucap afshah mengelus lembut kepala sang adik


"Heheh..iya kakak sayang" jawab airah memeluk sang kakak


"Ya sudah. Istirahatlah. Bukankah perjalanan jauh melelahkan?!" ucap afshah melepaskan pelukan sang adik dan berdiri hendak meninggalkan kamar airah.


"Tenang saja kak.. Tuan jimmy menjadi teman baik di perjalan jauh" ucap airah


"Ya sudah..asal kamu jangan buat masalah sama tuan jimmy?!" Ucap afshah yang di angguki airah.


Afshah menutup pintu kamar yang di tempati airah.


"kakak tak akan biarkan,jalan yang kau tempuh berlumpur seperti kakak airah" batin afshah berdiri pada pintu kamar yang di tempati airah.


dengan langkah gontai afshah


Kembali menuju kamar utama.


Menyiapkan air mandi dan pakaian aldrian.


karna afshah yakin jimmy sedang dalam perjalan menjemput aldrian saat ini.

__ADS_1


__ADS_2